Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Potensi Gempa Megathrust, Jembrana Tingkatkan Kewaspadaan

Bali Tribune / Putu Agus Artana Putra

balitribune.co.id | Negara - Belakangan ini mencuat informasi mengenai gempa megathrust. Bahkan Pulau Bali menjadi salah satu wilayah yang disebut dalam jalur gempa megathrust dengan kekuatan 9.0 Magnitudo. Informasi mengenai gempa bumi yang dapat berpotensi memicu terjadinya tsunami tersebut juga disikapi sejumlah pihak, termasuk juga di Jembrana.

Kendati masyarakat diminta tidak panik terkait adanya potensi terjadinya gempa megathrust, namun Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana Jembrana I Putu Agus Artana Putra, Selasa (20/8) mengingatkan agar masyarakat harus tetap waspada dan siap menghadapi bencana yang bisa terjadi kapan saja dan tiba-tiba.

Imbauan tersebut tentunya tidak tanpa alasan. Menurutnya gempa bisa terjadi di seluruh belahan dunia. Terlebih posisi Pulau Bali yang rentan terdampak gempa lantaran berada di jalur cincin api atau ring of. Tak terkecuali juga wilayah Jembrana yang sebagian besar merupakan pesisir.  Pihaknya pun memastikan telah berusaha menyiapkan diri menghadapi resiko bencana.

Untuk antisipasi ancaman gempa megathrust ini, menurutnya kini telah disiagakan banyak posko. Ia menyebut posko yang disiagakan ada di puluhan desa pesisir yang berpotensi terdampak tsunami beserta posko relawan juga sudah disiapkan mulai Selasa kemarin.

"Sudah ada desa tangguh bencana di 8 desa di Jembrana.  Mulai dari Pekutatan hingga Gilimanuk,” ujarnya.

Ia menyebut ada 23 desa yang berbatasan langsung dengan garis Pantai. Wilayah tersebut terletak dari ujung timur yakni Desa Pengeragoan Kecamatan Pekutatan hingga ujung barat Jembrana yakni Kelurahan Gilimanuk di Kecamatan Melaya. Pihaknya juga mengaku sudah menurunkan tim ke desa-desa terutama di 23 desa pesisir yang memiliki resiko terdampak tsunami paling parah.

Tim dari BPBD Jembrana dikatakannya sudah mulai turun untuk memberikan sosialisasi dan edukasi ke desa-desa serta penyiapan sarana keselamatan, "desa tangguh bencana sebagai mitigasi dan kesiapsiagaan. Life jacket dan cara evakuasi/penanganan juga sudah diberikan ke masing-masing desa. Jadi jika terjadi bencana kita sudah siap dengan alat keselamatan," jelasnya.

Selain juga mengaku sudah memasang alat pendeteksi tsunami terutama di wilayah yang paling jauh seperti Kecamatan Pekutatan dan Melaya, pihaknya memastikan akan terus melaksanakan simulasi. Dikatakannya simulasi kebencanaan menjadi kunci untuk menghadapi bencana termasuk gempa. Melalui simulasi masyarakat dapat mengetahui strategi penyelamatan diri.

Ia juga memastikan sudah ada rencana kontigensi di 23 desa tersebut. Pihaknya sudah memetakan masing-masing wilayah termasuk pemasangan rambu petunjuk jalur evakuasi dan titik kumpul juga sudah ditetapkan untuk evakuasi sementara. Titik evakuasi juga sudah siapkan di Pasar Melaya, kantor bupati dan sejumlah sekolah dan di areal Gedung Kesenian Bung Karno, Jembrana.

Dikatakannya di Jembrana sudah ada regulasi terkait rencana kontigensi bencana tsunami dampak gempa bumi yakni diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 13 tahun 2024. "Renkon juga sudah jadi perbup, kami harap masyarakat terutama di wilayah pesisir untuk bisa melakukan antisipasi, penanganan serta evaluasi juga. Semua sudah masuk dalam Renkon tersebut," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click

Pantau Arus Balik, Kapolda Bali Tinjau Pos Pelayanan Masceti

balitribune.co.id I Gianyar - Memastikan kelancaran dan keamanan arus balik pascaperayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Pos Pelayanan Zebra Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pada Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.