Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pura Tirta Sudamala Terapkan Protokol Kesehatan

Bali Tribune / SUHU TUBUH - Pemeriksaan suhu tubuh pemedek yang akan melukat di Tirta Sudamala, Banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Bangli, Minggu (5/7).

balitribune.co.id | BangliSebagai tempat melukat (membersihkan diri) Tirta Sudamala di Banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli cukup ramai didatangi pemedek, bertepatan dengan  Rahina Banyupinaruh, Minggu (5/7). Sementara Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan, ditengah pandemic Covid-19  pengelola menerapkan  protokol kesehatan bagi pemedek yang datang. 

Kelian Banjar Adat Sedit, Jro Mangku Nengah Armada mengatakan walaupun untuk objek wisata relegi belum dibuka namun bertepatan dengan Rahina Banyupinaruh, pemedek  yang tangkil  ke Pura Tirta Sudamala sangat ramai.  Pemedek yang tangkil  selain lokal Bangli juga datang dari luar daerah seperti Gianyar, Karangasem. "Memang suasananya tidak seramai Banyupinaruh sebelumnya, namun demikian mereka yang datang ada juga dari luar Bangli," ungkapnya. 

Mengantisipasi ramainya pemedek yang tangkil, pengelola wisata religi ini sudah melakukan berbagi persiapan. Menurut Jro Mangku Armada, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan, seperti menyiapkan tenaga untuk melakukan pemantauan dalam penerapan protokol kesehatan. Selain itu disiapkan pula sarana pendukung seperti hand sanitizer, masker."Kami sudah mempersiapakan fasilitas pendukung penerapan protokol kesehatan," sebutnya. 

Untuk penerapan protokol kesehatan, sebelum memasuki areal Pura Tirta Sudamala, pemedek dicek suhu tubuh. Selanjutnya diarahkan ke lokasi penglukatan. Para pemedek diatur jarak saat melukat maupun melakukan persembahyangan. "Jumlah dibatasi, satu kloter kisaran 20-25 orang, sehingga jarak pemedek dapat diatur," kata Jro Mangku Armada. 

Kata Jro Mangku Armada untuk obyek wisata relegi Pura Tirta Sudamala memang belum dibuka dimana pengelola mengikuti intruksi pemerintah. ”Selama masih belum dibuka secara resmi pemedek yang tangkil tidak dipungkut biaya. Jika sebelumnya dikenakan dana kebersihan. "Moment Banyupinaruh kami jadikan acuan menyongsong new normal, jika dalam pelaksanaan ada kekurangan tentu nantinya akan kami evaluasi,” sebut  Jro Mangku Armada.

wartawan
A.A. Samudra Dinata
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.