Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puskesmas Klungkung I Wakili Bali di Tingkat Nasional

inovasi
PENILAIAN - Puskesmas Klungkung I mewakili Bali di tingkat nasional, penilaiannya dilaksanakan, Selasa (22/5).

BALI TRIBUNE -  Untuk kesekian kalinya, Bali mendapatkan nominasi dalam lomba pelayanan KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) untuk regional I. Kali ini, Puskesmas Klungkung I yang mewakili Bali di tingkat nasional,  yang penilaiannya dilaksanakan Selasa (22/5). Bali berpeluang untuk mempertahankan gelar juara I untuk ketiga kalinya, setelah pada tahun 2014, Puskesmas IV Denpasar Selatan dan tahun 2017, UPT. Kesmas Sukawati I memborong juara I untuk lomba tersebut.

Tim Verifikasi Pusat diterima oleh PJS Bupati Klungkung I Wayan Sugiada, S.H., M.H., didampingi oleh kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Catur Sentana dan Kepala Dinas PMDP2KB Kabupaten Klungkung, I Wayan Suteja, AP.M.Si. Hadir pula Camat Klungkung dan segenap instasi terkait di Kabupaten Klungkung.

UPT. Puskesmas Klungkung I sepertinya layak untuk masuk nominasi karena dalam pemaparan yang disampaikan oleh Kepala UPT Puskesmas Klungkung I, drg. Ida Bagus Putra Dwipayana di hadapan tim penilai yang dipimpin oleh Direktur Bina Kesertaan KB Jalur Pemerintah BKKBN RI, Komari, S.H., M.H, bahwa UPT Puskesmas Klungkung I menyabet sejumlah prestasi tingkat provinsi Bali. Selain itu, sejumlah inovasi yang dilakukan oleh pihak Puskesmas sehingga membuat masyarakat mulai memahami untuk memilih MKJP. 

PJS Bupati Klungkung I Wayan Sugiada, S.H., M.H., sangat berbangga atas prestasi yang di raih oleh UPT Puskesmas Klungkung I dan berpesan untuk terus meningkatkan program KB, khususnya di Klungkung. "Puskesmas merupakan ujung tombak dalam pelayanan KB, sehingga kami berharap puskesmas terus dapat memberikan informasi dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat menjadi paham akan pentingnya pelaksanaan KB. Dan selain itu, yang menjadi harapan kita bersama, semoga Puskesmas Klungkung I menjadi yang terbaik di tingkat nasional sehingga bisa menjadi teladan bagi puskesmas lainnya untuk menjadi lebih baik. " ujarnya.

Tim Verifikasi tingkat nasional yang dipimpin Komari S.H., M.H., menyampaikan lomba ini dilaksanakan karena dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pelayanan KB MKJP yang dilakukan oleh fasilitas pelayanan KB yang bersumber dari Puskesmas. “Untuk itu diperlukan suatu upaya untuk memotivasi Puskesmas agar terus meningkatkan pelayanan KB MKJP di wilayahnya, salah satunya dengan pelaksanaan lomba ini,” ujarnya.

Komari menyampaikan setidaknya ada 4 indikator yang menjadi point penilaian dalam lomba ini, antara lain ketersediaan sarana dan prasarana, Instrumen dan manajemen puskesmas, ketersediaan dan kualitas Sumber Daya Manusia Puskesmas serta yang paling utama adalah jumlah Pelayanan KB MKJP-nya. “Setelah melalui proses penilaian yang ketat, akhirnya Puskesmas Klungkung I masuk nominasi menjadi 3 besar di tingkat nasional, bersama 2 Provinsi lainnya, yaitu NTB dan Jawa Tengah,” tambah Komari. 

wartawan
redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.