Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Warga Culik Gerudug Polsek Abang

Culik
Puluhan warga Desa Adat Pekraman Culik saat mendatangi Polsek Abang, kemarin.

BALI TRIBUNE - Puluhan perwakilan warga Desa Adat Pekraman Culik, Senin (29/5) mendatangi Mapolsek Abang. Mereka menanyakan perkembangan kasus dugaan penggelapan dan penggelembungan dana penyelenggaraan Karya Ngenteg Linggih di Desa Pakraman Culik, sebesar Rp3 miliar yang diadukan perwakilan masyarakat desa pakraman setempat melalui Forum Pemahayu Desa Adat Culik, pada 12 April 2017 lalu ke Mapolres Karangasem.

Diterima Kapolsek Abang, AKP Nyoman Sugitayasa, dan Kasat Reskrim Polres Karangasem, AKP Decky W, warga kemudian diajak berdialog untuk menyampaikan aspirasi mereka. Kepada Kapolsek, Bendesa Adat Culik I Gede Degeng didampingi Ketua Forum Pemahayu Desa Adat Culik, I Nyoman Diatmika menjelaskan maksud kedatangan mereka bersama warga Culik, untuk mempertanyakan sejauh mana perkembangan penanganan kasus dugaan penggelapan dan penggelembungan dana penyelenggaraan Karya Ngenteg Linggih di Desa Pakraman Culik, yang melibatkan panitia karya tersebut.

“Maksud kedatangan kami ini untuk mempertanyakan sejauhmana perkembangan dan kelanjutan kasus ini, karena warga kami terus menanyakannya,” ujar I Kede Degeng.

Terkait pertanyaan tersebut, Kapolsek Abang, AKP Nyoman Sugitayasa menjelaskan pihaknya tidak bisa terlalu banyak membeber kasus yang diadukan masyarakat Culik melalui Forum Pemahayu Desa Adat Culik itu, karena kasusnya ditangani Sat Reskrim Polres Karangasem. “Ini kewenangan Sat Reskrim Polres Karangasem,” sebutnya singkat.

Sementara Kasat Reskrim Polres Karangasem, AKP. Decky W, menegaskan jika sejauh ini pihaknya sudah menurunkan anggotanya untuk mendalami penyelidikan atas kasus tersebut, termasuk sudah mengumpulkan keterangan dari warga dan penjual. “Karena ini hanya sifatnya pengaduan dari masyarakat dan bukan laporan.Kami belum berani memastikan termasuk menaikkan status kasus ini,” lontarnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan penggelapan dan pengelembungan dana Karya Ngenteg Linggih ini sendiri sebenarnya sudah mulai terungkap pada paruman pertama di Pura Puseh, dimana saat itu pihak panitia karya menyodorkan laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran sebesar Rp3,142 miliar kepada warga dalam paruman tersebut.

Setelah dicek oleh warga yang hadir dalam paruman itu, ternyata ada banyak kejanggalan yakni adanya sejumlah barang yang harganya di markup termasuk ada sumbangan lain di luar anggaran Rp3,142 miliar yang tidak dilaporkan oleh pihak panitia karya.

I Nyoman Diatmika, kepada wartawan sebelumnya pernah menjelaskan jika kasus ini sempat ramai di Medsos. pihaknya mencontohkan dalam laporan pertangungjawaban yang disodorkan pihak panitia karya, disebutkan ada pembelian tiga ikat pucuk daun lontar senilai Rp15 juta, padahal harga satu ikat pucuk daun lontar itu hanya Rp15.000 saja.

Dalam laporan pertanggungjawaban itu juga disebutkan pembelian Benang Tridatu  senilai Rp1,2 juta, temasuk dalam karya itu menghabiskan bebek sampai 2.200 ekor, padahal riilnya hanya beberapa ekor saja yang dibutuhkan.

wartawan
redaksi
Category

Rapat Paripurna ke-46, DPRD Bali Sampaikan Sejumlah Rekomendasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-46 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda Laporan Dewan terhadap Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025, Sikap/Keputusan Dewan dan Pendapat Akhir Gubernur Bali terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pe

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Satria Kucurkan Bantuan Ngaben Massal Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id I Semarapura - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Bali senantiasa diwujudkan secara nyata. Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, turun langsung melayat sekaligus menyerahkan Bantuan Pitra Yadnya (Ngaben Massal) Berbasis Desa Adat, Minggu (19/7/2026).  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascainsiden Ledakan di Acara Harkopnas, Bupati Klungkung Larang Penggunaan Balon Gas dalam Setiap Event

balitribune.co.id I Semarapura - Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Bali di Kabupaten Klungkung yang diselenggarakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Minggu (19/7/2026) siang, diwarnai insiden memilukan. 

Baca Selengkapnya icon click

Euforia Final Piala Dunia 2026, Ratusan Warga Bangli Padati Alun-Alun

balitribune.co.id | Bangli - Suasana nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 di Kabupaten Bangli berlangsung meriah dan penuh euforia. Ratusan penggemar sepak bola rela berjaga hingga dini hari, menembus dinginnya udara Kintamani, demi menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Ungkap Empat Kasus Peredaran Narkotika, Amankan 195 Paket Sabu

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung menggelar press release pengungkapan tindak pidana narkotika yang berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polres Klungkung selama periode Juni hingga pertengahan Juli 2026, bertempat di Lobby Polres Klungkung, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Semburan Belerang Kembali Landa Danau Batur, Pembudidaya Ikan Waspada

balitribune.co.id | Bangli - Fenomena alam semburan belerang kembali terjadi di kawasan Danau Batur, Kintamani, Bangli. Peristiwa yang rutin terjadi setiap tahun ini mulai terpantau di wilayah Desa Kedisan, Banjar Dukuh, dan Desa Abang Songan sejak Senin (20/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Kondisi ini membuat para pembudidaya ikan di kawasan tersebut diliputi rasa was-was.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.