Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Proyek Dermaga Cruise Mangkrak Lagi, Urukan Break Water Jadi Spot Mancing

Bali Tribune/ MANGKRAK - Dermaga Cruise Tanah Ampo yang kembali mangkrak setelah sempat dilakukan pembangunan Break Water dan Jetty Ramdoor.

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini kelanjutan proyek Dermaga Cruise Tanah Ampo, di Kecamatan Manggis, Karangasem masih saru gremeng alias tidak jelas. Padahal sebelumnya dari dana yang dikucurkan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementrian Perhubungan telah dipergunakan untuk pembangunan Breakwater atau pemecah gelombang dan ombak. Hanya saja proyek pembangunan Break Water itu juga ikutan-ikutan mangkrak dan tidak jelas kelanjutannya. Dari pantauan koran ini, Senin (20/5), tampak alat berat terparkir landasan dermaga cruise mangkrak yang dibangun pada masa pemerintahan Bupati I Wayan Geredeg tersebut, sementara ditengah perairan di sisi barat landasan dermaga terdapat tiang pancang besi yang sudah berkarat dan nyaris keropos oleh air laut dan urugan beton dan batu penahan gempuran ombak. Urukan beton dan batu tersebut saat ini sudah mulai dimanfaatkan oleh sejumlah pemancing sebagai spot mancing yang bagus, selain di sepanjang landasan dermaga. Dermaga cruise Tanah Ampo sendiri memang sudah mangkrak sejak selesai dibangun sekitar 10 tahun lalu, dimana menurut informasi para nahkoda kapal Cruise tidak berani menyandarkan kapal pesiar mereka di dermaga tersebut dengan alasan panjang landasan dermaga dan kontruksi dermaga yang dianggap kurang layak dan kurang memenuhi standar keamanan dan kelayakan. Alhasil para nahkoda kapal terpaksa memarkir atau lego jangkar kapal mereka ditengah perairan, sedangkan untuk melabuhkan ribuan penumpang mereka yang ingin berkunjung ke Karangasem, digunakan kapal sekoci ke dermaga apung yang dibuat oleh pemerintah kala itu. Tidak berlangsung lama, dermaga apung itu pun hancur oleh kerasnya hantaman ombak dan bahkan satu tiang pancang dermaga patah oleh hantaman dermaga apung. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah kala itu agar dermaga cruise itu disinggahi kapal pesiar, namun sayangnya nahkoda kapal pesiar merasa lebih aman untuk sandar di Pelabuhan Benoa atau di Pelabuhan Celukan Bawang Buleleng. Dari lobi-lobi kepusat, akhirnya pemerintah pusat menyetujui untuk mengucurkan anggaran guna pembangunan Break Water dan Jetty Ramdoor agar dermaga dan pelabuhan mangkrak tersebut bisa dioperasikan dan menghasilkan pundi rupiah bagi PAD. Namun sayangnya sampai saat ini proyek pembanguna  Break Water dan Jetty Ramdoor juga macet ditengah jalan. Tokoh masyarakat Desa Tanah Ampo, I Made  Suyadnya, di Pelabuhan Tanah Ampo, Senin (20/5) , mendesak pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Perhubungan untuk melanjutkan dan menuntaskan pembangunan Dermaga Cruise yang sudah hampir 10 tahun mangkrak tersebut. “Kami sebagai masyarakat Tanah Ampo tentunya berharap agar pemerintah segera menuntaskan pembangunan dermaga tersebut, sehinga dampaknya bisa dirasakan oleh warga kami seperti terbukanya lapangan pekerjaan dan pemasukan bagi desa kami,” ucap Suyadnya yang juga mantan Bendesa Adat Tanah Ampo ini. Disebutkannya jika sebelumnya kepada masyarakat setempat, pihak kementrian pernah mengatakan akan melanjutkan proyek pembangunan Break Water dan Jetty Ramdoor hingga selesai. Warga Tanah Ampo menurutnya sangat menunggu hal tersebut. Sedangkan ketika disinggung soal pensertifikatan tanah desa dan tanah warga yang sebagiannya dipakai untuk pembangunan jalan dan bangunan terminal pelabuhan, Suyadnya mengaku sampai saat ini masih menunggu janji pemerintah untuk menyelesaikan pensertifikatan tanah tersebut. Sedangkan mengenai sertifikat tanah milik warga yang diambil pemerintah dan sempat dikabarkan tidak jelas keberadaannya, Suyadnya mengatakan jika sertifikat tanah tersebut sudah ketemu dan ternyata dipegang oleh Dinas PU Karangasem. uni

wartawan
Redaksi
Category

Bupati Badung Siapkan Penataan Besar Kawasan Kuta, Mulai dari Trotoar 4 Meter hingga Transportasi Listrik

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai menyiapkan penataan besar-besaran kawasan Kuta sebagai upaya mengurai kemacetan sekaligus mengembalikan citra Kuta sebagai ikon pariwisata Bali.

 Penataan tersebut meliputi pelebaran trotoar, penataan kabel utilitas bawah tanah, penyediaan kantong parkir hingga pengembangan transportasi publik berbasis listrik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek Irigasi Subak Tampuagan Mubazir

balitribune.co.id | Bangli - Proyek saluran irigasi di Subak Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli, memicu kekecewaan mendalam bagi krama subak setempat. Proyek yang dibiayai anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai usulan masyarakat, hingga terancam mubazir karena pengerjaannya yang molor.

Baca Selengkapnya icon click

Bangli Perjuangkan Jasa Imbal Lingkungan

balitribune.co.id | Bangli - Sebagai daerah konservasi yang menyuplai kebutuhan air bagi berbagai wilayah di Bali, Kabupaten Bangli kini tengah berjuang untuk mendapatkan kompensasi berupa Jasa Imbal Lingkungan. Langkah ini merupakan upaya serius Pemerintah Kabupaten Bangli di bawah kepemimpinan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT Kota Bangli ke-822 Semarak Tanpa Gerogoti APBD

balitribune.co.id | Bangli - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-822 Kota Bangli tahun 2026 membuktikan bahwa kemeriahan tidak harus bergantung pada anggaran besar. Meski dikemas dengan konsep kesederhanaan dan efisiensi, puncak peringatan yang dipusatkan di Alun-alun Bangli, Minggu (10/5/2026), tetap berlangsung semarak.

Baca Selengkapnya icon click

Pemerintah Kota Denpasar Perkuat Sinergi Kelola Sampah Bersama Pelaku Wisata

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus bergerak dalam optimalisasi penanganan sampah di berbagai sektor. Kali ini, melalui Dinas Pariwisata, turut mengumpulkan pengusaha di sektor Hotel, Restoran, Kafe/Katering (Horeka) dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) untuk mendukung optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber di Dharma Negara Alaya, Jumat (8/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.