Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puncak Mupuk Karya Agung Pura Dasar Buana Gelgel Akan di Gelar Bertepatan dengan Pemacekan Agung.

Bali Tribune / Persiapan menjelang Puncak Mupuk Karya di Pura Dasar Buana,Gelgel,Klungkung

balitribune.co.id | Klungkung - Bertepatan dengan Soma Kliwon Wuku Kuningan  Senin (24/2) bertepatan dengan Pemacekan Agung bakal digelar puncak Mupuk Karya Agung di Pura Dasar Buana Gelgel, Klungkung. Berbagai persiapan menjelang Puncak Karya ini digelar berragam persiapan terus dilakukan panitia setempat. Mulai dari kelengkapan banten, wewangunan hingga memasang pengangge di setiap palinggih. Persiapan di Pura Dasar Buana Gelgel sudah 90 persen. Hal itu ditegaskan oleh Bendesa Pekraman Gelgel Putu Gde Arimbawa Sabtu (22/2).

Lebih detil Arimbawa mengatakan seluruh krama baik laki-laki dan perempuan dari 20 banjar dari Desa Pekreman Gelgel  yang terdiri dari 3 Desa Dinas antara lain Desa Gelgel, Desa Kamasan dan Desa Tojan kompak ngaturang ayah untuk menyelesaikan segala persiapan di pura Dasar Buana Gelgel. Semua panitia dan unsur adat melancarkan proses persiapan menjelang puncak karya sehingga seluruh rangkaian tahapan kegiatan mupuk karya agung dapat terlaksana dengan baik.

"Puncak Mupuk Karya digelar Senin (24/2) melalui persembahyangan bersama sekitar pukul 10.00 wita," Ujar Jro Bendesa yang terpilih untuk masa jabatan kedua kalinyaini.

Sementara itu Penganter upacara Mupuk Karya Pura Dasar Buana, Gelgel, Dewa Ketut Soma, menyebutkan, selain persiapan karya, persiapan lain yang tidak kalah penting adalah mengkoordinasikan lintas seksi kepanitian, baik menyangkut parkir untuk undangan maupun pamedek, tempat mesandekan undangan, dan semua sarana pendukung lainnya. Ini perlu dipersiapkan lebih matang, mengingat umat yang akan datang sangat banyak dari seluruh Bali. 

"Semua panitia dan krama desa adat sudah siap dan bersinergi mensukseskan puncak mupuk karya. Kami juga sedang memastikan seluruh undangan agar dapat hadir di Pura Dasar Buana Gelgel," tegasnya. 

Ide naklingsir ( Pendeta-red) yang muput saat puncak Karya nanti Ida Pedanda gede jumpung, Ida Pedanda Wayan darma, Ida Pedanda istri Oka. Sulinggih yang muput di bale agung antara lain, Ida Pedanda gede Rai pidada sareng Ida Pedanda gede wana yoga. Sementara yang muput di Pura Pusering Jagat (Puseh red) Ida Pedanda gede Kediri sareng Ida dalem Surya Darma Sogata.

Lebih jauh disebutkan sehari sebelum puncak Mupuk Karya Agung, Minggu (23/2) digelar upacara nedunang Ida Batara. Setelah puncak karya, Ida Batara katur nyejer selama enam hari di Pura Dasar Buana, sekaligus dilakukan upacara bakti penganyar, sebelum karya masineb pada 2 Maret yang akan datang. 

Upakara Mupuk Karya ini digelar serangkaian Upakara besar Karya sebelumnya setelah setahun pelaksanaan Karya Agung Tawur Panca Wali Krama, Penyejeg Gumi lan Pedanan, Pengebek, Penegteg Jagat, Piodalan dan Mapeselang di Pura Dasar Buana, Desa Adat Gelgel menyempurnakan upacara itu dengan menggelar upacara Mupuk Karya Agung. Mupuk Karya Agung ini puncaknya akan digelar di Pura Dasar Buana, Desa Adat Gelgel, pada 24 Pebruari nanti. Dengan Mupuk Karya Agung ini diharapkan apapun kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan karya agung, dapat disempurnakan secara sekala dan niskala. 

"Kekurangan dan kelebihan itu pasti ada. Kami meyakini itu. Inilah yang perlu kita pupuk agar pepek," Terang pemerhati sastra dan tokoh  Hindu Klungkung ini diplomatis.

Dalam konteksnya sebagai upaya penyempurnaan, Dewa Soma memastikan tujuh tahapan utama dalam pelaksanaan upacara sebelumnya telah berjalan sesuai tahapan. Namun, dalam pelaksanaannya tentu diyakini ada lebih dan kurangnya. Sistemnya dengan melakukan penyempurnaan karya yang sudah berjalan pada upakara sebelumnya. Dewa Soma berharap seluruh rangkaian upacara ini bisa berjalan dengan lancar dan bermanfaat serta sesuai dengan tujuan utama upakara adalah untuk keselamatan umat manusia secara umum.

wartawan
I Ketut Sugiana

Gubernur Koster Sebut Pemerintah Wajib Fasilitasi Kebutuhan Sulinggih

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan keberadaan para Sulinggih merupakan bagian penting yang juga wajib mendapat perhatian dari pemerintah. Mengingat mereka memiliki tugas dan tanggung jawab  cukup berat di bidang ritual, dalam menjaga kedamaian dan keselamatan Bali secara niskala. 

Baca Selengkapnya icon click

Bangunan Bak Istana di Desa Penyaringan Viral di Media Sosial, Kuasa Hukum Datangi Satpol PP Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Pasca viralnya video sidak Satpol PP Kabupaten Jembrana ke salah satu bangunan megah di Desa Penyaringan Mendoyo, Jumat (20/2/2026) lalu, kuasa hukum pemilik bangunan mendatangi kantor Satpol PP Kabupaten Jembrana, Senin (23/2/2026) siang. Namun sayangnya tidak banyak informasi yang didapat dari kuasa hukum pemilik bangunan tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Kelancaran Kegiatan Adat, Astra Motor Bali Donasikan Plang Rambu dan Rompi di Desa Intaran

balitribune.co.id | Denpasar – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelancaran dan keamanan kegiatan adat di Bali, Astra Motor Bali bersama perwakilan dari Astra Motor Sesetan menyerahkan bantuan berupa 6 unit plang rambu tanda hati-hati dan 60 rompi pecalang Jagabaya dan juga pecalang Desa Adat Intaran, Sanur, Senin (23/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tindak Lanjutan Arahan Presiden, Bupati Bangli Hidupkan Lagi Tradisi Gotong Royong dan Jumat Bersih

balitribune.co.id | Bangli - Pemkab Bangli mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangli, untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI dan instruksi Gubernur Bali, Senin (23/2/2026). Rakor yang berlangsung  di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli itu, dihadiri langsung Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar.

Baca Selengkapnya icon click

133 Perbekel se-Tabanan Dikumpulkan, Inspektorat Tekankan Wajib Lapor LHKPN Sebelum 31 Maret 2026

balitribune.co.id | Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Inspektorat Daerah Kabupaten Tabanan menyelenggarakan Sosialisasi Gratifikasi dan Antikorupsi, Regulasi LHKPN dan Penggunaan Aplikasi e-LHKPN serta Pengelolaan Keuangan Desa kepada 133 Perbekel se-Kabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) bertempat di Warung K-Nol, Kawasan Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.