Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PT BIBU Panji Sakti Kumpulkan Tokoh Dukung Percepatan Pembangunan Bandara Bali Utara

Bali Tribune / HADIR - Sejumlah tokoh terlihat hadir memenuhi kursi undangan yang disiapkan dikantor PT BIBU Panji Sakti di Banjar Dinas Tukad Ampel, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Senin (10/1).
balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah tokoh terlihat hadir memenuhi kursi undangan yang disiapkan dikantor PT BIBU Panji Sakti di Banjar Dinas Tukad Ampel, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Senin (10/1).
Terlihat Bendesa Adat Kubutambahan, Jro Pasek Ketut Warkadea, Ketua PHDI Buleleng DR.I Gede Made Metera, I Nyoman Westha dari MDA Buleleng bersama para tokoh adat lainnya, desa penyanding Kubutambahan duduk berdampingan bersama Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo. Satu persatu para tokoh tersebut memberikan sambutan yang menyiratkan keinginan agar bandara internasional Bali Utara segera berwujud dan bukan sekedar wacana untuk kepentingan terentu. Diakhir acara, para tokoh tersebut memberikan dukungan atas upaya PT BIBU Panji Sakti membangun bandara di Bali Utara dengan membubuhkan tanda tangan mereka diatas lembaran yang disediakan.
 
DR. I Gede Made Metera mengatakan, wacana pembangunan bandara sudah lebih dari 15 tahun bergulir dan terus berkembang hingga saat ini. Metera menyebut keinginan besar masyarakat Buleleng agar bandara tersebut dapat terwujud merupakan usaha untuk memutus kesenjangan Bali Utara dan Bali Selatan.
 
“Polemik lokasi bandara dibarat atau di timur terus saya ikuti. Tapi bagi saya itu tidak penting, karena yang terpenting proyek bandara itu akan segera dapat mengatasi kesenjangan dan memenuhi kebutuhan masyarakat Bali Utara. Dimanapun (lokasinya) asal memenuhi persyaratan,” ujar Metera.
 
Sebagai Ketua PHDI Buleleng, DR. Made Metera mengaku kerap berdoa agar bandara Bali Utara segera terwujud karena hal itu akan memutus kesenjangan dan masyarakat Bali Utara bisa sejajar menikmati kesejahteraan sebagai mana kesejehtaraan yang sudah dinikmati masyarakat Bali selatan.
 
”PHDI Mendoakan agar keinginan masyarakat Buleleng terwujud (memiliki bandara),” ucapnya.
 
Hal yang sama disampaikan Bendesa Desa Adat Kubutmabahan, Jro Pasek Ketut Warkadea. Selain memberikan  dukungan kepada pihak investor agar jalan terus dengan niatnya untuk membangun bandara kendati tantangan, ancaman dan hambatan semakin nyata menghadang.
 
”Hambatan dan tantangan sudah pasti ada, yang penting sudah on the track jalan terus, gas poll,” tegas Jro Warkadea.
 
Sementara itu Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo mengatakan, hampir semua proses dan persyaratan sudah dikantongi. Bahkan rencana bandara Bali Utara di Kubutambahan sudah masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diatur di Peraturan Presiden No.109/2020 tentang Perubahan III atas Perpres No.3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN. Selain sudah masuk PSN, Bandara Bali Utara juga tercantum ke dalam Peraturan Daerah Bali Nomor 3/2020 tentang Perubahan atas Perda Nomor 16/2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Bali 2009-2029.
 
“Didepan bapak-bapak ini sejauh 60 meter dari bibir pantai dalam bentang laut Bali utara akan kita lihat indahnya run way sepanjang 3.850 meter dan ini akan membawa dampak yang sangat luas tidak saja untuk Buleleng namun Bali secara umum,” kata pria kelahiran Malang, 54 tahun lalu ini. 
 
Hanya saja, memasuki tahun ke 6 pihaknya berada di proyek rencana bandara Bali utara, terlalu banyak ada tarik ulur untuk memastikan terwujudnya bandara. Padahal, hampir semua regulasi yang diterbitkan pemerintah mengacu pada lokasi di Kubutambahan.
 
”Saya bingung jika masih ada yang menarik kebarat, sementara Perdanya, RTRW maupun Perpres-nya tentang PSN ini di Bali Utara semua di Kubutambahan. Jika ada yang menarik kebarat itu sah-saha saja. Namun pilihan lokasi di Kubutambahan itu tidak main-main karena bedasar studi dengan memilih 8 lokasi di Bali dan yang terbaik ada dilokasi ini (Kubutambahan),” kata Erwanto.
 
Dilokasi Kubutambahan menurut Erwanto paling kecil menimbulkan dampak dan ekses seperti penggusuran situs, pura maupun menggunakan lahan produktif.
 
