Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan DPK Terancam Tidak Kebagian Surat Suara

Bali Tribune/ags
Made Arnawa menunjukkan fotocopi KTP warga

Amlapura | Bali Tribune.co.id - Kurang dari sebulan jelang Pemilu Legislatif dan Presiden, kisruh DPT masih saja terjadi, banyak warga yang datang melaporkan jika ada masyarakat yang memiliki hak pilih namanya tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sejumlah pihak menyebut jika DPT sampai saat ini masih kacau padahal Pemilu sudah semakin dekat.

Kamis (14/3), salah satu Caleg Dapil Kubu yang juga mantan Ketua KPU Karangasem, I Made Arnawa, mendatangi Kantor KPU Karangasem guna mempertanyakan belasan masyarakat yang memiliki hak pilih yang namanya justru tidak tercatat dalam DPT. Kepada sejumlah awak media di Kantor KPU Karangasem, ia menyebutkan jika ada 12 orang warganya yang namanya tidak masuk dalam DPT, lima diantaranya masing-masing I Nyoman Dayuh, Ni Made Dariani, Ni Kadek Apriani, Ni Kadek Ica Asih, dan I Made Dangin. “Kelimanya ini masih dalam satu keluarga loh! Inilah yang saya pertanyakan ke sini. Kenapa kog bisa dalam satu keluarga ini tidak tercatat dalam DPT?” tanya Made Arnawa sembari menujukan foto copy kelima warganya tersebut.

Dua orang warga yang tidak terdaftar dan namanya masuk dalam DPT itu semuanya berada di Banjar Tamansari, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu. Itu baru ditemukan didalam satu Banjar, dan pihaknya menduga masih ada banyak lagi warga di dusun dan desa lainnya di Kubu yang namanya tidak masih dalam DPT. “Itu baru dalam satu banjar loh! Saya menduga kemungkinan masih banyak lagi warga yang namanya tidak masih atau terdaftar dalam DPT,” lontarnya.

Pihaknya cukup khawatir jika ke 12 orang tersebut tidak dimasukkan dalam DPT maka akan kehilangan hak suara mereka alias tidak bisa ikut memilih, mengingat cadangan surat suara hanya 2,5 persen atau sangat terbatas sekali. “Kita lakukan ini agar ke depannya KPU bisa melakukan perbaikan DPT,” tegasnya.

Komisioner KPUD Karangasem Devisi Data dan Informasi Ni Luh Kusmirayanti menyebutkan jika saat ini ditemukan sebanyak 73 orang yang masuh dalam DPK (Daftar Pemilih Khusus) puluhan DPK ini menurutnya kemungkinan bisa dimasukkan kedalam DPT setelah Pleno pada 17 Maret mendatang.

Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana, lewat sambungan telepon menjelaskan jika untuk Pleno DPT rencananya akan diselenggarakan pada 17 Maret mendatang sambil menunggu intruksi atau petunjuk dari KPU Pusat. “Kita masih menunggu petunjuk KPU Pusat, karena sesuai dengan Surat Edaran KPU-RI Tanggal 17 Maret ini masih proses mengunci Sistin Data Pemilih (Sidalih),” sebutnya.

Terkait dengan banyaknya laporan masyarakat soal adanya calon pemilih yang namanya tidak terdaftar dalam DPT, pihaknya mengaku tetap akan mengakomodir masyarakat yang memiliki hak pilih, yakni yang sudah berusia 17 tahun dan memiliki KTP atau yang sudah menikah. “Untuk tahap pertama DPK pada pleno 17 Maret nanti biar tersusun rapi dulu. Sambil berjalan siapa tau nantinya masih ditemukan ada yang tercecer,” ucapnya.

DPK menurutnya bisa saja dimasukkan ke dalam DPT asalkan ada rekomendasi dari Bawaslu. Namun pihaknya menegaaskan jika DPK masih bisa mencoblos pada saat pemilu hanya saja mereka diberikan waktu pada Jam 12.00 -13.00 Wita di TPS sesuai dengan KTP, dan itupun kalau masih ada sisa surat suara. ags

wartawan
habit
Category

Gunakan Helikopter Sky Air, Pangdam IX/Udayana Pantau Antrean Puluhan Kilometer di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Kapolda Bali melaksanakan pemantauan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Kabupaten Jembrana ini dilakukan menggunakan helikopter Sky Air untuk melihat langsung kondisi lalu lintas, kesiapan personel, serta memastikan kelancaran mobilitas pemudik menuju Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Penipuan Keuangan Jelang Hari Raya, Satgas PASTI Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang rangkaian perayaan hari raya keagamaan di Bali, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang kerap muncul pada momen tersebut. Imbauan ini disampaikan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Provinsi Bali agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan finansial yang semakin beragam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.