Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Protes Jalan Rusak, Warga Mancing di Kubangan Air

mancing
MEMANCING DI JALAN - Sebagai bentuk keluhan, seorang warga mengunggah foto mancing di kubangan air Jalan Raya Canggu ke akun FB (foto kiri). Kemudian rekanan langsung melakukan pemadatan beberapa titik jalan berlubang kemarin (foto kanan).

Mangupura, Bali Tribune

Rusaknya Jalan Raya Canggu akibat galian pipa membuat gerah warga sekitar. Pasalnya, setiap musim hujam, jalan penghubung Canggu-Tanah Lot itu selalu membuat arus lalu lintas macet akibat banyaknya lubang dan jalan yang berkerikil.

Sebagai bentuk protes, seorang warga bahkan mengabadikan diri memancing di sebuah kubangan air yang tergenang di Jalan Raya Canggu. Foto tersebut kemudian diunggah di media sosial (medsos) facebook.

“Cuaca mendukung, ngiring ngibur mancing dumun ring kota (mari menghibur dengan memancing dulu di Kota,” demikian celotehan akun bernama Cok Kagawa. Akun ini sontak saja membuat ramai dunia maya. Sebab, rusaknya Jalan Raya Canggu sebenarnya sudah menjadi keluhan yang sangat lama, mengingat lalu lintas jalan tersebut sangat padat dan termasuk jalur pariwisata menuju Tanah Lot.

Anggota DPRD Badung, I Gde Aryanta juga mengakui bahwa rusaknya jalan Raya Canggu sudah menjadi keluhan masyarakat sejak lama, namun sampai saat ini belum tertangani. “Ya, jalan itu rusak berat akibat proyek galian pipa. Bekas galian sampai saat ini belum diaspas sehingga lobang-lobang dan saat hujan jadi genangan air,” ujarnya, Selasa (12/7).

Sebagai wakil rakyat, politisi Gerindra ini mengaku sudah menyampaikan kondisi ini ke Dinas Bina Marga Badung. Akan tetapi, karena itu jalan provinsi perbaikan tidak bisa dilakukan. “Itu status jalan provinsi. Jadi kami harap provinsi segera melakukan perbaikan,” pinta Aryanta.

Secara terpisah sindiran orang mancing di Jalan Raya Canggu itu ternyata sampai ke telinga Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Ia pun langsung memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan IB Surya Suamba dan Kabid Jalan dan Jembatan Sang Nyoman Oka Permana untuk segera melakukan penanganan jalan rusak tersebut.

Namun karena itu adalah kewenangan provinsi, maka Surya Suamba mengaku pihaknya bersama Kabid Jalan kembali berkoordinasi dengan provinsi termasuk rekanan yang bertanggungjawab. Siang kemarin, kubangan air yang dipakai ‘action’ mancing oleh warga langsung diuruk dan dipadati. “Tadi sudah saya cek. Rekanan sudah melakukan pemadatan pada beberapa titik kerusakan yang cukup parah,” tegas Oka Permana.

wartawan
I Made Darna
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.