Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puri Kauhan Ubud Adakan Kompetisi Film Pendek dalam Memuliakan Air

Bali Tribune/Jumpa pers kompetisi film pendek "Purwa Carita Campuhan" yang diselenggarakan Puri Kauhan Ubud di Double Bee Cafe and Resto, Senin (29/8).
balitribune.co.id | Denpasar - Puri Kauhan Ubud berkolaborasi dengan Mini Kino menyelenggarakan kompetisi film pendek bertajuk "Purwa Carita Campuhan". Mengusung tema memuliakan air, kompetisi ini merupakan agenda Sastra Saraswati Sewana II tahun 2022.
 
Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers bertempat di Duoble Bee Cafe and Resto, Senin (29/8). Hadir sebagai narasumber yakni Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud, A A G Ngurah Ari Dwipayana, Perwakilan Dewan Juri, Garin Nugroho dan Wayan Suarmaja, serta perwakilan Mini Kino, I Made Suarbawa.
 
Sebelum penjelasan mengenai kompetisi tersebut, Ari Dwipayana memaparkan secara singkat Yayasan Puri Kauhan Ubud yang didirikan pada tahun 2017. Awalnya yayasan ini berfokus pada konservasi, manuskrip, dan warisan. Ia juga mengatakan selain berfokus pada konservasi, pihaknya juga melakukan kreasi untuk mendorong serta mengapresiasi masyarakat khususnya kaum muda untuk dapat menciptakan karya sastra. 
 
Ari Dwipayana menyampaikan, diadakannya kompetisi ini terinspirasi dari cerita rakyat Bali yang di dalamnya memuat pesan lingkungan dan pemuliaan air. Dimana bertujuan bukan hanya sebagai kompetisi, tapi juga mengedukasi perihal lingkungan serta pelatihan khususnya dalam pembuatan film pendek.
 
Sedangkan alasannya dari mengangkat tema mengenai air, dikarenakan air merupakan hal yang penting dalam sistem kepercayaan masyarakat Bali. Dalam upacara panca yadnya pun air menjadi simbol penting. 
 
"Pendekatan konservasi air ini menggunakan konsep "Nyegara Gunung". Berarti tidak hanya menjaga air di hulu, namun juga di hilir dan tengah yaitu "campuhan". Menjaga siklus hidrologi, dimana air dari gunung mengalir ke sungai lalu ke laut," ujarnya.
 
Dari pelaksanaan Purwa Carita Campuhan ini, kata Ari bermaksud ingin menggali peninggalan-peninggalan masa lalu yang mungkin saja terabaikan. Selain itu, juga sebagai langkah identifikasi cerita-cerita rakyat, sebab kepercayaan yang muncul dalam masyarakat Bali berawal dari cerita yang berkembang sebagai mitos.
 
Adapun yang akan menjadi juri dalam kompetisi ini diantaranya, Cokorda Kertiyasa (Cok Ibah), Anak Agung Gede Ariawan, Robi "Navicula", Happy Salma, serta Koordinator penyuluh Basa Bali, Wayan Suarmajaya.
 
Pada tahun 2021, lanjut Ari Dwipayana gelaran Sastra Saraswati Sewana menghasilkan penciptaan baru bertema Pamarisuda Gering Agung. Mengundang respon yang luar biasa, dengan munculnya karya-karya tradisional baru, seperti cerpen, geguritan, kakawin, satua, serta puisi berbahasa Bali, yang diciptakan bertepatan dengan situasi pandemi.
 
Berlanjut di tahun 2022, Ia melihat semakin banyak anak muda Bali yang ingin menunjukan karya sastranya. Maka dari itu, diikuti program "milenial nyastra", gelaran ini diharapkan menjadi kesempatan mewadahi potensi serta kreatifitas anak muda dalam penciptaan karya sastra Bali.
 
"Agar anak muda Bali itu punya kemauan belajar dari temannya yang bergerak di bidang sastra dan membuka pandangan anak muda, bahwa dunia sastra bukan suatu hal yang menyulitkan, bahkan mampu "menghidupi" mereka," katanya.
 
Selain itu, Yayasan Puri Kauhan Ubud juga menggunakan pendekatan Seni dan Budaya. Hal itu dipilih karena kehidupan masyarakat Bali terikat dengan aspek budaya. Dengan begitu, terbentuk kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga dan menghargai budaya Bali.
 
Ari Dwipayana yang juga Koordinator Staff Khusus Presiden itu menjelaskan, jika tahun ini Sastra Saraswati Sewana tidak hanya menampilkan karya sastra atau cerita rakyat melalui seni tari, tapi juga melalui cara seperti pembuatan film pendek dan video.
 
"Saya memandang, sastra bukanlah pemenuhan kepuasan terhadap pembaca semata, melainkan diperlihatkan dalam 'laku' atau tindakan. Maka dari itu, tahun ini Puri Kauhan Ubud mengangkat tema Toya Uriping Bhuwana, Usadhaning Sangaskara, yang mengarah ke 'laku' terhadap pemuliaan air," ucapnya. 
wartawan
DEB/DIR
Category

Tambah Tenaga Medis, RS Singasana Buka Lowongan untuk Dokter Umum

balitribune.co.id I Tabanan – Rumah Sakit (RS) Singasana Tabanan sedang membuka lowongan untuk tambahan dokter umum guna mengoptimalkan pelayanan di poliklinik serta layanan medis lainnya.

Rencana penambahan tenaga medis ini dilakukan sebagai upaya rumah sakit dalam memperkuat operasional harian bagi masyarakat, meskipun saat ini sudah memiliki belasan dokter tetap.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Bersama DPRD Badung Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, mengesahkan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung 2025, pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung, bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Selasa, (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.