Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prassetyo Hardja Juara Satu di Sri Lanka

X30 Asia Cup
JUARA – Prassetyo Hardja saat juara di ajang internasional di Sri Lanka, Minggu lalu.

BALI TRIBUNE - Pegokar muda Tanah Air, Prassetyo Hardja, keluar sebagai juara satu di kelas senior dalam ajang bertaraf internasional X30 Asia Cup 2018 yang digelar di Sirkuit Sri Lanka Karting, Bandaragama, Sri Lanka pada Sabtu dan Minggu (13-14/1) lalu.

“Terima kasih banyak saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah mendukung saya dalam menjalani perlombaan ini, terutama untuk orang tua, keluarga, guru dan teman-teman SMU Kesatuan Bogor serta tim mekanik yang setia membantu saya. Ini merupakan hasil yang memuaskan karena saya bisa memberikan yang terbaik juga untuk Indonesia,” ungkap Prass seusai perlombaan.

“Perlombaan kali ini juga sangat seru karena saya bisa bertemu dengan teman sekaligus lawan balap dari berbagai negara yang memberikan pengalaman lebih,” tambahnya.

Prass, panggilan akrabnya, langsung mampu beradaptasi dengan baik di sirkuit gokar yang baru dibangun belum lama ini. Sesi latihan bebas digunakan Prass untuk menjajal gokar dengan set up menggunakan ban bekas yang telah ia gunakan di balapan sebelumnya. Hal ini dilakukan guna melihat dan mengoptimalkan potensi Prass sebelum dirinya memakai gokar dengan ban dan berbagai spare part yang baru. Strategi yang diterapkan ini terasa tepat, karena di sesi latihan bebas ini, meski belum menggunakan set up gokar yang maksimal, Prass sudah mampu bersaing di papan atas bersama dengan pegokar Jace Matthews asal Australia.

Setelah set up gokar diubah total dengan menggunakan ban baru, penampilan Prass semakin meyakinkan. Prass mampu menempati posisi ketiga di babak kualifikasi, diikuti Eshan Pieris yang merupakan pegokar tuan rumah di urutan kedua, serta Jace di posisi pertama.

Start dari posisi ketiga bukan sesuatu yang menyulitkan Prass untuk bisa terus mendobrak ke urutan pertama. Usai mengikuti babak kualifikasi, Prass mengikuti rangkaian perlombaan berikutnya yang terdiri dari heat 1, heat 2, heat 3, babak pre final, hingga yang terakhir babak final. Di heat 1 saja, Prass langsung menempati posisi pertama mengalahkan Alex Brown yang berasal dari Singapura di tempat kedua, serta Eshan di urutan ketiga.

Alex bisa dibilang merupakan salah satu pesaing terberat bagi Prass. Di heat kedua, giliran Alex yang mampu menempati peringkat pertama, mengikuti Prass di posisi kedua. Namun hasil di heat kedua ini malah menjadi motivasi yang baik bagi Prass untuk tampil lebih percaya diri di heat 3. Benar saja, dengan berbekal tekad yang tinggi, di heat terakhir ini Prass berhasil membalikkan keadaan dengan finis di posisi 1, diikuti Eshan di urutan kedua, dan Jace di tempat ketiga. Adapun Alex melorot ke posisi keempat.

Penampilan di heat ketiga membuat Prass semakin optimis melakoni laga di babak pre final dan final. Ditambah setelah menjalani beberapa tahapan seperti latihan bebas, babak kualifikasi, dan 3 heat sebelumnya, tentu Prass sudah lebih jauh mengenal karakter Sirkuit Sri Lanka Karting yang terdiri dari 15 tikungan setiap putarannya itu. Prass pun mengaku langsung menggemari sirkuit yang baru dicobanya ini.

“Sirkuit Sri Lanka Karting ini cukup memberikan tantangan, terutama di tikungan pertama dan keempat yang harus dilalui dengan sangat hati-hati, di situ pula proses menyalip banyak terjadi. Makanya saya juga fokus di setiap tikungan. Namun di luar itu, bagi saya pribadi sirkuit ini sangat bagus, baik dari segi lintasan maupun fasilitasnya yang ada kolam renang dan biliarnya,” cerita Prass yang juga pelajar di  SMU Kesatuan Bogor.

wartawan
Release
Category

KPK Ingatkan Badung, Status Kabupaten Antikorupsi Bisa Dicabut

balitribune.co.id I Mangupura - Predikat Kabupaten Antikorupsi yang disandang Kabupaten Badung bukan jaminan bebas dari praktik korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan status tersebut dapat dicabut apabila kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terjerat tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

14 Atlit Karangasem Ambil Bagian di 6 Cabor Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 14 orang atlit penyandang disabilitas yang seluruhnya merupakan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Karangasem, ikut ambil bagian dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar dari Tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 kedepan. Sementara pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026 ini sendiri telah berlangsung pada Selasa (7/7/2026) pagi di Gor Ngurah Rai Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hasil Pemeriksaan Forensik, Mang Colik Terkena Empat Tikaman di Perut dan Punggung

balitribune.co.id I Semarapura - Sampai hari Selasa 7 Juli 2026  teka teki siapa pembunuh Nyoman Cita alias Mang Colik belum ada titik terang.   Sejak jenazah Mang Colik ditemukan pada Kamis (2/7/2026) lalu, Sat Reskrim Polres Klungkung masih berusaha membuka tabir misteri pembunuhan ini. Karena sesuai hasil pemeriksaan Foreksik RSUP Sanglah kematian Mang Colik ini jelas karena adanya tikaman fatal di beberapa bagian tubuh korban.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Soroti Sejumlah Proyek di Bangli Belum Berjalan

balitribune.co.id I Bangli - Hingga memasuki bulan Juli 2026 sejumlah proyek dengan alokasi anggaran yang cukup besar di kabupaten Bangli belum berjalan. Proyek kelanjutan pembangunan GOR Bangli Sport Center, kelanjutan pembangunan Sasana Budaya Giri Kusuma dan pembangunan rumah dinas Kapolres Bangli masih belum ada kejelasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Desak Deretan Kios Loka Crana Segera Difungsikan

balitribune.co.id I Bangli - Pasca  pedagang yang menempati  kios  di Gedung Loka Crana, Bangli direlokasi ke komplek pasar Kidul Bangli, kini kios tersebut menganggur. Karena saking lamanya kios tersebut kosong, justru seputaran areal kios terlihat kumuh. Menyikapi realita tersebut, kalangan DPRD Bangli mengingatkan agar aset milik pemerintah daerah agar segera digungsikan. 

Baca Selengkapnya icon click

Harumkan Nama Indonesia, Desak Rita Kembali Juara Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Atlet panjat tebing asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional setelah meraih medali emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia. Prestasi tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet speed climbing terbaik dunia sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.