Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puncak Karya Padudusan di Pura Penataran Sasih Pejeng, Sanghyang Jaran ‘Ngelamuk Baa’ Kembali Tedun

Bali Tribune/ NGELAMUK BAA- Serangkaian puncak karya Padudusan di Pura Penataran Sasih pada rahina Purnama Kesanga,Selasa (19/2) hari ini dilaksanakan ritual ngelamuk baa nedungan Sanghyang Jaran. Tampak iring-iringan krama saat melakukan persiapan jelang prosesi ritual dimaksud,Senin (18/2) kemarin.

Bali Tribune, Gianyar - Puncak karya padudusan di Pura Penataran Sasih Desa Pakraman Pejeng Gianyar berlangsung pada rahina Purnama Kesanga, Selasa (19/2) besok (hari ini,red). Serangkaian dengan ritual dimaksud, dilaksanakan ritual "ngelamuk baa" disertai dengan nedungang (mohon kehadiran,red) Sanghyang Jaran. Bendesa Pakraman Jero Kuta Pejeng, Cokorda Gede Putra Pemayun, Senin (18/2) kemarin mengungkapkan, ritual nedunang Sanghyang Jaran terakhir  dilaksanakan saat puncak karya agung Panca Wali Krama di Pura Penataran Sasih tahun 2015 silam.  "Pada karya padudusan tahun 2019 kali ini, kembali dilaksanakan ritual nedunanang Sanghyang Jaran setelah tiga kali karya padudusan sebelumnya ritual ini  ditiadakan," ujar Cokorda Gede Putra Pemayun.   Dijelaskan,  guna menyukseskan ritual "ngelamuk baa" nedunang Sanghyang Jaran itu, pihak panitia telah melakukan berbagai persiapan.Termasuk di antaranya, latihan "gerong" dan "cak" dengan lantunan kidung-kidung suci mengiringi ritual dimaksud. Sekeha "gerong" ini lanjut Cokorda Gede, melibatkan ibu-ibu PKK, serta anggota karang taruna se-Desa Pakraman Jero Kuta Pejeng sebagai sekeha "cak". Untuk diketahui,  pementasan tari-tarian sakral saat ritual ngusaba atau mapadudusan di Pura Penataran Sasih ini selalu berlangsung sejak tahun 884 Caka (962 Masehi) tepatnya saat masa pemerintahan Prabhu Candrasangka. Adapun tarian sakral dimaksud antara lain, tari nampiyog, anten-antenan, siyat sampiyan, maplengkungan, syat pajeng. Selain itu dipentaskan juga tari ngeber serta ombak-ombakan. Untuk ritual ngelamuk baa melalui prosesi nedunang Sanghyang Jaran, sejak tahun 1966 silam tidak pernah dilaksanakan. Pada tahun 2015 ritual ini sempat dilaksanakan namun kembali terhenti.  Hari ini, bertepatan dengan rahina Purnama Kesanga, serangkaian puncak karya Padudusan di Pura Penataran Sasih, ritual nedungan Sanghyang Jaran kembali digelar.

wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Balap Liar, Polisi Intensifkan Pemantauan Jembatan Merah

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Raimas Satuan Samapta Polres Klungkung mengintensifkan pelaksanakan patroli pemantauan di kawasan Jembatan Merah PKB, Kabupaten Klungkung, guna mengantisipasi aksi speeding maupun balap liar yang kerap dilakukan oleh kalangan remaja, Minggu (19/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

BPS Pastikan Ekonomi Klungkung 2025 Tumbuh Pesat, Kemiskinan Capai Titik Terendah

balitribune.co.id I Semarapura - Capaian gemilang indikator makro ekonomi Kabupaten Klungkung sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data yang dipaparkan, ekonomi Klungkung menunjukkan performa luar biasa dengan nilai PDRB harga berlaku mencapai Rp12 triliun. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sulit Dihubungi, Pria Ini Ditemukan Membusuk di Kamar Kos

balitribune.co.id I Gianyar - Temuan mayat kembali mengawali kabar pagi di Gianyar. Kali ini mayat seorang pria ditemukan di sebuah rumah kos di Desa Batubulan Kangin, Sukawati, Senin (20/4/2026) pagi. Kondisinya sudah membusuk dan diperkirakan sudah meninggal tiga hari sebelum ditemukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.