Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Duktang Dipulangkan

Bali Tribune/ SIDAK - Satpol PP Kota Denpasar mendatangi kos-kosan, serta memulangkan duktang tanpa identitas, Selasa (11/6) malam.
balitribune.co.id | Denpasar -  Puluhan penduduk pendatang (duktang) di Kelurahan Sesetan dan Sumerta Kota Denpasar dipulang ke daerah asal karena tidak memiliki identitas. Pemulangan dilakukan Dinas Sosial Provinsi Bali dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar.
 
Penduduk pendatang yang dipulangkan itu terjaring dalam sidak yang dilakukan Satpol PP Kota Denpasar bersama aparat kelurahan dan desa, Selasa (11/6) malam. Sidak yang menyasar daerah Kelurahan Sesetan dan Kelurahan Sumerta ini berhasil menjaring 63 duktang tanpa kartu identitas dan pekerjaan. 
 
Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Anom Sayoga mengatakan Kota Denpasar merupakan wilayah yang menjadi pilihan bagi penduduk pendatang untuk liburan, mengais rejeki maupun mengenyam pendidikan. 
 
"Maka untuk menciptakan ketertiban, keamanan serta memetakan jumlah penduduk pasca hari raya, kami bersama pihak kelurahan, Linmas, dan Kepala Lingkungan melakukan sidak penduduk pendatang," ujarnya. 
 
Dikatakan, dalam sidak kali ini pihaknya menyasar Lingkungan Banjar Kaja Sesetan dan Pembungan di Kelurahan Sesetan dan lingkungan Banjar Buaji Sari dan Banjar Tanjung Bungkak Kelurahan Sumerta. 
 
Untuk di wilayah Sesetan pelaksanaan sidak ini langsung menyasar rumah-rumah penduduk dan kos-kosan serta menjaring 17 orang penduduk pendatang yang tidak memiliki identitas dan pekerjaan. Sementara 10 orang lainnya yang memiliki KTP, namun tidak memiliki pekerjaan serta tidak ada penjamin. 
 
Sementara di Kelurahan Sumerta yakni di Lingkungan Br. Buaji Sari terjaring sebanyak 34 orang tanpa identitas. Sementara di lingkungan Br. Tanjung Bungkak terjaring 2 orang tanda identitas. Jadi di Kelurahan Sumerta terjaring 36 orang tanpa identitas.
 
Anom Sayoga mengatakan dalam sidak ini pihaknya juga menggandeng Dinas Sosial Provinsi Bali, dimana penduduk pendatang yang terjaring di Kelurahan Sesetan dan Sumerta telah memulangkan mereka ke daerah asalnya. Selain itu pihaknya juga memulangkan 6 orang penduduk pendatang yang terjaring di Pelabuhan Benoa beberapa hari lalu. 
“Proses pemulangan sebagian dilakukan Dinas Sosial Provinsi Bali dan sebagian dilakukan Satpol PP Kota Denpasar melalui Pelabuhan Gilimanuk,” tuturnya.
 
Tindakan tegas ini menurut Sayoga harus dilakukan, karena pihaknya tidak menginginkan ada masyarakat tidak jelas indentitasnya yang ada di Kota Denpasar. "Selain itu tindakan ini untuk menciptakan Kota Denpasar yang aman dan nyaman serta kondusif," ujarnya.  
 
Sementara Lurah Sesetan Ketut Sri Karyawati mengatakan, sidak penduduk pendatang ini akan terus berlanjut selama seminggu penuh ke-14 lingkungan yang ada di Kelurahan Sesetan. Menurutnya, sidak ini disambut baik oleh penduduk sekitar karena tujuannya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif mengingat Kelurahan Sesetan berada di hilir dan strategis.
 
