Positif COVID-19 di Denpasar Bertambah 133 Orang | Bali Tribune
Diposting : 13 January 2021 07:06
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune/ I Dewa Gede Rai

Balitribune.co.id | Denpasar - Untuk kali kedua Kota Denpasar mencatatkan penambahan kasus positif yang meningkat drastis. Peningkatan ini pun menjadi rekor penambahan kasus tertinggi sejak awal mewabahnya Covid-19 di Kota Denpasar.

“Hari ini Kota Denpasar mencatatkan penambahan kasus Covid-19 yang meningkat drastis di angka 133 orang. Selama dua hari berturut penambahan di atas 100 orang, ini diluar rata-rata tahun 2020 lalu, kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Selasa (12/1).

Dewa Rai juga menjelaskan bahwa pasien Covid-19 yang sembuh juga bertambah 57 orang dinyatakan sembuh dan 2 pasien meninggal dunia. 

Pasien yang meninggal seorang laki-laki usia 55 tahun dari Desa Sidakarya. Pasien ini dinyatakan positif Covid-19 pada 2 Januari 2021 dan meninggal dunia pada 12 Januari 2021. Serta pasien kedua berjenis kelamin perempuan usia 52 tahun dari Desa Dangin Puri Kaja. Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 11 Januari 2021 dan dinyatakan meninggal pada 12 Januari 2021.

 “Jangan lengah, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” ujarnya.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 5.442 kasus,  angka kesembuhan 4.836 orang  (88,86 persen), meninggal dunia 117 orang (2,15 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan  489 orang (8,99 persen).

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat. 

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

 Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak  masyarakat untuk mengurangi mobilitas, sementara menunda pulang kampung dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

 “Mohon kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas, hindari pulang kampung dan melakukan prokes secara ketat, hal ini mengingat angka kesembuhan menurun, tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya

 Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

 "Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," kata Dewa Rai.