Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Putri Bali Gulung Juara Bertahan

olahraga
DIKAWAL KETAT - Pebasket Bali Regita yang juga sebagai play maker (tengah) dikawal ketat dua pemain Kaltim dalam duel yang dimenangkan Bali, kemarin.

Bandung, Bali Tribune

Tim basket putri Bali mengawali langkahnya di kancah Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Grup A dengan gemilang, setelah Pratitta Cita Dewi dkk menggulung juara bertahan, Kalimantan Timur (Kaltim) dengan skor meyakinkan 59-35, di GOR C-Tra Arena, Bandung, Senin (19/9).

Kemenangan laga perdana ini sesuai target kubu Bali, apalagi kekuatan Kaltim saat ini tidak seperkasa ketika mereka menjuarai PON XVIII, empat tahun silam di Riau. ‘‘Ini langkah awal yang sangat baik dan berarti bagi Bali, semoga kemenangan ini menjadi motivasi anak-anak untuk menghadapi dua laga sisa di Grup A,’’ kata Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali, IGN Oka Darmawan yang ikut mendampingi skuat putri Bali pada laga kemarin.

Dominasi Bali memang sudah tampak sejak quarter I dimulai. Bali yang menurunkan starter Eka, Ayu, Aoijs, Regita (play maker) dan kapten tim, Prattita Citta Dewi langsung menggebrak dengan keunggulan 10-0 dalam kurun waktu lima menit. Kaltim dengan skuat utamanya seperti Yusmanari, Peni Apriani (kapten), Dahlia, Dasyinta dengan play makernya Marganita, baru bisa mendapat poin pertama di menit 6, sebelum quarter I itu ditutup anak-anak Bali dengan keunggulan 17-6.

Anak-anak asuhan Pelatih, Risdianto Roeslan ini makin tak terbendung di quarter II, dimana play maker Nirmala mulai dimainkan menggantikan posisi Regita. Sayang Nirmala yang baru pulih dari cedera ringan, belum bisa tampil maksimal, tapi Kadek Irma, Olivia dan Tricia tampil lumayan baik sehingga bisa menjaga keunggulan 33-17 hingga akhir quarter kedua.

Kaltim mencoba bangkit pada quarter III. Tim besutan Fredy Marcos Gorey ini tampil beda dengan mencoba memberikan presur tinggi lawan, sehingga sukses menambah 10 poin. Sebaliknya Prattita dkk., yang unggul kualitas sedikit lengah, sehingga hanya bisa menambah 12 poin. Tapi tambahan 12 poin itu cukup mendongkrak Bali pada quarter tiga dengan keunggulan 45-27.

Belajar dari kelengahan itu, Bali kembali tampil trengginas pada quarter terakhir (IV). Meski pada tiga menit akhir, Risdianto Roeslan mencoba menurunkan pemain pelapis seperti Madjid dan Dian, Bali akhirnya mengakhiri perlawanan Kaltim dengan skor 59-35 atau dengan keunggulan 12 bola. ‘‘Kami akui anak-anak lengah pada quarter III. Ini masalah mental karena mungkin merasa unggul jauh. Tentunya ini menjadi bahan evaluasi saya sebagai pelatih, sehingga hal demikian tak terulang lagi pada laga berikutnya,’’ tegas Risdianto Roeslan.

Selasa (20/9) pagi ini pukul 08.00 di tempat yang sama, tim putri Bali akan ditantang Papua Barat. Menghadapi Papua Barat, Risdianto Roeslan tetap optimis apalagi lawannya itu pernah dikalahkan pada laga uji coba, bahkan dengan skor cukup telak. ‘‘Bukan bermaksud sesumbar, tapi kami optimis anak-anak bisa mengatasi Papua Barat,’’ tegas mantan pelatih Jatim itu.

Di tempat terpisah, Pelatih Kaltim Fredy Marcos Gorey mengakui kekalahan timnya dengan lapang dada. ‘‘Anak-anak kami sudah tampil maksimal. Tetapi jujur saja, saya sudah memprediksi kekalahan ini karena Bali memang salah satu tim kuat di grup ini selain DKI Jakarta,’’ kata Fredy. ‘‘Kekalahan ini bukan akhir segalanya buat kami, anak-anak masih punya peluang lolos ke delapan besar, setidaknya keluar dari jalur peringkat tiga terbaik,’’ pungkasnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Rem Blong di Pecatu, Truk Kontainer Tabrak Molen, Satu Sopir Tewas Tergencet

balitribune.co.id | Kuta - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Padang Padang-Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa malam (27/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak truk molen, menyebabkan sopir truk kontainer tewas di lokasi kejadian. Evakuasi para korban pun berlangsung dramatis. Pasalnya, kedua sopir tergencet kendaraannya masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.