Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Potong Uang Konpensasi eksodus Timtim, Kokpit Sebut Karena Ada Perjanjian

Timor Timur
Timor Timur – Warga Timtim yang memilih tidak terpisahkan karena cinta Indonesia

Jembrana, Bali Tribune

Pihak Komite Nasional Korban Politik Timor Timur (Kokpit) Jembrana, enggan disudutkan terkait adanya pemotongan sebesar 60 persen uang konpensasi dari pemerintah pusat. Pihaknya membantah pemotongan tersebut didasarkan adanya perjanjian dan kesepakatan bersama tanpa intimidasi.

 Ketua Kokpit Jembrana, Subandi mengaku tidak pernah melakukan pemotongan jatah teman-teman eksodus lainnya higga sampai 60 persen dari jumlah yang harus diterima Rp 10 juta per KK. “Tudingan yang ditujukan kepada saya itu sama sekali tidak benar serta tidak mendasar. Bahkan tudingan itu saya sebut sebagai fitnah,” Tegas Subandi.

Dijelaskannya, pemotongan itu hanya 20 persen, yakni Rp 2 juta dari 10 juta dana konpensasi yang diterima warga exsodus Timtim. Pemotongan itu ada yang dilakukan di depan dan ada setelah pencairan dana. “Pemotongannya bukan 60 persen, ada tetapi 20 persen,” akunya.

Kata dia, pemotongan tersebut bukanlah untuk kepentingan pribadi dirinya melainkan untuk organisasi KOKPIT. Dijelasakannya, bahwa pemotongan itu tidaklah main-main dan dilakukan bukan tanpa dasar.

Bahkan terkait hal itu, ditegaskan Subandi sudah disepakati bersama seluruh anggota. Uang yang dipotong itu akan digunakan sebagai kas organisasi, dana koperasi serta untuk kepentingan organisasi lainnya. Selaian atas kesepakatan semua anggota, pemotongan sebanyak 20 persen tersebut menurutnya berdasarkan ketentuan AD/ART organisasi yang telah berdiri sjak tahun 2002 tersebut.

Ia juga mengakui jika ada perjanjian khusus antara individu anggota organisasi dengan dirinya dengan kesepakatan akan memberikan jasa atas pengurusan segala sesuatu kepada dirinya, jelas pemotongan itu akan berbeda. Ia mencontohkan ada anggota yang karena kesibukannya menyuruhnya untuk mengurus seluruh administrasi, maka dengan perjanjian dana konfensasi itu dibagi dua dan didasari dengan surat perjanjian bermetrai.

Lanjutnya, bilamana perjanjian tersebut dilanggar oleh anggota yang mengadakan perjanjian dengan dirinya itu, maka akan berhadapan dengan tim advokasi organisasinya serta bisa dituntut secara hukum.

“Tidak ada yang keberatan, ada beberapa anggota yang memang menyerahkan kepengurusan administrasi kepada dirinya dengan perjanjian dana konfensasi dibagi dua,” tuturnya.

Ia mengklaim jika dana tersebut tidak dikawal dan diperjuangkan oleh pengurus KOKPIT termasuk dirinya Subandi, dana konpensasi dari pemerintah pusat tersebut tidak bakalan keluar. Bahkan untuk tahun ini merupakan dana konfensasi ini merupakan pencairan kedua.

Dijabarkan Subandi, bahwa pada tahun 2007 dilakukan pencairan pertama sebesar Rp 5 juta untuk masing-masing anggota Kokpit yang terdaftar. Jumlah anggota organisasi yang terdaftar tahun ini lanjut sebanyak 176 KK. Namun dari jumlah tersebut ada 8 KK yang jumlahnya belum falid dan pihaknya masih melakukan perbaikan. Pihaknya juga akan memperjuangkan ratusan sertipikat Timor Timur yang dimiliki sejumlah anggota dengan harapan nantinya bisa diganti oleh pemerintah.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

DPC PDI-P Bangli Gelar Seminar 30 Tahun Tragedi “Kudatuli”

balitribune.co.id I Bangli - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Bangli menggelar seminar serangkaian memperingati 30 tahun peristiwa kerusuhan 27 juli 1996 (Kudatuli) pada Senin (27/7/2026). Kegiatan seminar yang berlangsung di kantor DPC  PDI-P Bangli menghadirkan narasumber I Nyoman Prabu Rumiartha SH.MH.

Baca Selengkapnya icon click

Seluruh Kepala Sekolah se-Denpasar Berkomitmen Wujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) mulai mengintensifkan implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) dengan menggelar sosialisasi bagi seluruh kepala sekolah TK/PAUD, SD, dan SMP se-Kota Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Korban Pengeroyokan di Tabanan Tempuh Jalur Hukum, Makam KD Dibongkar

balitribune.co.id | Singaraja – Kepolisian melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, yang meninggal dunia usai menjadi korban pengeroyokan massa di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Proses penggalian makam dilakukan di Tempat Pemakaman Desa Adat Sidetapa, Senin (27/7/2026), sebagai bagian dari prosedur penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click

41.904 Siswa SD di Denpasar Jadi Sasaran BIAS 2026, Dinkes Siapkan Empat Jenis Vaksin

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar akan melaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 mulai Agustus hingga November mendatang. Program tahunan ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan kesehatan anak usia sekolah melalui pemberian imunisasi lanjutan sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rapat Forkopimda Jadi Momentum Sertijab Dandim 1623/Karangasem, Bupati Gus Par Dorong Sinergi TNI dan Pemda

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.