Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Diskerpus Badung Gelar Pelatihan Kue Kering bagi Warga Terdampak Covid-19

Bali Tribune/ PELATIHAN - Diskerpus Kabupaten Badung saat melaksanakan Pelatihan Kue Kering bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Layanan Perpustakaan “Sastra Mangutama” Kabupaten Badung, Rabu (23/9/2020).
Balitribune.co.id | Mangupura - Dalam  rangka pelaksanaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskerpus) Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan Pelatihan Kue Kering. 
 
Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kegiatan transformasi perpustakaan dalam rangka meningkatkan keterampilan (life skill), bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Pelatihan yang dilaksanakan dengan tetap mematuhi dan mentaati Protokol Kesehatan tersebut diikuti sebanyak 15 orang dari masyarakat dan PKK Kecamatan, bertempat di Layanan Perpustakaan “Sastra Mangutama” Kabupaten Badung, Rabu (23/9/2020).
 
Di sela-sela kegiatan, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung Ni Wayan Kristiani mengatakan, Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan kegiatan yang menghubungkan aspirasi masyarakat dalam mendorong kesejahteraan. 
 
Perpustakaan hadir dalam memfasilitasi kebutuhan akan keterampilan-keterampilan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk kali ini digelar pelatihan membuat kue kering setelah sebelumnya dilaksanakan pelatihan tata rias dan rambut. 
 
"Ini merupakan salah satu upaya dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam hal menindaklanjuti perpustakan berinklusi sosial dimana perpustakaan bekerjasama dengan instansi terkait bagaimana memberikan edukasi dan memberikan pelatihan yang berguna untuk orang banyak khususnya terhadap masyarakat di Badung terutama bagi ibu-ibu di masa pandemi ini," katanya.
 
Lebih lanjut dikatakan untuk pelatihan ini tetap menerapkan Protokol Kesehatan sesuai imbauan pemerintah dengan tidak melibatkan banyak orang serta berharap agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan untuk menambah penghasilan keluarga, lebih-lebih pada kondisi sekarang ini. 
 
"Harapan kami mudah-mudahan masyarakat yang kami bina bisa menambah keterampilan dan menerapkan apa yang diperoleh saat ini. Tidak ada alasan kondisi sekarang ini dijadikan sebagai momok untuk tidak berusaha. Bahkan jadikan sebagai pendorong untuk tetap semangat mencari rejeki sekecil apapun usaha kita. Kalau kita tekuni akan menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berdampak pada sosial ekonomi keluarga," jelasnya seraya berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan kehidupan masyarakat dapat normal kembali.
 
Ke depan Ni Wayan Kristiani berharap Diskerpus sebagai perpustakaan yang melaksanakan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, tetap bisa memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan berusaha, melindungi dan memperjuangkan budaya serta Hak Asasi Manusia. 
 
"Harapan kami kedepan agar pelatihan-pelatihan dalam rangka peningkatan  keterampilan yang diadakan di Perpustakaan dapat memberikan impact kepada masyarakat di masa kini maupun di masa mendatang untuk kesejahteraan," harapnya.   
wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.