Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rai Mantra dan Jaya Negara Ucapkan Selamat Hari Suci Nyepi Caka 1941

Bali Tribune/ Walikota Denpasar, IB Dharmawijaya Mantra, bersama Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara

Bali Tribune, Denpasar - Pergantian Tahun yakni Tahun Baru Caka bagi umat Hindu ditandai dengan bulan gelap atau Tilem pada Sasih Kesanga. Tahun Baru Caka 1941 Tahun ini jatuh pada tanggal 7 Maret 2019 yang disambut dengan rangkaian upacara Melasti, Tawur, Nyepi dan Ngembak Geni. Prosesi Melasti atau “Melis” dirangkaikan dengan upacara penyucian Pratima ke laut, danau atau sungai. Hal ini memiliki makna meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa-Tuhan Yang Maha Esa yang merupakan implementasi mengikuti ajaran dharma. Setelah Melasti Umat Hindu melaksanakan upacara Tawur yang juga dikenal sebagai Tawur Kesanga atau Tawur Agung yang bermakna mensucikan Palemahan Keluarga, Banjar, Desa Pekraman, seluruh wilayah. Pada malam harinya merupakan akhir dari Tahun Caka 1941 yang masih dalam agenda Tawur Kesanga yang digelar dengan gelaran budaya Ogoh-ogoh. Sedangkan besoknya merupakan pelaksanaan hari suci Nyepi (sipeng) mengawali Tahun caka 1941 dilaksanakan Catur Brata Penyepian yakni, Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan yang semuanya bermakna hening. Pelaksanaan Catur Berata Penyepian ini diakhiri esok harinya dengan Ngembak Geni yang bermakna penyucian lingkungan sosial melalui Dharma Shanti. Beranjak dari makna Hari Suci Nyepi, Walikota Denpasar IB. Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, Senin (3/3) mengajak segenap umat Hindu dan masyarakat Kota Denpasar untuk melaksanakan seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi sebagai suatu Yadnya Suci meningkatkan sradha bhakti dalam melaksanakan Dharma Agama dan Dharma Negara. Dalam pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi ini Walikota Rai Mantra menghimbau segenap komponen masyarakat untuk memanfaatkan momen ini sebagai kesempatan untuk saling menghormati, mengembangkan rasa toleransi berdasarkan konsep Catur Paramitha dan Tri Hita Karana hidup berdampingan menghormati keragaman budaya. “Selamat melaksanakan rangkaian upacara Hari Suci Nyepi serta selamat Tahun Baru Caka 1941 kepada segenap umat Hindu dan masyarakat yang melaksanakannya. Semoga kita selalu dapat melakukan seradha bakti sesuai dengan swadarma kita masing-masing untuk mewujudkan Denpasar kreatif berwawasan budaya dalam keseimbangan menuju keharmonisan,” ujar Rai Mantra dan Jaya Negara.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Menarik Wisatawan Berkunjung ke Ubud, Pelaku Pariwisata Hadirkan Konsep Spa Tradisional Dipadukan dengan Teknologi

balitribune.co.id I Gianyar - Salah satu akomodasi wisata di Ubud Kabupaten Gianyar menghadirkan inovasi baru agar wisatawan semakin tertarik berkunjung ke Pulau Dewata. Ditengah ketatnya persaingan global di sektor pariwisata, pelaku pariwisata di Bali dituntut semakin kreatif menghadirkan produk-produk wisata yang menarik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Tinjau Progres Mesin Pengolah Sampah di TOSS Center Kusamba

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria meninjau Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center yang berlokasi di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Minggu (7/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres perakitan mesin pengolah sampah yang didatangkan dari Australia sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan sampah di Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Turunkan 1.250 Seniman, Ikuti Seluruh Parade PKB 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung memastikan ambil bagian dalam seluruh agenda parade dan perlombaan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Sebanyak 1.250 seniman dan tim pendukung disiapkan untuk mewakili Badung dalam berbagai kategori yang digelar selama rangkaian PKB tahun ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Vihara Empu Astapaka Jembrana, 50 Tahun Menjaga Toleransi dan Kerukunan

balitribune.co.id I Negara - Vihara Empu Astapaka pada Minggu (7/6/2026) telah berusia 50 tahun. Tempat ibadah yang ada di ujung barat pulau Bali ini dinilai telah menjadi pilar penting terjaganya kerukunan umat beragama di Jembrana. Keberadaannya menunjukkan kematangan, keteguhan, dan keberlanjutan dalam melayani umat serta masyarakat

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Bersaudari Eksistensikan Balinese Fire Dance

balitribune.co.id I Gianyar - Kreativitas anak muda Bali kembali melahirkan inovasi di bidang seni pertunjukan. Tiga bersaudari asal Gianyar berhasil mengembangkan Balinese Fire Dance, sebuah pertunjukan yang memadukan keindahan tari tradisional Bali dengan atraksi api tanpa meninggalkan pakem budaya yang diwariskan leluhur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.