Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Protes Warga Banjar Pule Tidak Ditanggapi

PASAR KIDUL
TAK SEDAP - Lokasi tempat pedagang ikan mujair berjualan , kini terbarkan bau tak sedap.

BALI TRIBUNE - Pembuangan air limbah ikan mujair yang dilakukan secara sembarangan oleh pedagang ikan di Pasar Kidul Bangli menebar aroma tak sedap. Fenomena yang tidak mengenakkan ini mengundang protes dari warga Banjar Pule, Kelurahan Kawan Bangli.

Sejatinya warga melalui Klian Adat Banjar Pule telah beberpa kali menyampikan keluhan itu ke instansi terkait, namun belum mendapat langkah penanganan yang konkrit dari pemerintah maupun dari pengelola pasar. "Sudah hampir tiga tahun kami melayangkan  protes terkait air limbah kotoran ikan mujair yang dibuang secara sembarangan oleh pedagang, belum juga ditindaklanjuti," kata Klian Adat Banjar Pule I Made Sukadana, Minggu (2/7).

Kata tokoh masyarakat Banjar Pule ini, dibuangnya limbah oleh pedagang ikan mujair yang berjualan di bagian  timur komplek Pasar Kidul secara sembarangan, menebar bau tak sedap. Maka tidak mengherankan jika para pengunjung pasar saat melintas di bagian sisi luar timur pasar harus menutup hidung karena tidak kuat dengan bau tak sedap itu.

“Setahun lalu sempat dari Dinas Perdagangan bersama Bapak Ketua DPRD Bangli didampingi pengelola pasar turun, terkait keluhan yang kami sampaikan, beberapa hari pedagang memang mau mengikuti saran yang disampaikan Dinas Perdagangan agar tidak membuang limbah secara sembarangan, namun pedagang justru kembali membuang air limbah bercampur kotoran dan sirip ikan di  jalan," kata pria yang juga Ketua Widiasaba Seni Suara Tradisional Bangli ini seraya menambahkan hal ini terjadi karena kekurangtegasan pengelola pasar.

Sebut salah seorang  guru di SMANI Bangli ini , dampak dari pembungan  air limbah secara sembarangan, selain membuat  kondisi pasar kumuh, juga rentan mengundang  penyakit bagi warga  sekitar pasar. "Harapan kita pedagang ikan mujair tersebut diberikan ruang untuk berjualan di dalam pasar bersama pedagang daging, sehingga limbah bisa dibuang di tempat yang telah disediakan di dalam," sebutnya.

Papar Sukadana selain dari air limbah, bau tak sedap juga dipicu dari tumpukan sampah di dalam bak sampah. Selain  masalah limbah, anggota pengurus PHDI Bangli ini juga menyinggung masalah parkir kendaraan yang tidak beraturan, juga masalah keberadaan pedagang yang berjulan diaatas trotoar  di sebelah utara Pura Melanting.  "Masalah pedagang diatas trotoar, pihak pengelola pasar berjanji akan menertibkan usai  hari raya Galungan, ternyata realitanya hingga hari ini pedagang masih dibiarkan berjualan di sana," ungkpanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Bangli, Drs  I Nengah Sudibya saat dikonfirmasi terkait keluhan warga itu, tidak menampiknya. Pejabat asal Desa Penglipuran ini mengatakan terkait keinginan warga agar pedagang ikan mujair ditempatkan didalam pasar, kemungkinan baru bisa terlaksana di tahun 2018. "Rencana ke arah sana sudah kita pikirkan, nantinya pedagang ikan mujair yang selama ini berjulanan diluar akan  ditarik ke dalam," sebutnya.

wartawan
Agung Samudra
Category

Buntut Main Hakim Sendiri di Baturiti, Polres Tabanan Tetapkan Lima Tersangka

balitribune.co.id | Tabanan - Polres Tabanan menggelar konferensi pers terkait perkembangan penyidikan kasus dugaan penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti. Konferensi pers dilaksanakan di Lobi Mako Polres Tabanan pada Minggu malam (26/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Ekosistem Pesisir Bali, Gubernur Dorong Gerakan Tanam Mangrove Setiap Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk memperluas kawasan mangrove melalui gerakan penanaman rutin setiap bulan dengan melibatkan pelajar, dunia usaha, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BNNP Bali Operasi Kawasan Rawan Narkoba

balitribune.co.id I Badung - Sebagai bentuk pengawasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Bali, Minggu (26/7) dini hari Badan Narkoita Nasional Provinsi (BNNP) Bali melakukan operasi di kawasan pariwisata daerah Tibubeneng, Kuta Utara, yang merupakan daerah padat wisatawa WNA dan di seputaran Jalan Teuku Umar pusat Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Didukung Kekayaan Rempah dan Bahan Alami Lokal, Indonesia Miliki Potensi Menghadirkan Inovasi Minuman

balitribune.co.id | Mangupura - Pertumbuhan sektor pariwisata, Horeka (hotel, restoran, kafe), dan budaya dining out di Indonesia bergerak kian dinamis dan terus mendorong perkembangan industri beverage. Hal ini tercermin dari proyeksi pasar foodservice Indonesia yang menunjukkan tren pertumbuhan positif seiring meningkatnya aktivitas restoran, kafe, bar, dan sektor hospitality.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jejak Dadong Ngenu Masih Misterius, Pencarian Dihentikan Karena Ada Upacara Adat

balitribune.co.id I Bangli - Menginjak sepekan dilaporkan hilang, keberadaan Ni Nyoman Ngenu, warga Banjar Tampuagan, Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku, Bangli, masih misterius. Upaya pencarian lansia tersebut bahkan sampai menerjunkan tim SAR pada Sabtu (25/7/2026), namun hasilnya nihil.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.