Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan LPD dan Koperasi di Karangasem Sekarat

Gede Ngurah Yudiantara.
Gede Ngurah Yudiantara.

BALI TRIBUNE - Puluhan Lembaga Perkreditan Desa (LPD dan Koperasi yang tersebar dihampir seluruh kecamatan di Karangasem dipastikan gulung tikar alias bangkrut dan bubar dengan tidak jelas. Kondisi ini menjadi perhatian banyak kalangan, mengingat Koperasi maupun LPD selama ini dikenal menjadi Sokoguru perekonomian masyarakat, artinya bangkrutnya puluhan koperasi dan LPD itu menunjukan kondisi perekonomian Masyarakat Karangasem merosot.

Berdasarkan data yang diperoleh koran ini dari Dinas Koperasi Karangasem, dari jumlah total 190 unit LPD yang ada di Karangasem, yang berkategori sehat hanya berjumlah 92 LPD, cukup sehat sebanyak 48 LPD, kurang sehat 24 LPD, yang masuk ketegori tidak sehat sebanyak 3 LPD sementara 23 LPD dinyatakan sudah tidak beroperasi lagi karena bangkrut atau Collaps.

Kadis Koperasi Karangasem, Gede Ngurah Yudiantara, kepada wartawan, Selasa (13/6), juga tidak membantah terkait puluhan LPD dan Koperasi di Karangasem yang gulung tikar tersebut. Menurut mantan Kadis Kominfo Karangasem ini, ada beberapa faktor atau alasan yang menyebabkan LPD dan Koperasi itu bangkrut atau gulung tikar. Diantaranya kredit macet atau usaha simpan pinjam yang dijalankan LPD atau Koperasi itu macet.

Untuk LPD sendiri itu diakuinya sumber dananya berasal dari dana awal kucuran Pemprov Bali sebesar Rp. 100 Juta ditambah lagi dana yang bersumber dari  kas milik Pelaba Pura atau Desa Adat. “Inilah kesulitan kita terhadap LPD, karena itu kan milik Desa Adat dan dikelola Desa Adat, jadi untuk auditnya juga internal oleh Desa Adat bersangkutan. Namun sekarang ini ada aturan baru dimana setiap tahun seluruh LPD harus ada audit eksternal,” lontar Gede Ngurah Yudiantara atau yang akrab dipanggil “Pak Dodek” ini.

Karena sumber dana operasional dari aset Desa Adat, maka secara otomatis ketika LPD bersangkutan bangkrut atau Collaps maka asetnya akan dikembalikan ke Desa Adat. Nah LPD yang gulung tikar itu dari penelusuran pihaknya, pengurusnya sudah bubar entah kemana, dan di LPD itu sudah tidak ada aktifitas apapun.

Sedangkan untuk koperasi, dari data yang disodorkan Dinas Koperasi tercatat ada sebanyak 334 unit koperasi di Karangasem, dari jumlah itu koperasi yang masih dinyatakan aktif sebanyak 307 unit, sedangkan koperasi yang dinyatakan gulung tikar atau Collaps sebanyak 27 unit. “Koperasi sendiri ada tiga izin usaha yang dijalankan Simpan Pinjam, Serba Usaha, Jasa dan Perdagangan. Ada banyak hal yang menyebabkan koperasi itu bangkrut atau tidak aktif,” sebutnya. Diantaranya kata dia usaha simpan pinjam yang macet, anggota yang banyak tidak aktif hingga koperasi tersebut tidak pernah lagi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT).

wartawan
redaksi
Category

Kolaborasi Nyata Pulihkan Danau Buyan, Pangdam IX/Udayana Tegaskan Komitmen TNI Menjaga Kelestarian Alam Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen menjaga kelestarian lingkungan di Bali kembali membuahkan hasil. Upaya pemulihan ekosistem Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, resmi ditandai dengan kegiatan syukuran bertajuk "Kolaborasi Sepenuh Hati Memulihkan Ekosistem Danau Buyan" yang berlangsung di kawasan Pura Ulun Danu Buyan, Senin (27/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKKBN Bali Luncurkan Sekolah Lansia ke-61 di Pejeng Kaja, Dorong Lansia SMART

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS, meresmikan sekaligus menjadi narasumber utama dalam kegiatan Launching Sekolah Lansia (SEKALA) di Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, pada Senin (27/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Dukung Kenyamanan Pengunjung Sunset di Kebun melalui Penguatan Jaringan dan Layanan Pelanggan

balitribune.co.id | Tabanan - Telkomsel turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan event Sunset di Kebun sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan kualitas jaringan, penyediaan layanan pelanggan, serta beragam penawaran menarik bagi para pengunjung selama acara berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Finis ke-12 di Prancis, Ramadhipa Kokoh di 5 Besar Klasemen Moto3 Junior

balitribune.co.id | Jakarta - Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, Muhammad Kiandra Ramadhipa, amankan empat poin sebelum rehat balap tengah musim. Berlangsung di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis pada Minggu (26/07/2026), pebalap asal Sleman, Yogyakarta ini finish ke-12. Hasil ini membuat cah Sleman ini berada di 5 besar klasemen sementara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.