Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prihatin Masalah Sampah, Plastik Bekas Disulap Jadi Pohon Natal

POHON NATAL - Para jemaat gereja membuat pohon Natal berukuran besar dari bahan plastik bekas kemasan minuman.

BALI TRIBUNE - Perihatin dengan sampah plastic, membuat kreasi pohon Natal dengan memanfaatkan botol plastik.Seperti pohon Natal berukuran besar yang kini telah dikerjakan para jemaat salah satu gereja yang ada di Desa Tegalbadeng Barat, Negara. Ancaman sampah plastik terhadap lingkungan menginspirasi puluhan Jemaat GPIB Maranatha Denpasar Bakal Jemaat Negara di Desa Tegalbadeng Barat, Kecamatan Negara untuk membuat pohon natal dari limbah plastik.Limbah plastik yang digunakan jemaat gereja ini untuk membuat pohon Natal berukuran besar adalah sampah botol plastik bekas minuman. Untuk membuat pohon Natal para Jemaat GPIB Maranatha Denpasar Bakal Jemaat Negara mengaku merasa prihatin dengan persoalan sampah yang hingga kini menjadi persoalan mulai dari pedesaan hingga perkotaan.Bahkan yang menurut mereka sangat mengkhawatirkan adalah sampah anorganik seperti limbah plastik yang sangat sulit terurai secara alami.Salah satu upaya yang yang mereka lakukan untuk mengurangi ancaman sampah plastik adalah dengan memanfaatkannya kembali. “Kita tahu kita belajar bahwa sampah pastik sangat sulit didaur ulang atau atau diurai secara alami.Lalu kita disni berusaha bagaimana bisa memanfaatkan limbah plastic yang banyak ini untuk digunakan digereja ini saat perayaan Natal, salah satunya dengan membuat pohon natal ini dari botol bekas,” ungkap salah seorang jemaat, Tri Widodo, Selasa (18/12). Menurutnya, untuk dapat menyelesaikan pembuatan pohon Natal berbahan dasar kemasan minuman plastik bekas ini, pengerjaannya dikerjakan secara gotong royong. “Kami gotong royong untuk membut pohon Natal ini karena memakan waktu lumayan lama,” ujarnya. Pengerjaannya sudah berlangsung selama hampir sebulan belakangan ini.Kini pohon Natal yang tersusun dari ribuan kemasan minuman plastik bekas ini sudah dipajang di halaman gereja setempat.Tidak hanya pohon natal yang terbuat dari limbah botol plastik bekas kemasan minuman, hiasan pohon Natal berupa bunga-bunga juga terbuat dari limbah plastik yang dicat sedemikian rupa oleh para jemaat. Saat ini diakuinya pernak-pernik Natal ini baru selesai sekitar 90 persen, namun pohon natal dari botol minuman bekas yang diisi hiasan lampu warna warni ini tidak kalah cantik saat malam hari.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.