Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Posisi Tawar Bali Kuat jadi Tuan Rumah PON 2024

kontingen
Ketut Suwandi

BALI TRIBUNE - Bali sebagai daerah tujuan wisata terkemuka di dunia, menyebabkan tidak sedikit orang ingin mengunjunginya. Kelebihan dibanding provinsi lain inilah yang menjadikan posisi tawar (bargaining position) Bali sangat kuat untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 mendatang.

“Banyak kelebihan kita (Bali) dibanding kompetitor yang juga mencalonkan diri sebagai tuan rumah PON tahun 2024 mendatang. Keindahan alam, fasilitas pariwisata termasuk akomodasi, SDM-nya menjadikan atlet-atlet dari provinsi lain ingin bertanding di Bali,” ucap Ketum KONI Bali Ketut Suwandi, Senin (25/12).

Dia kembali mengatakan, pemprov dan DPRD Bali sangat berhasrat PON tahun 2024 dihajat di Pulau Dewata. Karena itu, lanjut Suwandi, selain menyerahkan berkas-berkas ke Kemenpora, KONI Bali juga sudah dan akan terus melakukan pendekatan ke KONI-KONI Provinsi di Indonesia untuk mendukung gelaran PON XXI dilaksanakan di Bali.

“Secara geografis, Bali lebih mudah dijangkau oleh kontingen dari Indonesia Timur, seperti Papua. Penerbangan juga tidak sulit jika dibandingkan kalau PON digelar di Sumatera Utara dan Aceh,” ujar dia sembari menambahkan, selain Bali bersama NTB mencalonkan sebagai tuan rumah bersama PON tahun 2024, provinsi lainnya juga mencalonkan diri seperti Sumut bersama Aceh, kemudian Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan.

Tim pemenangan Bali untuk host PON 2024, kata Suwandi, sudah melakukan pendekatan untuk memberikan dukungan pada bidding sekitar Maret atau April mendatang. Dan mereka semua mendukung Bali dengan alasan mereka masing-masing.

Kelebihan yang paling utama nantinya tak lain yakni, semua provinsi bakal melakukan penerbangan hanya cukup sekali, tak perlu ada transit di daerah lainnya. Itu artinya akan lebih mempermudah kontingen lainnya, jika Bali menjadi tuan rumah PON 2024.

“Soalnya dengan penerbangan cukup sekali ke Bali, maka akan mempermudah dan menghemat waktu perjalanan mereka, dan pastinya akan lebih memperkecil anggaran pengeluaran kontingen untuk penerbangan itu sendiri,” imbuh mantan Ketua Umum KONI Badung itu.

Sementara itu, untuk program terdekat, Suwandi merencanakan bakal menggelar semacam seminar nasional, dengan mengundang seluruh KONI Provinsi yang ada di Indonesia ke Pulau Dewata.

“Proyeksinya pada Januari nanti. Tapi setelah pelantikan pengurus KONI Bali. Nanti pembicaranya dari Kemenpora, KONI Pusat dan mungkin pengacara dari pihak-pihak yang terkait dengan olahraga,” sebutnya.

Dalam momen itu juga, pendekatan bakal diperkuat lagi, sekaligus sosialisasi soal Bali sendiri dan pemaparan venue-venue yang ada. Termasuk apa saja venue yang disiapkan jika menjadi tuan rumah PON 2024.

Suwandi juga bakal menyiapkan perjalanan bagi peserta saat di Bali usai seminar untuk mengunjungi semua venue yang ada di Bali, termasuk direncanakan ke tempat pariwisata. Tujuannya juga untuk menambah daya tarik dan simpati, yang berdampak pada dukungan pada bidding nantinya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.