Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Bangunan Terdata Rusak Akibat Gempa, BPDB Evakuasi Korban ke RSU Negara

EVAKUASI – Petugas BPBD evakuasi Ni Ketut Warni (60) korban gempa yang mengalami patah tulang, ke RSU Negara, Jumat (12/10).

BALI TRIBUNE - Selain merusak bangunan di puluhan titik di lima kecamatan di Jembrana, gempa Situbondo, Jawa Timur, dengan kekuatan 6,3 SR yang terjadi Kamis (11/10) dini getarannya dirasakan cukup keras di Kabupaten Jembrana, sehingga menimbulkan kepanikan dan banyak warga yang mengalami luka-luka. Pendataan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana hingga Jumat kemarin tercatat sedikitnya 41 bangunan yang rusak. Belasan diantaranya merupakan bangunan fasilitas umum. Selain itu 10 orang luka-luka sudah mendapat perawatan di RSU Negara.  Salah seorang warga lanjut usia Ni Ketut Warni (60) di Banjar Puana, Desa Tegal Badeng Barat, Negara yang mengalami patah tulang akibat terjatuh baru dilarikan ke RSU Negara Jumat kemarin. Istri dari Nyoman Tewel ini saat gempa tidak mampu berlari dan terpeleset saat lari ke luar rumah. "Kami panik dan lari karena gempa sangat keras. Saya terpeleset dan jatuh," ungkap Ketut Warni. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana bersama jajaran kemarin langsung datang ke rumah korban. Mengetahui korban patah tulang pada bagian paha kemudian pihaknya berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan dan merujuk korban ke IGD RSU Negara diantar ambulan BPBD Jembrana. Pihaknya juga memberikan bantuan sembako untuk korban bencana. Kendati dipastikannya di Jembrana tidak ada korban jiwa dalam bencana gempa Situbondo, namun dari data update pemantauan ada 41 titik yang tersebar di 5 kecamatan mengalami kerusakan. “Total 23 rumah pribadi, fasilitas umum 7 unit dan kerusakan tempat ibadah 11 unit. Dengan total kerugian mencapai Rp 120 juta,” tandasnya. Semenatara itu Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Jumat kemarin meninjau bangunan SMP Negeri 3 Negara yang rusak karena gempa. Sugiasa didampingi Kepala SMP Negeri 3 Negara I Gusti Komang Arnawa dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana I Nyoman Sudiarsa keliling sekolah untuk melihat banyaknya titik-titik kerusakan yang dianggap membahayakan proses belajar mengajar. Kerusakan terjadi di kelas IX A, B, C, E, I, F, G, ruang laboratorium komputer sebanyak 3 ruangan dan ruang guru dimana atapnya hampir roboh yang sementara ditunjang menggunakan bambu. Arnawa menyatakan bangunan sekolah tersebut rata-rata merupakan bangunan lama dimana beberapa bagian terakhir mendapat perehaban di tahun 80-an. Kerusakan juga terjadi pada bangunan tingkat untuk ruang belajar mendapatkan perehaban terakhir tahun 2005 serta yang paling mengkhawatirkan adalah ruang guru yang dari awal pembangunan belum pernah direhab. Pihak sekolah menyatakan sudah setiap tahun mengusulkan perbaikan terhadap bangunan sekolah tersebut. mendengar penjelasan kepala sekolah, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana I Ketut Sugiasa heran dengan adanya proposal dan usulan perehaban yang seolah dicueki oleh Dinas Pendidikan. Padahal sesuai pengamatannya bangunan sekolah itu merupakan bangunan tua dan rawan. Bahkan karena usia bangunan sudah tua malah rusak karena gempa. Sugiasa berharap agar pemerintah daerah secepatnya merenovasi atap- atap di beberapa bagian sekolah sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar serta tidak adanya perasaan khawatir terhadap keselamatan guru dan siswa ketika mengajar. “Saya heran, kenapa ini seolah dicuekin oleh dinas, padahal menurut keterangan kepala sekolah, perbaikanya selalu diusulkan setiap tahun. Ini bangunan sudah usia tua dan rawan, terbukti rusak saat ada gempa. Pemda harus segera melakukan perbaikan bangunan sekolah yang seperti ini sehingga siswa dan guru maupun pegawai bisa merasa aman beraktifitas disekolah. Kalau seperti ini kan jelas mengganggu proses belajar mengajar” paparnya.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Prosesi Mapeed di Pura Puseh Gianyar Diiringi Penampilan Barongsai

balitribune.co.id | Gianyar - Prosesi mapeed (iring-ringan geroban) serangkaian odalan di Pura Puseh Desa Adat Gianyar, Selasa (10/2/2026) sangat memikat dan unik. Suguhkan akulturasi tradisi warga Tionghoa setempat ikut mengiringi dengan menampilkan Barongsai Cahaya Dewata dari Pura Sri Sedana/Cong Po Kong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Wakil Ketua I DPRD Badung Hadiri Penyerahan Simbolis Manfaat Jamsostek pada Peringatan Bulan K3 Nasional

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Badung, A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, menghadiri acara penyerahan secara simbolis Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) dalam rangka Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan

balitribune.co.id | Jakarta - Belum lama ini, beredar informasi bahwa terdapat sejumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku per 1 Februari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Strategi Ekonomi Pemkab Tabanan Berbuah Manis, Hilirisasi Jalan, Pengangguran Berkurang

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2027, Selasa (10/2), bertempat di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Dasar Hukum Kuat, Gaji Dua Bulan Segera Cair Sekaligus

balitribune.co.id | Tabanan – Awal tahun 2026 menjadi masa penyesuaian bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Tabanan yang baru saja dilantik dan mulai menjalankan tugas pengabdiannya di berbagai unit kerja. Seiring dimulainya peran tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan memahami harapan dan kegelisahan para PPPK Paruh Waktu terkait pencairan gaji perdana yang hingga saat ini masih dalam proses.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.