PWI Bali Gandeng PT Pegadaian Gelar UKW Angkatan VIII | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 16 Oktober 2021
Diposting : 28 May 2021 21:17
ANA - Bali Tribune
Bali Tribune / Kegiatan UKW angkatan VIII yang diselenggarakan PWI Bali bekerjasama dengan PT Pegadaian (Persero). Nampak peserta dan penguji foto bersama disela-sela kegiatan, Jumat (28/5).
balitribune.co.id | Denpasar - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali  bersinergi dengan PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) VIII yang dibuka resmi, Jumat (28/5/2021), bertempat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia  Provinsi Bali.
 
UKW yang diselenggarakan selama 2 hari ini diikuti sebanyak 19 peserta yang terdiri dari 12 peserta muda, 3 peserta madya dan 4 peserta utama. 
 
Ketua PWI Provinsi Bali IGMB Dwikora Putra mengatakan, UKW  Angkatan VIII ini mengusung tema “Wartawan Kompeten, Pers Keren”. Tema tersebut diusung menurut Dwikora tidak lain untuk menghasilkan wartawan yang berkompeten sehingga memiliki kompetensi untuk mengetahui, menguasai kaidah-kaidah jurnalistik  sesuai bidangnya agar menghasilkan karya jurnalistik yang bermutu. 
 
Lebih lanjut dijelaskannya, keren yang dimaksud merupakan wartawan yang tidak hanya berkompeten, tetapi wartawan yang tampak  tangkas tentunya karena menguasai bidangnya dalam karya jurnalistik.
 
“Artinya mereka profesional di bidangnya memiliki kompetensi yang sesuai dengan yang diperlukan sebagai seorang wartawan. Utamanya dapat menghasilkan karya jurnalistik yang baik dan bagus serta kualitasnya sudah memadai,” jelasnya.
 
Sementara itu,  UKW  VIII PWI Provinsi Bali yang bersinergi dengan PT Pegadaian VII Denpasar, diharapkan dapat mewujudkan wartawan yang mampu bersaing di zaman teknologi terutama di masa pandemi. Sehingga akan memiliki wartawan dengan SDM yang  berkualitas unggul.
 
Sementara Direktur UKW PWI Pusat Prof. Dr. Rajab Ritonga mengungkapkan, UKW menjadi kegiatan yang sangat penting bagi profesi wartawan untuk membuktikan profesionalitas dan kualitas profesi sebagai wartawan.
 
“Selama dua hari ke depan peserta akan diberikan rangkaian tes, apakah mereka ini betul-betul menjalani profesinya sebagai wartawan yang berkompeten,” sebutnya, seraya menambahkan, dari 120 ribu wartawan yang ada di Indonesia, anggota PWI sendiri baru sekitar 13 ribu yang menyandang status kompeten. 
 
“Banyak memang  jumlah wartawan di Indonesia tapi wartawan yang dikatakan berkompeten rupanya belum mencapai 10 persen,” katanya.
 
Deputy Bisnis Area Denpasar 1, PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, I Ketut Winata, menuturkan bahwa pemahaman nasabah masyarakat di Bali terkait dengan informasi peminjaman, koperasi ataupun investasi masih kurang. Sehingga masyarakat banyak yang menerima informasi akan investasi-investasi yang menggiurkan alias bodong.
 
“Banyak masyarakat kita ini hampir  tidak menerima informasi yang baik. Jadi sekarang kami berharap masyarakat kita tidak terjaring dengan pinjaman online yang tidak terdaftar serta meresahkan. Bagaimanapun semua informasi yang diterima masyarakat harus benar, karena banyak dari kita susah membedakan informasi benar atau tidak,” tambahnya. 
 
Dengan adanya UKW ini pihaknya berharap dapat menghasilkan wartawan yang berkompeten dan profesional terutama dalam menyaring memberi informasi-informasi agar tidak merugikan masyarakat, terlebih di masa pandemi ini, sambungnya.
 
Rangkaian pembukaan kegiatan UKW ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar dan London School Public Relation (LSPR) Bali, yang dihadiri antara lain, perwakilan PT Indonesia Power, Kabag Humas Pemkot Denpasar, Sekretaris Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali,  perwakilan  BPD Bali, Ketua Dewan Kehormatan PWI Bali, PT UID PLN Bali serta undangan lainnya.