Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Ha Padi Terancam Gagal Panen

Bali Tribune/ MATERIAL - Alat berat diturunkan untuk membersihkan material longsoran di Subak Penasan.

Bali Tribune, Semarapura - Puluhan hektare lahan padi di Subak Penasan, Desa Tihingan, Kecamatan Banjar Sangkan, Klungkung terancam fuso akibat longsor yang menimbun aliran Sungai Calagi, Senin (21/1/2019) lalu. Dinas PU Kabupaten Klungkung menurunkan 1 unit alat berat untuk menembus material agar air kembali mengalir. Namun usaha yang dilakukan pada Senin (11/2) itu belum membuahkan hasil. Timbunan material yang terdiri dari batu-batu besar dan pasir sangat tebal. Ditambah medan lokasi yang terjal, sehingga alat berat tidak bisa menembus aliran sungai yang sudah kering. “Sudah hampir tiga minggu air tidak mengalir ke subak sehingga padi tidak mendapatkan air. Dikhawatirkan kondisi ini menyebabkan puluhan ha sawah yang sudah ditanam terancam gagal panen,” ujar Kelian Subak Penasan, Komang Artana.Menurut Artana, upaya pembersihan material longsoran telah dilakukan oleh anggota (krama) Subak Penasan secara manual, Kamis (7/2/2019) tapi belum membuahkan hasil. Karenanya, Pemkab Klungkung melalui Dinas PU turun tangan menerjunkan satu unit alat berat, Senin (11/2).Artana menambahkan, kalau material longsoran ini dibiarkan terlalu lama, kemungkinan besar padi di Subak Penasan panennya tidak maksimal atau bahkan gagal panen (fuso). Saluran irigasi ini sebagai jaringan primer atau satu-satunya sumber saluran air yang mengairi sekitar 143 hektare sawah di Subak Penasan. Dari luas lahan itu sekitar 60 hektare sawah sudah ditanami padi.  Dengan adanya bantuan alat berat dari Dinas PU, pihaknya berharap material longsor ini cepat tertangani sehingga lahan Subak Penasan tidak menjadi lahan tidur. “Mudah-mudahan cepat penanganannya agar subak kami tidak menjadi lahan tidur,” ucapnya. Sementara itu, pembersihan material longsoran di saluran irigasi Subak Penasan sempat dipantau Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta. Setelah melihat kondisi tebalnya material yang menimbun badan sungai, Wabub pesimis bisa pulih dalam waktu dekat bila dikerjakan secara manual.    “Jika melakukan pengurasan dengan cara manual seperti ini, akan memakan waktu sangat lama. Kasihan mereka para petani Subak Penasan yang sawahnya mengalami kekeringan. Tapi tadi saya sudah perintahkan kembali untuk terjunkan alat berat,” katanya.  Wabup yang juga seorang penekun spiritual bahkan memohon petunjuk niskala dengan sarana sesajen yang dihaturkan di terowongan ujung saluran irigasi. Atas petunjuk yang didapat, Wabup meminta krama subak agar membuat pelinggih yang dibangun di sekitar terowongan saluran irigasi tersebut. “Upaya niskala juga kita tempuh untuk memohon petunjuk agar air segera bisa mengalir,” ujar Wabup Kasta.  

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Virus ASF Mengancam, Denpasar Antisipasi Kematian Babi

balitribune.co.id I Denpasar - Kasus kematian massal babi yang melanda peternak di Canggu (Kabupaten Badung) dan Payangan (Kabupaten Gianyar) mulai memicu kekhawatiran di kalangan peternak babi di Kota Denpasar. Kematian mendadak tersebut diduga kuat akibat serangan virus African Swine Fever (ASF), yang sebelumnya juga pernah melumpuhkan industri peternakan babi lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah Joglo Dua Lantai di Tabanan Ludes Terbakar

balitribune.co.id I Tabanan - Sebuah rumah bergaya joglo dua lantai beserta satu unit mobil dan sepeda motor di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, ludes terbakar pada Minggu (24/5/2026) petang. Kobaran api yang muncul sejak pukul 18.00 Wita melahap habis bangunan milik I Nengah Alit Mustika tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.