Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Posyandu Yehembang Dinilai pusat

DINILAI - Posyandu Werdhi Bhakti di Desa Yehembang, Mendoyo, Jembrana, Sabtu (16/4), dinilai oleh Tim Penilai Pusat yang diketuai oleh Ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Pusat, Laksmi Widiastuti.

Negara, Bali Tribune

Pos Pelayanan Terpadu alias Posyandu Werdhi Bhakti yang ada di Desa Yehembang Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana, Sabtu (16/4) pagi, dinilai oleh Tim Penilai Pusat yang diketuai oleh Ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Pusat, Laksmi Widiastuti.

Terpilihnya Posyandu Werdhi Bhakti Yehembang sebagai duta Bali di ajang Lomba Posyandu Tingkat Nasional tidak terlepas dari usaha dan kerja keras masyarakat serta kader Posyandu Desa Yehembang, khususnya di Dusun Kaleran dibawah pimpinan Ketua TP PKK Desa Yehembang Sri Sutharmi. Sri Sutharmi mengungkapkan, posyandu Werdhi Bhakti memiliki beragam kegiatan, seperti Bimbingan Teknis, penyegaran kader, pelacakan dan merujuk balita gizi buruk ke rumah-rumah, kegiatan untuk lanjut usia termasuk Keluarga Berencana dan Pendidikan Anak Usia Dini. Selain itu, aktifitas penimbangan bayi di Posyandu meningkat dari 82,5% tahun 2014 menjadi 86,72% tahun 2015.

Bupati Jembrana I Putu Artha yang hadir menerima rombongan Tim Penilai Pusat mengatakan, lomba tingkat nasional ini akan menjadi pengalaman berharga yang dapat memotivasi masyarakat untuk meningkatkan kesehatan. “Saya berharap setelah lomba, tetap bersemangat untuk melaksanakan kegiatan posyandu dengan mendorong prakarsa, partisipasi dan peran aktif masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Desa Yehembang secara berkesinambungan,” kata Artha.

Laksmi Widiastuti memberikan apresiasi atas sambutan dan semangat masyarakat Desa Yehembang. Menurutnya, sudah masuk sebagai nominasi nasional itu sangat bagus, karena hal itu tidak mudah. “Posyandu disini (Yehembang) harus bisa berkembang dan berinovasi sehingga menjadi contoh bagi posyandu yang ada di Bali,” ujar Laksmi. Diungkapkannya beberapa hal yang akan menjadi penilaian adalah kegiatan penimbangang bayi, imunisasi dasar, kehadiran kader dan inovasi posyandu.

Penilaian tersebut juga dihadiri TP.PKK Provinsi Bali, Ketua TP.PKK Kabupaten Jembrana Ari Sugianti dan Wakilnya Ani Setiawarini Kembang, Wakapolres Jembrana Kompol Anak Agung Rai Laba, sejumlah pejabat dan  kepala SKPD di lingkungan Pemkab Jembrana.

wartawan
habit/adv
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.