Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PON XX/2020 Papua, IODI Bali Bertekad Tambah Medali

medali
Ni Made Suparmi

BALI TRIBUNE - Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali bertekad menambah perolehan medali saat gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua. Sebab, cabang olahraga dancesport berpotensi menambah kategori/nomor yang dipertandingkan di Papua nanti.

Penambahan nomor itu secara otomatis akan menambah jumlah medali emas yang diperebutkan dari sebelumnya di PON Jabar XIX tahun 2016 lalu hanya memperebutkan 15 keping medali emas sedangkan di Papua berpotensi bertambah menjadi 21 keping medali emas.

"Arahnya memang akan ada penambahan medali emas lagi 6 medali. Dan, kami IODI Bali all out memperjuangkan hal itu nanti. Sebab, rapat kerja nasional pengurus IODI Pusat dan jajaran Pengprov IODI seluruh Indonesia akan digelar di Bali," ungkap Ketua Umum IODI Bali, Ni Made Suparmi di Denpasar, Rabu (27/12).

Tambahan 6 kategori itu, yakni di kategori Synchronize cha cha & jive,  synchronize waltz & Quickstep, dance tradisional & break dance. Penambahan jumlah medali itu juga berpeluang besar akan bertambah, apalagi Ni Made Suparmi juga sebagai Sekjen PP IODI.

Kata Suparmi, kenapa berjuang harus ada penambahan medali, pertama ingin memberikan ruang bagi para pedansa untuk ambil bagian di nomor/kategori yang dia inginkan. Meskipun secara umum, masih sama seperti saat PON Jabar. Namun dengan penambahan jumlah medali itu akan membuka peluang bagi daerah untuk menambah pundi-pundi medali emasnya.

"Kepastian ada penambahan atau tidak, memang diputus nanti 6 Januari di Bali. Tapi, tuan rumah Papua juga memberikan respon positif agar ada penambahan medali di cabor dansa. Jadi, itu sangat bagus untuk bisa dimaksimalkan nantinya," tutur Suparmi.

Dan, yang paling menggembirakan Technical Deletage dari cabor dansa untuk PON Papua akan dipimpin dirinya. "Arah sementara memang saya ditunjuk selaku TD. Jadi, itu bagus dan merupakan peluang untuk Bali," tandas Suparmi dan menambahkan dirinya tidak ingin ada kekecewaan kembali muncul secara berlebihan seperti PON Jabar. Sehingga dari 21 nomor yang dipertandingkan nanti, 2 di antaranya merupakan gerakan baku.

Untuk itu, dia akan berusahaya mengakomodir semua kepentingan demi dancersport Indonesia terus bisa ada dan eksis ke depannya. Hanya saja, dia memberikan isyarat tidak sembarangan atlet dansa bisa tampil di PON. Karena nanti ada sistem pengumpulan poin, setiap Kejurnas yang dihelat. Ini untuk mengantisipasi munculnya pendansa musiman/dadakan saat event PON.

"Semua daerah yang aktif sudah sepakat membentuk semacam poin untuk pedansa. Jadi, kriteria tampil di PON harus dipenuhi untuk pedansa yang ingin tampil di PON. Yakni, poinnya harus terpenuhi," jelas Suparmi.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Sinergi Media, Sekwan Bangli Tukar Inovasi dengan DPRD Manado

balitribune.co.id | Bangli - Sekretariat DPRD Kabupaten Bangli melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat DPRD Kota Manado pada Kamis (9/4/2026). Adapun tujuan kunjungan ini dalam rangka memperkuat kinerja kelembagaan, khususnya dalam hal dukungan pemberitaan oleh media.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Bangli Beri Rekomendasi Penguatan PAD dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Bangli - DPRD Kabupaten  Bangli, menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 pada Kamis (9/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Bangli, Ketut Suastika didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada. Dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Kriminal Libatkan WNA di Bali Turun

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali mencatat kasus kriminal yang melibatkan warga negara asing (WNA) pada periode Januari hingga April 2026 turun 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Data tersebut menjadi dasar penegasan bahwa situasi keamanan di kawasan wisata Pulau Dewata tetap aman dan kondusif bagi wisatawan, termasuk turis mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.