Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prestasi Petarung Bali Belum Merata

PON
AA Bagus Tri Candra Arka

BALI TRIBUNE - Berkaca dari gelaran Porprov Bali 2017 maupun porprov sebelumnya, ternyata prestasi di cabor tarung derajat masih didominasi beberapa daerah saja. Karena itu, pada Porprov Bali tahun 2019 di Tabanan, Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali berharap peraih medali tidak berasal dari kabupaten tertentu saja, melainkan lebih merata lagi.

 "Contohnya saat Porprov Bali 2017, September lalu, ada kontingen yang tidak mendapat emas sama sekali. Tentunya, ini menjadi pekerjaan rumah untuk Pengprov Kodrat Bali agar prestasi itu merata di Tabanan mendatang," ujar Sekum Pengprov Kodrat Bali AA Bagus Tricandra Arka, Selasa (19/12).

Memang, diakui Tricandra Arka, selama hajatan porprov, kabupaten yang selalu mendominasi datang dari tiga daerah saja yakni Badung, Gianyar dan Denpasar. Memang kabupaten seperti Tabanan, Buleleng, Karangasem dan Jembrana juga turut membawa pulang medali emas, namun kuantitasnya tidak seperti tiga daerah tersebut.

"Dua kabupaten yakni Bangli dan Klungkung memang jarang mendapat medali, terutama emas. Nah, inilah tugas kami untuk memberikan program serta pangkaderan pelatih serta atlet agar prestasi seluruh kontingen bisa merata. Salah satunya Ujian Kenaikan Tingkat (UKT)," ujar pria yang karib disapa Gung Cok ini.

Lantas, jika terus stagnan dalam prestasi, apakah pengkab bersangkutan mendapat warning? "Tidak. Tak ada istilah mewarning. Kita ini saudara di tarung derajat, jadi bersama-sama membangun dan mengembangkan bela diri ini sesuai konsep persaudaraan di tarung derajat. Toh orientasinya untuk Bali ke depan," tegasnya.

Dengan meratanya prestasi yang diraih setiap kabupaten/kota, sambung Gung Cok akan lebih bagus soal penyeleksian petarung. "Semakin banyak petarung potensial yang muncul, akan semakin baik. Karena Porprov Bali adalah acuan untuk mengutus atlet ke jenjang yang lebih tinggi yakni level nasional. Dengan pemerataan dan tidak didominasi oleh kota/kabupaten, itu menandakan kesuksesan pengembangan prestasi," imbuhnya.

Selama ini, tarung derajat Bali memang perkasa di nasional, khususnya kategori tarung. Untuk merealisasikan target naik satu emas di PON 2020 mendatang, Pengprov Kodrat Bali kini mulai membidik di kategori tarung putri juga. Di PON 2016 silam, Bali sukses meraih 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu hanya di kelas tarung putra saja.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.