“Dimana ada gula disana pasti ada semut, sehingga jika penduduk pendatang tidak diarahkan takutnya akan menjadi penduduk liar nantinya. Selain itu kami menggandeng Satpol PP dan melibatkan seluruh aparat Desa/Kelurahan serta aparat lainnya untuk melakukan sidak ini dimana muaranya adalah untuk tertib administrasi kependudukan,” katanya.
 
Dengan adanya sidak ini Sri Karyawati berharap agar penduduk pendatang di  Kelurahan Sesetan mengetahui aturan, bahwa 1 X 24 jam harus melapor ke lingkungan setempat atau kelurahan. Dengan cara itu kelurahan bisa memantau penduduk dan tujuan kedatangannya.  Pihaknya juga berharap agar seluruh masyarakat di Kelurahan Sesetan khususnya yang memiliki kos-kosan agar melaporkan warganya yang kos kepada Kaling setempat maupun Kelurahan, sehingga akan tercatat keberadaannya dan tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.
 
Sementara di tempat terpisah, Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana berharap dengan diadakan sidak seperti ini nantinya siapa pun yang datang harus membekali diri dengan kartu identitas sehingga akan tercipta suasana yang aman dan kondusif. 
 
"Kami tidak melarang warga untuk datang ke Kota Denpasar khususnya Kelurahan Sumerta, tetapi kami harapkan agar jelas identitasnya dan pekerjaannya serta tempat tinggalnya," ujar Wayan Eka. 
 
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Pemkab Badung Janjikan Bonus Rp7 Juta untuk Atlet Peraih Emas Porjar Bali 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan bonus apresiasi bagi atlet yang berhasil meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2026. Atlet peraih medali emas akan mendapatkan bonus sebesar Rp7 juta, peraih medali perak Rp5,5 juta, dan peraih medali perunggu Rp4,5 juta.

Baca Selengkapnya icon click

Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Bupati Gus Par Tekankan Pentingnya Pembumian Pancasila di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar acara strategis berupa kegiatan "Pembumian Pancasila" yang dipusatkan di Wantilan Pemkab Karangasem, Sabha Prakerti, pada Senin (1/6/2026) hari ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Taman Ayun Destinasi Libur Nasional dan Cuti Bersama

balitribune.co.id | Mangupura - Libur panjang Idul Adha dan Cuti Bersama berdekatan dengan akhir pekan serta Waisak 2026 terhitung dari 27 Mei hingga 1 Juni dimanfaatkan sebagian wisatawan domestik untuk berlibur di Bali dan daerah lainnya di Indonesia. Selama berlibur di Pulau Dewata, wisatawan memilih Pura Taman Ayun sebagai salah satu destinasi yang dikunjungi. 

Baca Selengkapnya icon click

Pegawai Salon Asal Bandung Ditemukan Tewas di Kamar Kos

balitribune.co.id I Gianyar - Warga kelurahan Gianyar, dikejutkan dengan penemuan mayat di sebuah kamar kos di Jalan Majapahit Gang Gunung Agung No 10X, Lingkungan Teges Kelod, Gianyar. Korban diketahui seorang perempuan bernama Lise Kuslianingsih (55), warga asal Bandung yang selama ini bekerja di sebuah salon kecantikan di Gianyar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menjaga Roh Bali, Perkim Denpasar Integrasikan Arsitektur Lokal di Kawasan Permukiman

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar menegaskan komitmennya untuk mengarahkan pembangunan kawasan permukiman yang tidak hanya fungsional, tetapi juga melestarikan warisan budaya.

Baca Selengkapnya icon click

Now Or Never

balitribune.co.id | "Now or Never" adalah sebuah frase yang menggambarkan suasana kebatinan seseorang yang tengah dihadapkan kepada sebuah pilihan yang harus segera ia putuskan. Seringkali muncul masalah yang bersifat mendesak dan memiliki dampak psikologis dan sosial yang luas yang apabila tidak segera diambil sebuah keputusan yang cepat akan menimbulkan persoalan yang jauh lebih sulit, baik eskalasinya maupun substansinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.