”Yang paling aman dari sisi laut begitu pula dari tekhnis dan aerodrome semua pilot mengatakan paling aman dan nyaman mendarat dilaut,” imbuh Erwanto.
 
Namun demikian hingga Jumat pekan lalu, Erwanto mengaku masih sempat diundang oleh staf khusus Menteri Investasi untuk memberikan penjelasan soal rencana bandara dengan nilai investasinya dan progress terakhir kegiatan.
 
”Kita didukung dan pada bulan November lalu Menteri Investasi dan Bapenas membuat surat dukungan resmi pada BIBU sebagai pihak yang membuat blue print pembangunan. "Nah, saya juga bingung (kenapa mandeg akibat penlok belum turun). Kita menunggu keputusan terbaik dari pemerintah saja,” ucapnya.
 
Erwanto menyebut antara pihaknya dengan pemerintah daerah tak ada benturan dan kemungkinan akibat polemik soal lokasi karena belum adanya titik temu dengan pemerintah daerah.
 
“Jika mengacu pada target, kami mengacu pada target pemerintah, PSN itu harus selesai 2024. Dan kami ditarget sekitar bulan Juni 2024 harus tuntas untuk satu run way. Idealnya bulan ini sudah harus ada kepastian lokasi untuk selanjutnya membuat DED selama tiga bulan,” sambung Erwanto.
 
Karena itu, Erwanto mengaku bingung karena secara tekhnis semua proyek senilai Rp 42 trilun ini sudah selesai termasuk survey lokasi diposisi laut rencana run way.
 
”Ada isu kalau dilokasi laut ada palung, kami kirim penyelam dan terbukti tidak ada. Ada juga isu soal keuangan BIBU tidak sanggup dan kita sudah buka kerja sama dengan  salah satu BUMN Cina, yaitu China State Construction Engineering Company, melalui anak usahanya, China Construction First Group Corp. Apa yang kurang,” tutup Erwanto.
 
wartawan
CHA
Category

Enam Hari Pencarian Adimas Nihil, Operasi SAR Masuki Batas Akhir

balitribune.co.id | Singaraja - Enam hari sudah Tim SAR Gabungan memburu jejak Gede Adimas Raditya Wibawa (11), bocah yang terseret arus di Pantai Gerokgak, Buleleng. Namun hingga Selasa (29/9/2026), pencarian belum menemukan titik terang. Keberadaan korban masih misterius.

Baca Selengkapnya icon click

Pekerja Bongkar Persoalan di Balik Mekanisme Pengupahan Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Perdebatan mengenai Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2027 tidak berhenti pada soal besaran kenaikan upah. Di balik proses penetapan upah, serikat pekerja menyoroti persoalan keterwakilan buruh dalam Dewan Pengupahan hingga minimnya dukungan anggaran untuk sektor ketenagakerjaan.

Persoalan tersebut terungkap dalam audiensi Aliansi Semeton Pekerja Bali Bersatu dengan Komisi IV DPRD Bali, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasar Kreneng Akan Dibangun Ulang, Pemkot Denpasar Bidik Anggaran Rp140 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan revitalisasi total Pasar Kreneng di Desa Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara. Pasar yang telah berusia lebih dari 30 tahun itu direncanakan dibongkar dan dibangun kembali dengan konsep baru yang menggabungkan area perdagangan, basement mezzanine, serta penataan lingkungan di sekitarnya.

Baca Selengkapnya icon click

TPAKD Badung Ingatkan Warga Kuta Waspadai Ancaman Pinjol Ilegal

balitribune.co.id | Mangupura - Pinjaman online (pinjol) ilegal tidak hanya berisiko menjerat masyarakat dalam persoalan utang, tetapi juga dapat mengancam keamanan data pribadi. Ancaman, intimidasi hingga penyalahgunaan data menjadi sejumlah risiko yang perlu diwaspadai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maling Water Meter Ditangkap Warga di Dalung 

balitribune.co.id | Mangupura - Kasus pencurian water meter milik pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung terungkap setelah seorang pria berinisial AR diamankan warga di wilayah Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung. Pelaku tertangkap saat sedang beraksi mengambil water meter yang terpasang di pinggir jalan. 

Baca Selengkapnya icon click

Sembilan Pasar Direvitalisasi Mulai 2027

balitribune.co.id | Mangupura - Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Badung menyiapkan revitalisasi terhadap sembilan pasar yang dikelolanya, termasuk pasar hewan. 

Revitalisasi akan dilakukan bertahap mulai 2027 hingga 2030, dengan masterplan menjadi acuan untuk menentukan prioritas, konsep penataan, hingga kebutuhan anggaran masing-masing pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.