Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Ribu Ranmor Nunggak Pajak

Bali Tribune/ I Wayan Sukendra
balitribune.co.id | Negara Puluhan ribu unit kendaraan bermotor di Jembrana kini menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Persoalan ini menyebabkan kehilangan potensi pendapatan daerah mencapai belasan miliar rupiah. Penerapan pajak progresif yang disebut-sebut membebani masyarakat, kini diminta dievaluasi.
 
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana, I Wayan Sukendra menjelaskan Jembarana sendiri saat ini memiliki 79.118 unit kendaraan bermotor penunggak pajak yaitu kendaraan roda empat mencapai 49.338 unit, sedangkan roda empat sebanyak 29.780 unit.
 
Menurutnya, persoalan tersebut sudah terjadi sebelum pandemi Covid-19. Ia menyebut penyebabnya akibat terkendala adanya biaya progresif kendaraan bermotor.
 
Sukendra mengaku sudah pernah mengadukan kepada dewan provinsi yang ada di Jembrana untuk bisa kembali mengevaluasi kebijakan progresif kendaraan bermotor seperti di provinsi lain yang meniadakan progresif kendaraan roda dua.
 
Diakuinya saat ini rata-rata ada lebih dari satu kendaraan roda dua di setiap KK (Kepala Keluarga) di Jembrana. Namun yang dibayarkan oleh pemilik hanya satu unit kendaraan bermotor. Berbagai upaya dilakukan untuk mengejar tunggakan pajak ini.
 
"Alasan WP tidak membayar pajak kendaraan bermotor karena meraka terkena progresif. Padahal rata-rata KK di Jembrana memiliki tiga kendaraan roda roda atas nama satu WP dan hanya satu yang dibayarkan pajak kendaraannya. Saat didatangi petugas mereka mengaku sudah terjual padahal motor mereka ada dipakai untuk operasional berkebun," ungkapnya.
 
Dari total kendaraan yang menunggak, pihaknya memperkirakan kehilangan potensi pendapatan mencapai Rp16 miliar.
 
Pihaknya berharap untuk adanya evaluasi kebijakan pajak progresif kendaraan roda dua. Terlebih rata-rata di Jembrana bahkan di Bali dikatakannya kendaraan terbanyak adalah roda dua.
 
Persoalan tersebut diakuinya kini diperparah lagi dengan adanya dampak pandemi Covid-19. "Saya mohon pajak progresif kendaraan roda dua bisa dikaji lagi, apalagi sekarang masyarakat Bali sedang kesulitan ekonomi akibat pandemi berkepanjangan kalau bisa progresif kendaraan roda dua dibebaskan," jelasnya.
 
Meskipun banyak wajib pajak yang belum membayarkan pajak kendaraannya, pihaknya menyatakan tidak patah semangat untuk tetap meningkatkan upaya pendapatan dengan cara menggandeng lembaga keuangan di desa baik LPD maupun BUMDes.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Edukasi Inklusif untuk Generasi Hebat, Kepala Perwakilan BKKBN Bali Berikan Pembinaan Kesehatan Reproduksi di SLB Negeri 1 Klungkung

balitribune.co.id | Semarapura - Komitmen mewujudkan generasi muda yang sehat, berdaya, dan terlindungi terus diperkuat oleh Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS, menghadiri secara langsung kegiatan Pembinaan Kesehatan Reproduksi bagi Kelompok Risiko Tinggi (Risti) yang diselenggarakan di SLB Negeri 1 Klungkung pada Senin (8/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Putu Parwata Pimpin Pansus Bahas Rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Beracara Badan Kehormatan

balitribune.co.id | Mangupura – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Badung yang membahas Rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Beracara Badan Kehormatan menggelar rapat kerja di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Badung, Senin (8/6/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) sekaligus Ketua Pansus, I Putu Parwata, sebagai bagian dari upaya memperkuat regulasi internal DPRD dalam menjaga etika dan kehormatan lembaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gusti Anom Gumanti Apresiasi WTP Badung, Berharap Catatan BPK Bisa Selesai Dalam Satu Bulan

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, SH, MH, memberikan apresiasi kepada Bupati Badung, Wakil Bupati dan anggota di DPRD Badung atas capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun anggaran 2025. Ini menunjukkan bahwa sinergitas antara legislatif dan eksekutif sudah berjalan dengan baik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertahankan Transparansi, Pemkab Tabanan Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut atas LKPD

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kembali mengukir prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Pemkab Tabanan sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.