Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Program Demplot Ketahanan Pangan, Kodim Tabanan Panen Sayuran Bersama Persit KCK

Bali Tribune/ PANEN - Kegiatan Panen sayuran program Demplot Ketahanan Pangan Kodim 1619/Tabanan bersama Persit KCK Cabang XXXVII.
Balitribune.co.id | Tabanan - Kodim 1619/Tabanan terus intens melaksanakan program-program yang di Canangkan oleh Komando Atas, salah satunya adalah Program Ketahanan Pangan yang merupakan bidang Teritorial Angkatan Darat.
 
Adapun Program Ketahanan Pangan yang dikembangkan oleh Kodim 1619/Tabanan dibidang pertanian ada beberapa kegiatan pertanian diantaranya Budidaya Lele dan Kangkung dalam Ember, Budidaya Ikan Nila dalam Kolam dan juga Budidaya Sayuran yang juga dikembangkan bersama Persit KCK Cabang XXXVII Kodim 1619/Tabanan.
 
Untuk Budidaya Sayuran dipolybag yang dikembangkan di Lahan Koramil 1619-05/Kerambitan telah menunjukkan perkembangannya dan siap untuk dipanen dan pelaksanaan panen dilaksanakan oleh Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto dan Ketua Persit KCK Cabang XXXVII Koorcabrem 163 Nyonya Toni Sri Hartanto pada Senin (13/7)
 
Kegiatan Panen Sayuran Program Demplot (Demonstrasi Plot) Ketahanan Pangan Kodim 1619/Tabanan bersama Persit KCK Cabang XXXVII ini dihadiri juga oleh Muspika Kerambitan diantaranya Camat Kerambitan I Gst Md Darma Ariantha, Kapolsek Kerambitan Kompol Dewa Gede Putra, Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Wongso dan anggota Koramil 05/Kerambitan serta Pengurus Persit KCK Cabang XXXVII Kodim 1619/Tabanan.
 
Menurut Danramil 1619-05/Kerambitan yang juga merangkap Pjs. Pasiter Kodim 1619/Tabanan Kapten Inf Wongso seijin Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto mengatakan bahwa Program Demplot Ketahanan Pangan Kodim 1619/Tabanan kali ini bertema Melalui Pembinaan Ketahanan Pangan Wujud Kepedulian TNI AD Terhadap Perekonomian Bangsa. 
 
Kapten Wongso menerangkan, Program Demplot Ketahanan Pangan Sayuran ini telah dimulai sejak bulan Mei lalu dengan mengembangkan budidaya sayuran dari menanam bibit, memelihara dan memanennya. "Sayuran yang dibudidayakan ada beberapa jenis seperti terong, cabai, brokoli, kangkung, sawi, tomat dan lainnya. "Harapannya kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada seluruh anggota Kodim maupun Persit dan masyarakat untuk tetap produktif di tengah pandemi Covid-19 sehingga dapat membantu pemerintah dalam program ketahanan pangan," tutupnya.
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.