Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PWI Bali Dorong Pemprov Bentuk “Crisis Center”

Bali Tribune/ IGMB Dwikora Putra
Balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali, IGM Dwikora Putra mendorong Pemerintah Provinsi Bali sesegera mungkin membentuk Crisis Center atau pusat informasi terpadu terkait dengan informasi seputar wabah virus corona yang tengah menjadi sorotan global. Kehadiran pusat informasi terpadu dimaksudkan agar informasi yang keluar masuk hanya melalui satu pintu.
 
“Jadi menurut hemat saya tidak semua orang bisa memberikan keterangan, tapi cukup satu pintu informasi,” sebut Dwikora yang dihubungi melalui selulernya, Kamis (5/3) di Denpasar.
 
Lantas ia menyontohkan, Provinsi Jawa Barat, begitu ada isu tentang corona langsung membentuk pusat informasi terpadu yang melibatkan para stakeholder terkait.
 
Dwikora berpendapat, dari sisi pers mestinya lebih bijak dalam menyajikan pemberitaan, boleh saja berpegang pada data tapi alangkah baiknya jika lebih mengedepankan unsur edukatif, bukan hanya mengejar berita semata yang berujung kepanikan pada masyarakat.
 
"Fungsi pers selain memberitakan, tapi sisi edukatif sebaiknya lebih dikedepankan ketimbang hanya menelusuri suspect corona," katanya sembari menjelaskan edukatif yang dimaksud bisa saja bentuknya imbauan seperti pola hidup sehat dan sebagainya.
 
Dia mengatakan, pers juga dianggap perlu mengambil inisiatif-inisiatif agar masyarakat kita tidak sampai terjebak dalam berita yang simpang siur, yang berakibat kepanikan masyarakat.
 
"Mestinya kita mempertimbangkan dahulu, apakah berita itu layak ditayangkan atau justru akan menimbulkan keresahan, atau sebaiknya diredam," tuturnya.
 
Ia juga mengakui, simpang siurnya pemberitaan akan berdampak pada sektor pariwisata yang notabene penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bali.
 
"Teman-teman pers  harus menyadari bahwa kita hidup di Bali yang mengandalkan pariwisata, kalau Bali terpuruk lantas bagaimana kita. Jadi, baik pemerintah ataupun pers mesti memiliki sikap yang sama dalam menghadapi wabah virus corona," sebutnya.
 
Dwikora dengan terus terang tidak menginginkan timbul persepsi dalam masyarakat, ternyata teror media lebih ganas dari corona itu sendiri akibat pemberitaan yang kurang tepat tadi.
 
"Sebelum ada konfirmasi yang tepat dari pihak berwenang, jangan lantas memvonis seseorang positif corona. Mungkin saja yang bersangkutan memiliki gejala serupa dengan corona, tapi kan harus menunggu hasil lab terlebih dahulu," ucapnya.
 
Ia menyarankan gunakanlah kalimat-kalimat seperti diduga, suspect dengan tidak serta merta langsung memvonis bahwa seseorang terjangkit corona.
 
"Terkadang teman-teman lalai, baru masuk rumah sakit, langsung divonis corona," katanya mengingatkan hati-hati dalam membuat pemberitaan. Boleh saja pers mengoreksi penanganan corona atau memberikan masukan-masukan pada pemerintah, tapi jangan sampai pers yang justru mem-blow up kasus itu.
wartawan
Bernard MB
Category

Polsek Nusa Penida Evakuasi Kerangka Manusia Tidak Utuh di Pantai Lembongan

balitribune.co.id I Semarapura - Kecepatan dan kesiapsiagaan kembali ditunjukkan Tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida saat menerima laporan penemuan diduga kerangka manusia yang sudah tidak utuh terdampar di pesisir pantai depan Rumah Marta, Ceningan, Desa Lembongan, Selasa (24/2/2026). Tanpa menunggu lama, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan sesuai prosedur, memastikan situasi tetap aman serta terkendali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Bali Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal

balitribune.co.id I Denpasar - Bali sebagai destinasi wisata dunia harus dijaga ketat karena berkontribusi besar bagi devisa pariwisata nasional dan ekonomi Bali. Hal itu yang mendorong Gubernur Bali bersama Kepolisian Daerah (Polda) Bali Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) menangani kasus wisatawan mancanegara (wisman) nakal, narkoba dan judi online di Bali. 

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

23 Yowana Denpasar Beradu Inovasi di Lomba Penjor Kreasi

balitribune.co.id I Denpasar - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar sekaligus Kasanga Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari empat kecamatan se-Kota Denpasar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.