Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pura Luhur Pucak Paruman Belayu Disatroni Maling

Bali Tribune/ DISATRONI MALING - Pura Luhur Pucak Paruman Belayu, Tabanan disatroni maling.



balitribune.co.id | Tabanan - Pencurian di pura kembali terjadi di Tabanan. Kali ini, Pura Luhur Pucak Paruman, Banjar Adat Batanyuh, Desa Adat Belayu, Desa Batannyuh, Marga, Tabanan dibobol maling, Selasa (7/12/21) sekitar pukul 17.00 Wita. Peristiwa itu kemudian dilaporkan Kelihan Pemaksan Pura Luhur Pucak Paruman I Made Puja Laki (80).

Dari informasi yang dihimpun, Rabu (8/12/21), sebelum diketahui dibobol maling, Rabu pagi sekitar pukul pukul 09.00 Wita, Made Puja mempunyai tugas rutin mematikan lampu datang ke pura dengan maksud mematikan lampu. saat itu, dia mendapati dua pintu gudang penyimpanan yang terletak di pelataran jaba tengah terbuka paksa. Setelah di cek ke dalam gudang tidak ada barang yang hilang. Karena tidak ada barang yang hilang, dia kemudian mengabaikan hal tersebut dan saksi pulang ke rumahnya.

Kemudian sekitar pukul 17.00 Wita, datang saksi I Wayan Kasna (65), yang merupakan Penyarikan Pura Luhur Pucak Paruman yang mempunyai tugas rutin menghidupkan lampu datang ke pura untuk menghidupkan lampu. Saksi melihat keadaan dua pintu gudang terbuka. Dia kemudian mengecek ke jeroan (utama mandala) pura, dan mendapati alat pemukul gamelan yang seharusnya tersimpan dalam peti bersama dengan gamelan tercecer di lantai sembahyangan. Saksi mengecek ke dalam peti yang sejak awal tidak terkunci. Ternyata beberapa gamelan raib. Diantaranya delapan buah reong, dua buah ponggang, satu buah tawa tawa, satu buah klenang, 6,5 set cengceng.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagia membenarkan hal tersebut. Di duga, pelaku masuk ke dalam pura dan gamelan dalam peti yang terkunci yang terletak di Balai Sambiangan. Menurutnya, jajaran kepolisian telah mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, penyelidikan, hingga interogasi saksi. "Barang bukti yang kami amankan sisa gamelan 1,5 set ceng-ceng, beberapa panggul dan satu buah peti. Kerugian akibat pencurian ini mencapai Rp 40 juta," ujarnya.

wartawan
JIN
Category

BPBD Karangasem Catat 29 Kejadian Bencana

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem, mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan pohon tumbang di sejumlah titik. Di Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem, pohon berukuran besar tumbang dan menghantam bangunan serta mobil Pick Up milik salah satau warga setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Dishub Badung Uji Coba Rekayasa Lalin di Jalan Raya Taman dan Kayu Aya

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Raya Taman dan Jalan Kayu Aya, Rabu (25/2/2026).

Kepala Dishub Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, menegaskan uji coba ini merupakan pengembangan perubahan arus lalu lintas dari wilayah Kerobokan Kelod yang kini diperluas ke Seminyak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.