Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rahina Tumpek Uye, Pemkab Buleleng Lepasliarkan Ribuan Burung dan Ikan

Bali Tribune / MELEPASLIARKAN - Satwa burung dilepasliarkan di kawasan Danau Tamblingan Desa Wanagiri, Buleleng, serangkaian merayakan Hari Raya Tumpek Uye atau Tumpek Kandang.
balitribune.co.id | Singaraja - Sesuai arahan Pemprov Bali terkait pelaksanaan Hari Raya Tumpek Uye atau yang sering disebut Tumpek Kandang, dilakukan pelepasliaran binatang atau hewan seperti burung, ikan dan tukik secara serentak di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. 
Untuk kegiatan itu, Pemkab Buleleng secara serentak menyelenggarakan pelepasan burung dan ikan, Sabtu (29/1). Acara tersebut dipusatkan di Danau Tamblingan, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
 
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana didampingi oleh Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra serta Sekda Buleleng, Gede Suyasa memimpin upacara melepasliarkan burung dan ribuan ikan. Hadir dalam acara tersebut, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Buleleng dan jajaran perangkat daerah di lingkup Pemkab Buleleng.
 
Sebelum pelepasliaran burung dan ikan, terlebih dahulu dilakukan persembahyangan bersama di pelataran Pura Ulun Danu Tamblingan. Selain pelepasliaran burung berjumlah 6.827 ekor, jajaran Pemkab Buleleng terdiri dari perangkat daerah, Desa/Kelurahan, dan satuan pendidikan juga ikut melaksanakan pelepasliaran benih ikan sebanyak 167.267 ekor dan pelepasan 6.497 ekor tukik pada sejumlah titik pantai di Kabupaten Buleleng. 
 
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas karunia Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang diberikan dalam wujud hewan. "Sebagai umat yang beragama, sewajibnya turut andil dalam pelestariannya," ujar Bupati Suradnyana.
 
Melalui upacara tersebut, Agus Suradnyana berharap, semua pihak turut berkontribusi dalam pemulihan ekosistem dengan bertambahnya populasi spesies hewan yang kali ini dilepasliarkan.
 
"Kami melakukan upaya pelestarian alam melalui upacara agama yang disebut Danu Kerthi yang bagian dari Sad Kerthi. Pelepasan hewan ke alam bebas ini, untuk menjaga ekosistem demi keseimbangan alam Bali," pungkas Bupati Suradnyana.
wartawan
CHA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beli Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.