Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Populasi Sapi Tinggi, Wabah PMK Jadi Atensi

Bali Tribune/ CEGAH - Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran virus PMK.


balitribune.co.id | Negara - Para peternak sapi di Jembrana semakin khawatir dengan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Berbagai upaya dilakukan instansi terkait untuk mencegah penyebaran PMK. Terlebih populasi sapi di kabupaten ujung barat pulau dewata ini jumlahnya cukup besar dan menjadi mata pencaharian masyarakat.

Tidak sedikit peternak sapi yang mengaku dirugikan oleh penyebaran virus PMK ini. Seperti diungkapkan Ketua Kelompok Simantri 308, Nyoman Suerna. Ia mengaku sangat dirugikan dengan adanya serangan virus PMK. "Kita sangat dirugikan dengan adanya PMK ini," ujarnya.

Sebelumnya pihaknya mengaku sempat berkoordinasi dengan instansi terkait. Dari pihak pemerintah rencananya akan memberikan ganti rugi Rp 10 juta per ekornya. Ia berharap bantuan tersebut bisa membantu keberlanjutan hidup peternak pasca wabah ini merebak. "Kemarin sudah koordinasi, rencananya bakal diganti rugi, satu ekor Rp 10 Juta. Kalau harga jual normalnya bervariasi, biasanya laku sampai Rp 12 Juta. Tapi tergantung besar kecilnya juga," ungkapnya.

Wabah PMK menjadi perahatian serius instansi terkait di Jembrana. Berbagai upaya antisipasi penyebaran virus PMK kini terus dilakukan. Teranyar puluhan ekor sapi diangkut menuju Rumah Potong Hewan di Kelurahan Lelateng, Rabu (6/7/2022). Sapi yang merupakan miliki kelompok ternak sapi tersebut dikarantina. Selain itu instansi terkait kini terus mengintensifkan penyemprotan desinfektan. Komunikasi dan edukasi kepada peternak dan kelompok ternak juag dialkukan dengan menerjunkan penyuluh peternakan dan dokter hewan.

Terlebih populasi sapi di Jembrana saat ini cukup besar yakni sekitar  35 ribu ekor. Bahkan langkah antisipasi juga dilakukan di pintu masuk Bali di Gilimanuk. Instansi terkait bersama kepolisian kini melaksanakan spraying desinfektan terhadap kendaraan pengangkut hewan masuk Bali. "Ada beberapa titik penyemprotan desinfektan yang sudah dilakukan, termasuk terjun langsung kekandang kandang peternak. Secara intensif penyemprotan desinfektan akan terus berlanjut demikian juga vaksinasi," ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

Ia menyatakan stok vaksin juga sudah tiba di Jembrana. Sehingga menurutnya vaksinasi juga akan dilakukan pada hewan ternak. “Kita intensifkan penyemprotan, pemberian vitamin maupun vaksin sampai kondisi PMK di Bali dinyatakan aman,” jelasnya.

Pihaknya meminta kerjasama masyarakat maupun kelompok-kelompok yang memelihara ternak khususnya sapi. Diharapakan peternak selalu menjaga kebersihan ternak dan kandangnya. Peternak juga diminta koperatif melaporkan kepada petugas jika muncul gejala gejala pada hewan ternak.

Monitoring keluar masuk hewan ternak yang rentan tertular PMK di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk juga terus diintensifkan. Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana mengatakan sudah berkordinasi dengan jajaran satgas dengan mendirikan posko di Pelabuhan Gilimanuk. “Kita sudah siapkan petugas di Gilimanuk untuk terus monitor baik hewan ternak maupun produk dari ternak itu sendiri. Termasuk disiapkan spraying kendaraan kendaraan yang masuk Bali. Kami juga menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk monitoring dan edukasi di wilayah,” ujarnya.

wartawan
PAM
Category

Gunakan Helikopter Sky Air, Pangdam IX/Udayana Pantau Antrean Puluhan Kilometer di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Kapolda Bali melaksanakan pemantauan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Kabupaten Jembrana ini dilakukan menggunakan helikopter Sky Air untuk melihat langsung kondisi lalu lintas, kesiapan personel, serta memastikan kelancaran mobilitas pemudik menuju Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Penipuan Keuangan Jelang Hari Raya, Satgas PASTI Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang rangkaian perayaan hari raya keagamaan di Bali, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang kerap muncul pada momen tersebut. Imbauan ini disampaikan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Provinsi Bali agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan finansial yang semakin beragam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.