Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Promosikan Produk Unggulan, 38 UKM Bali Ikuti Pameran di Smesco Indonesia

Bali Tribune/UKM - Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Smesco Indonesia menyelenggarakan event bertajuk "Bali Smesco Festival" di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta.

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Smesco Indonesia menyelenggarakan event bertajuk "Bali Smesco Festival" di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta. Event yang dilaksanakan selama 2 (Dua) hari yakni 20 - 21 April 2019 ini dilaksanakan dalam rangka mempromosikan, memasarkan, dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah Bali.

Bali Smesco Festival merupakan ekspose puncak prestasi pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh lintas lembaga di Provinsi Bali. Karena itu, event ini tidak hanya mempromosikan kerajinan dan produk-produk unggulan, tetapi juga pentas seni budaya, pariwisata, dan kuliner khas daerah Bali. Dengan harapan, melalui Bali Smesco Festival, UMKM Bali mampu menembus persaingan pasar global.
Event ini dibuka langsung Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga didampingi Gubernur Bali Wayan Koster. Sebanyak 38 UKM Bali ikut dalam pameran Bali Smesco Festival. Peserta pameran terdiri atas UKM produk kerajinan seperti Tenun, perak, kerang, lukisan, minuman dan lain-lain.
Pada kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan jika pengembangan UKM wajib mendapat perhatian baik dari Pemerintah maupun dukungan dari berbagai pihak berupa dukungan regulasi dan kebijakan agar UMKM dapat tumbuh kondusif dan makin berperan di berbagai sektor ekonomi. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Bali telah mengeluarkan regulasi dalam bentuk Peraturan Gubernur Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri lokal yang mengatur penggunaan produk lokal untuk hotel, restoran dan katering dengan syarat produk lokal tersebut memenuhi standar kualitas yang ditentukan. Selain itu juga telah diterbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali yang berdampak pada peningkatan kebutuhan pada produk busana lokal Bali.
Ditambahkan Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini, agar mampu bersaing dipasar yang semakin kompetitif pelaku UKM harus mampu menjaga dan terus meningkatkan kualitas produknya. Gubernur Koster juga memuji konsep pemasaran produk - produk UMKM dari seluruh Provinsi di Indonesia yang ada di Smesco Indonesia. Menurutnya tata letak dan cara menyajikan produk UMKM di Paviliun Provinsi Smesco Indonesia unik dan menjadi inspirasi bagi pemasaran produk UMKM di Bali. Sebagai kawasan wisata unggulan nasional, Koster meyakini dengan konsep pemasaran seperti yang dilakukan di Paviliun Smesco Indonesia akan mendongkrak nilai jual produk-produk UMKM Bali.
Sementara itu, salah seorang Pengrajin I Ketut Widiadnyana yang juga ketua Kelompok Tenun Putri Mas, Jembrana yang memproduksi kain songket mengapresiasi atas dilaksanakan Bali Smesco Festival. Menurut Widiadnyana, event ini sangat membantu dirinya dan UKM lainnya dalam mempromosikan produk kerajinan. Dijelaskan Widiadnyana, songket yang ia produksi memiliki keunggulan tersendiri yakni tanpa sambungan dan setiap produknya tercatat resmi di hak kekayaan intelektual yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Sehingga dengan adanya pameran yang difasilitasi oleh pemerintah ini, maka produk yang ia miliki akan semakin dikenal pasar. "Event ini sangat bagus, sangat membantu kami para pengrajin para pelaku UKM di Bali. Pameran seperti ini sangat efektif guna memperkenalkan produk unggulan kita ke luar Bali. Mungkin untuk durasi penyelenggaraannya bisa lebih lama lagi," ujarnya.
Widiadnyana pada kesempatan ini menyambut baik rencana Gubernur Bali Wayan Koster akan membuat pusat promosi serupa dengan Smesco Indonesia yang nantinya akan dimanfaatkan untuk para pengrajin dan pelaku UKM lainnya dalam mempromosikan usahanya. "Saya sangat mendukung rencana Pak Gubernur yang ingin meniru Gedung Smesco Indonesia untuk dibangun di Bali. Karena nantinya tempat ini akan berfungsi sebagai sarana pemasaran produk unggulan provinsi Bali, co-working space, creative space dan office space serta area pameran tentunya. Semoga bisa cepat terealisasi," imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Edy Iswanto salah satu pengunjung pameran yang mengatakan jika Bali Smesco Festival sangat bermanfaat dan mengedukasi karena bisa mendapat penjelasan langsung oleh pengrajinnya secara baik. Menurutnya, event seperti ini kedepannya perlu mendapat perhatian lebih dan dipublikasikan secara luas agar masyarakat bisa mengetahui pelaksanaannya. "Event ini sangat bagus, kita bisa mendapatkan penjelasan terkait produk secara lengkap. Ini harus mendapat perhatian khusus agar masyarakat luas juga mengetahui pelaksanaan festival yang bertujuan untuk mempromosikan produk unggulan dari daerah-daerah di Indonesia," ungkapnya.
Bali Smesco Festival 2019 merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Smesco Indonesia serta bersinergi dengan Kemenkop UKM RI dan lembaga pemerintah lainnya. Kegiatan ini sebagai langkah mengenalkan produk kerajinan yang dimiliki Indonesia kepada dunia Internasional. ksm

wartawan
Redaksi
Category

Pemkot Denpasar Komitmen Kelola Pengaduan Wujudkan Pelayanan Publik yang Lebih Baik

balitribune.co.id | Denpasar - Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya membuka secara resmi Rapat Konsultasi Teknis Pengelolaan Pengaduan di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang  dilaksanakan di Gedung Graha Swaka Dharma Denpasar pada Selasa, (9/12) siang.  Kegiatan inu merupakan wujud komitmen Pemkot Denpasar dalam mengelola pengaduan sebagai masukan untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

6 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Tabanan - Bali Tribune – Enam kendaraan mengalami kecelakaan beruntun di jalur Denpasar-Gilimanuk, lingkungan Banjar Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, pada Senin (8/12) sore.

Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 17.30 Wita tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di jalur utama Denpasar-Gimanuk tersebut sempat mengalami kemacetan.

Baca Selengkapnya icon click

TPA Suwung Berfungsi Lokasi Pemrosesan Akhir Sampah Residu

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung yang selama ini masih menggunakan sistem pembuangan terbuka atau open dumping. Penutupan total ditargetkan rampung paling lambat 23 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tekanan Fiskal, Pemkab Buleleng Potong Tambahan Penghasilan ASN

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat mengalami tekanan fiskal (fiscal stress), Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana mengambil jalan pintas dengan memotong anggaran pengahsilan untuk pegawai. Langkah memotong anggaran penghasilan pegawai (ASN) itu disebut merupakan langkah efisiensi untuk menyelamatkan keuangan daerah.

Dalam proyeksi APBD 2026 kekurangan anggaran hingga mencapai Rp 50 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

2025, Kejari Buleleng Terima 10 Laporan Dugaan Korupsi, Mayoritas Dihentikan

balitribune.co.id | Singaraja - Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng memaparkan capaian penanganan perkara korupsi dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang jatuh pada 9 Desember. Sepanjang Januari hingga Desember, tercatat sepuluh laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) telah diterima bidang pidana khusus (pidsus) dari berbagai elemen masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.