Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PUPAR Unud Rekomendasikan RATU BHASMA Untuk Percepatan Desa Wisata Babahan, Tabanan

Bali Tribune / PEMBANGUNAN DESA - Presentasi percepatan pembangunan Desa Wisata Babahan, Kabupaten Tabanan oleh PUPAR LPPM Unud.

balitribune.co.id | Tabanan  - Peneliti Pusat Unggulan Pariwisata Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PUPAR LPPM) Unud merekomendasikan RATU BHASMA untuk percepatan pembangunan Desa Wisata Babahan, Kabupaten Tabanan. RATU BHASMA merupakan akronim dari Rural Tourism Babahan Happiness Authentic Sustainable Main Area.

Hal itu terungkap dalam diskusi khusus penyusunan masterplan kepariwisataan Desa Babahan, di Warung Bamboo Banjar Utu, Desa Babahan, Sabtu (25/12). Diskusi yang dihadiri perwakilan tokoh masyarakat dan perangkat desa diadakan untuk menelaah laporan akhir Kajian Pengembangan Desa Wisata Babahan yang dikerjakan Tim Peneliti PUPAR LPPM Unud.

Agus Muriawan Putra, M.Par., selaku ketua tim kajian menjelaskan RATU BHASMA tercetus dari hasil diskusi panjang dan mendalam diantara anggota tim. “Ide ini mengkrital setelah mencermati berbagai potensi yang ada di Desa Babahan, mulai dari potensi alam maupun sejarah. Desa Babahan memiliki peradaban lama, terkait dengan nilai-nilai spiritual sehingga muncullah kata BHASMA yang dalam ritual Hindu merupakan kata lain dari bija atau benih suci yang mendapat anugrah Dewa Siwa,” tegas Dosen Fakultas Pariwisata Unud itu. 

Dalam pengembangan desa wisata RATU BHASMA, lanjut akademisi yang dikenal ulet mendampingi terbentuknya desa wisata,  berarti pengembangan pariwisata berbasis pertanian dan kearifan lokal yang dipegang teguh penduduk Desa Babahan.  

Sekretaris PUPAR Dr. Nyoman Ariana, STT.Par., M.Par., menambahkan RATU BHASMA menjadi tema pengembangan desa wisata yang bertetangga dengan Desa Jatiluwih itu karena potensi desa yang sangat unik. Selain memiliki pemandangan alam terasering sawah, ada air tiga air terjun, permandian air panas, wisata pertanian organik, hingga wisata tirta yakni main tubing di cristal water. “Setiap wisatawan yang datang sama halnya dengan masyarakat akan merasa bahagia karena bersentuhan langsung dengan alam. Alamnya juga masih asli terindikasi dengan warna air yang bening ketika diterpa sinar matahari terlihat berkilau seperti Kristal,” tutur akademisi yang segera dikukuhkan sebagai wakil dekan bidang kemahasiswan Fakultas Pariwisata Unud itu. Seraya menambahkan, kedamaian dan keaslian alam menjadi tematic khusus happiness dan authentic untuk keberlanjutan desa wisata babahan sehingga RATU BHASMA menjadi kawasan strategis untuk dikembangkan.

Sedangkan Kepala Desa Babahan I Made Sukapariana, S.E. menyambut baik ide pengembangan kawasan strategis RATU BHASMA. Kawasan tersebut, tutur dia, ada di wilayah Bangkiang Sidem, Banjar UTU Desa Babahan. Kawasan tersebut tersedia hamparan sawah yang luas, ada air terjun Besi Kalung, Pura Pajenengan yang dapat disulap sebagai kawasan RATU BHASMA. “Kami berterima kasih kepada Unud khususnya PUPAR yang telah bersedia mendampingi Desa Wisata Babahan mulai dari identifikasi potensi, menyusun masterplan serta pengembangan tata kelola nantinya,” ujar Sukapariana yang sudah menjabat Kades Babahan periode kedua.  

Sementara itu, Ketua BPD Babahan I Wayan Kartika menyatakan antusias mendukung pengembangan Desa Wisata Babahan setelah mengikuti paparan peneliti PUPAR. “Rencana ini sangat bagus dan mencengangkan. Kami yakin dapat terwujud segera, mohon dilanjutkan penyusunan masterplan di kawasan lain Desa Babahan mulai dari Banjar Balangan, Banjar Dadia hingga pusat Desa Babahan. Hal ini untuk mewujudkan Desa Wisata Babahan yang terintegrasi menyeluruh,” tegas Kartika.

Tokoh masyarakat Babahan dr. Bikin Suryawan yakin Desa Wisata Babahan dapat berkembang dengan cepat. Ada tiga faktor pendukung utama yakni daya tarik yang unik, kebijakan pemerintah desa, serta partisipasi masyarakat yang tinggi. “Segera buatkan aturan sebagai rambu-rambu investasi dan pengelolaan desa wisata secara tepat agar tidak menimbulkan konflik kepentingan nantinya,” usul tenaga kesehatan bertugas di RSUD Wangaya tersebut. Bikin Suryawan sendiri saat ini sedang merintis pembangunan villa untuk mendukung pengembangan desa wisata Babahan. Di samping itu, Bikin Suryawan sudah merelakan tanahnya untuk dibangun tempat parkir sebagai kontribusi dalam bentuk lainnya.

wartawan
ARW
Category

Pemedek Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi dan Aturan Ojek di Kawasan Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam rangka menjaga ketertiban serta meningkatkan kenyamanan pemedek yang akan menggunakan jasa ojek di Kawasan Suci Pura Agung Besakih, telah dilaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap operasional ojek Besakih.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Overdosis Miras di Acara Pernikahan, Dua Pria di Kintamani Tewas

balitribune.co.id | Bangli - Dua warga Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli, meninggal dunia diduga akibat mengonsumsi minuman keras dalam acara resepsi pernikahan di Banjar Kayu Selem, Desa Songan B pada Selasa (31/3/2026) lalu. Peristiwa memilukan ini mendapat atensi penuh jajaran Sat Reskrim Polres Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rutan Negara Overload, Kapasitas 71 Orang, Dipaksa Tampung 200 Penghuni

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini Rutan Kelas IIB Negara kapasitasnya overload. Bahkan jumlah penghuninya dua kali lipat kapasitas yang tersedia. Ditengah kondisi setiap blok yang sesak, potensi pelanggaran terus diantisipasi. Salah satunya dengan secara rutin menggelar penggeledahan hingga test urine.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gawat! Polisi Ungkap Peredaran Sabu 1 Kg di Buleleng, Pelaku Terancam Hukuman Mati

balitribune.co.id | Singaraja – Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar. Dua pria berinisial KM (35) dan DL (36) diamankan saat mengambil paket kiriman narkotika di wilayah Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Kemenpar Sebut Lebaran 2026 Terjadi Kenaikan Perjalanan Wisata

balitribune.co.id | Denpasar - Menurut Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia, Lebaran menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pariwisata sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dikutip di akun resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (kemenpar.ri), pengeluaran sektor wisata tembus Rp19,86 triliun pada libur Lebaran 2026 yang dapat mendongkrak perputaran ekonomi negara. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.