Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pramono Edhie: Demokrat Bali Solid, Tak Ada Plt!

Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo (tengah) bersama Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta.

BALI TRIBUNE -  Munculnya isu penggusuran Made Mudarta dari kursi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, membuat dinamika di internal partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sedikit memanas di Bali. Hanya saja, situasi ini tak berlangsung lama.  Sabtu (19/1), Ketua BPOKK (Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan) DPP Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo, menemui jajaran pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat se-Bali. Usai pertemuan dengan jajaran pengurus di Bali, Pramono Edhie memastikan bahwa Partai Demokrat di Bali sejauh ini solid.  Bukan itu saja. Pramono Edhie juga memastikan bahwa tidak ada penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali. Dengan demikian, nama Made Mudarta tetap akan menahkodai partai berlambang mercy itu di Pulau Dewata.  “Kami tegaskan tidak ada itu Plt. Demokrat Bali baik-baik saja. Kita malah makin solid,” ujar Pramono Edhie, kepada wartawan usia memimpin pertemuan tertutup dengan jajaran pengurus DPD Partai Demokrat Bali, DPC Demokrat se-Bali serta Caleg, yang berlangsung di Kantor DPD Partai Demokrat Bali itu.  Pramono Edhie menambahkan, dirinya "turun gunung" setelah diperintah langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pramono Edhie ditugaskan untuk menanyakan langsung persoalan di internal DPD Partai Demokrat Provinsi Bali.  Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu mengaku, pihaknya khawatir jika sengaja ada pihak-pihak yang ingin memanaskan situasi di internal Partai Demokrat Bali dengan “menggoreng” isu Plt. Akibatnya, kader dan Caleg jadi “galau”, apalagi Pileg 17 April 2019 tinggal menghitung hari. “Ternyata setelah saya berbicara dengan seluruh jajaran DPD, DPC serta kader dan Caleg, sebetulnya tak ada masalah. Persoalannya, saya takut isunya (Plt, red) digoreng orang untuk menurunkan Partai Demokrat,” tandas Pramono Edhie. Ia menjelaskan, tidak gampang melakukan Plt terhadap seorang Ketua DPD Partai Demokrat. Apalagi, keputusan Plt itu adalah keputusan Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Bahkan ia mengaku heran, siapa yang menghembuskan isu Plt ini.  “Ora ono (tidak ada, red) Plt. Siapa sih yang menghembuskan (isu Plt)?,” tanya Pramono Edhie, dengan nada heran. Menanggapi hasil survei Roda Tiga Konsulting (RTK) yang menyebutkan kondisi Partai Demokrat Bali menurun, Pramono Edhie dengan tegas membantahnya. “Semua berjalan dengan baik. Dari mana survei itu? Siapa yang bayar?” tegasnya. Menurut Pramono Edhie, meski tak ada masalah, sesuai tugas dan tanggung jawabnya sebagai Ketua BPOKK, ia memerintahkan agar semua Ketua DPD dan DPC berusaha keras membantu Caleg memenangkan kursi legislatif serta secara umum meningkatkan perolehan kursi legislatif Partai Demokrat. “Sesuai perintah Ketua Umum, semua Caleg harus bekerja keras. Tapi juga dibantu DPD dan DPC, agar lebih mudah berkomunikasi dan berkoordinasi,” pungkas Pramono Edhie. 

wartawan
San Edison
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.