Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prodi Sastra Jawa Kuna Unud Gelar Seminar Nasional

Bali Tribune /Para satrawan saat sesi foto bersama usai seminar Nasional di Unud.



balitribune.co.id | Denpasar - Program Studi (Prodi) Sastra Jawa Kuna Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar Seminar Nasional Sastra Jawa Kuna bertema “Taki-takining Sewaka Guna Widya: Pemajuan dan Penguatan Sastra Jawa Kuna di Tengah Persaingan Global” di Ruang Dr Ir Soekarno Gedung Poerbatjaraka FIB Unud, Denpasar, akhir pekan lalu.
 
Menghadirkan keynote speaker Koordinator Staf Khusus Presiden RI Dr Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, MSi, serta pemakalah Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof Dr I Nengah Duija, MSi, dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Prof Dr I Gede Arya Sugiartha, SSKar, MHum.
 
Koordinator Prodi Sastra Jawa Kuna Prof Dr I Nyoman Suarka, MHum, menjelaskan, Sastra Jawa Kuna adalah milik bangsa Indonesia. Di dalamnya merepresentasikan jati diri bangsa Indonesia, sebagai sumber jiwa dan nafas bangsa. Buktinya, bahasa Jawa Kuna digunakan sebagai falsafah, motto, dan ideologi negara.
 
Sastra pra-modern Indonesia ini menyimpan kearifan dengan nilai-nilai universal dan berkembang dari abad 9 sampai 14, sejak keruntuhan Majapahit, kehidupan Sastra Jawa Kuna dibawa ke Bali dan tumbuh serta berkembang di Bali hingga saat ini. Sastra Jawa Kuna ini kini didiskusikan, diciptakan kembali, diapresiasi, dan dilestarikan dalam aktivitas kehidupan mabebasan di Bali.
 
Kendati punya peran stratgeis, ia menyebut Sastra Jawa Kuna berada dalam keadaan penuh perjuangan untuk terus bertahan seiring waktu. “Marilah kita semua menumbuhkan kesadaran dengan mengangkat kembali Sastra Jawa Kuna, walau dalam hal sekecil apapun,” ajaknya.
 
Sastra Jawa Kuna menjadi sumber pendidikan karakter dan kesejahteraan masyarakat. Prodi ini adalah satu-satunya di Indonesia dan dunia, yang sampai saat ini memiliki akreditasi A dari BAN-PT dan dua orang guru besar. Diharapkan, melalui seminar ini dapat memacu langkah prodi untuk mengembangkan diri ke depan.
 
Sementara, Ari Dwipayana menyebut Sastra Jawa Kuna selalu membuat pihaknya tertarik dan tema seminar ini dimaknai sebagai gagasan penting aspek kebermanfaatan untuk modal memperoleh geginaan, sehingga lengkap menjadi guna gina, dan guna kaya. Meski ada kegelisahan dan kecemasan dari berbagai pihak, terutama alumni mengenai prospek ke depan.
 
Gung Ari menawarkan tiga strategi untuk ke depan, dimulai dari proteksi/perlindungan dengan memberikan semacam afirmasi kepada prodi ini, misalnya dengan alokasi anggaran khusus yang tidak disamakan dengan prodi lain. Hal itu terkait pula dengan beasiswa bagi para mahasiswa.Ia meneruskan dengan pengembangan dan pemajuan semacam pusat riset Jawa Kuna sebagai pintu gerbang (gate way) untuk mengeksplorasi sistem pengetahuan yang dimiliki.
 
Ia juga menyarankan Sastra Jawa Kuna memiliki jejaring internasional dengan pihak-pihak yang sedang tertarik dengan karya Nusantara. “Tidak hanya berhenti di penerjemahan tapi dilanjutkan dengan pengkajian,” sebutnya.
 
Ibarat samudra tanpa tepi, ia menyebut harus ada banyak upaya untuk mengeksplorasi kekayaan yang mesti dikembangkan dengan lebih agresif. Pihaknya mengingatkan, agar kekayaan itu tidak diobral begitu saja, namun harus diperlakukan dengan sikap khusus. “Bangun model yang mana harus dipegang dan yang mana bisa dibagi,  jangan juga hanya dipegang namun juga harus dipelajari,” sarannya.
 
Gung Ari pun menyebut harus ada pembudayaan untuk mempopulerkan di tataran generasi anak muda, dengan cara-cara kekinian, jika ingin generasi muda terlibat, harus menggunakan sesuai semangat zamannya anak muda. Bahkan, belakangan ini ia melihat penekun sastra tidak hanya orang tua, tapi anak muda bertalenta luar biasa.
wartawan
YAN
Category

Tiga Maestro Tari Buleleng Raih Penghargaan dari Gubernur Koster

balitribune.co.id I Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi dibuka di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Selasa (18/8). Mengusung tema “Uriping Rasa”, festival yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 ini menjadi panggung apresiasi seni, budaya, kreativitas, serta penggerak ekonomi kreatif masyarakat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Jumlah Saksi Dugaan Korupsi BBM Dinkes Tabanan Bertambah Jadi 20 Orang

balitribune.co.id I Tabanan – Jumlah saksi yang diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dugaan korupsi anggaran belanja bahan bakar minyak dan makan minum (BBM-mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan terus bertambah seiring proses penyidikan yang terus bergulir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.