Produsen Kendaraan Ramah Lingkungan, Jajaki Ekspor ke Pasar Internasional | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 17 Juni 2024
Diposting : 26 July 2019 23:33
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune/ JAGOANNNYA - DongFeng Sokon (DFSK) menghadirkan mobil jagoannya di kelas sport utility vehicle (SUV) Glory 580 dalam pemaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS ) beberapa waktu lalu
balitribune.co.id | Denpasar - Merk otomotif asal Tiongkok (DFSK) membangun fasilitas produksi di Indonesia dengan mempertimbangkan pemenuhan pasar dalam dan luar negeri dengan kendaraan-kendaraan yang berkualitas tinggi. Produsen kendaraan ini pun mulai membidik ekspor untuk memenuhi pasar di Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) dengan kendaraan-kendaraan yang diproduksi dari Indonesia.
 
Hal ini sejalan dengan nilai investasi yang dilakukan oleh DFSK untuk Indonesia yang mencapai 150 juta USD termasuk pembangunan pabrik berteknologi industri 4.0 di Cikande, Serang, Banten. Pabrik ini diperuntukan sebagai basis produksi berbagai jenis kendaraan dengan kualitas terbaik untuk pasar lokal dan memenuhi kebutuhan pasar di berbagai negara ASEAN. Pabrik DFSK di Cikande merupakan pabrik secara global yang berada di luar Tiongkok. Pabrik di Indonesia akan menjadi basis dunia sebagai kelanjutan ekspansi merek di dunia.
 
Demikian disampaikan Managing Director of Sales Centre of PT Sokonindo Automobile Franz Wang dalam siaran persnya, Selasa (22/7). Dia menjelaskan, perusahaan otomotif ini masuk ke Indonesia melalui tiga langkah, berakar di Indonesia, ekspansi ke Asia Tenggara dan didistribusikan ke seluruh dunia. “Kami meyakini mampu memenuhi kebutuhan konsumen kami dengan kendaraan-kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan berkualitas tinggi untuk memastikan kondisinya dalam kondisi optimal,” jelasnya.
 
Disebutkan Wang, Super Cab yang sudah lebih dulu melakukan inisiasi ekspor sejak Desember 2018 ke Srilanka dan Thailand. DFSK Super Cab adalah kendaraan niaga yang memang didesain sesuai dengan kebutuhan pasar di Indonesia, sehingga basis produksinya hanya ada di pabrik DFSK 4.0 yang ada di Indonesia. Begitupun dengan Glory 580, sejak Desember 2018 kendaraan tersebut telah melakukan inisiasi ekspor ke Thailand untuk tipe 1.5 CVT Luxury. 
 
Expansi inisiasi ekspor terus dilakukan terutama ke negara-negara setir mobil kanan. Sri Lanka, Nepal, Hongkong dan Bangladesh menjadi tujuan negara ekspor sepanjang tahun 2019 ini dengan tipe 1.5 CVT & M/T Luxury dalam bentuk Completely Knock Down (CKD).
 
Penjajakan untuk ekspor juga akan dilakukan dengan mempersiapkan DFSK Glory 560 untuk pasar ekspor yang sama seperti pendahulunya. “Kami memastikan berbisnis di Indonesia dengan memberikan nilai lebih berupa ekspor ke pasar global yang bisa menambah nilai ekonomis negara. Langkah ekspor ini menjadi bukti kepada konsumen bahwa kendaraan-kendaraan ini diproduksi berkualitas tinggi dan memenuhi standar global,” terang Wang.
 
Sejauh ini pasar-pasar tersebut berpeluang sangat besar karena memiliki kesamaan dengan karakteristik pasar di Indonesia, menghadirkan kendaraan berteknologi tinggi dan desain elegan. (u)