Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rai Wirajaya Kendalikan Inflasi Daerah Melalui Cluster Binaan BI

Bali Tribune / Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya (kanan) dan Direktur KPw BI Bali, Rizki Ernadi Wimanda.

balitribune.co.id | AmlapuraKarangasem. Kurangnya pasokan cabai bisa jadi pemicu inflasi daerah untuk itu diperlukan langkah-langkah strategis dalam pengendalian inflasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Bali yang diharapkan dapat mengendalikan harga-harga di tingkat pasar. Hal itu dikatakan Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya usai menghadiri panen bersama Klaster Cabai  Kelompok Tani Ternak (KTT) Merta Buana, Banjar Dinas Gunaksa, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem yang merupakan binaan KPw BI Bali, Jumat (12/6), bersama Rizki Ernadi Wimanda (Direktur KPw BI  Bali); I Gusti Ayu Mas Sumatri (Bupati Karangasem); Sapto Widyatmiko (Deputi Direktur KPw BI Bali); Leo Ediwijaya (Asisten Direktur KPw BI Bali);  I Made Rai Subawa  (Manajer Unit FPPU KPw BI Bali).

“Fungsi Bank Indonesia bukan hanya menjaga stabilitas moneter tapi juga pengendalian inflasi daerah,” tandasnya. 

Dia menyampaikan, sebagai respon terhadap resiko dan tantangan terhadap pengendalian inflasi Bali di 2020, pemerintah melalui TPID musti terus melanjutkan upaya pengendalian harga, baik melalui forum koordinasi maupun melalui titik lanjut nyata bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di tingkat provinsi, kabupaten ataupun kota.

“Pasokan yang relatif kurang, baik karena hasil tanam atau distribusi yang kurang lancar serta fluktuasinya harga bisa berakibat inflasi daerah,” sebut Rai Wirajaya.

Lantaran itulah ia juga berpesan kepada kelompok tani binaan Bank Indonesia untuk betul-betul memahami serta bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan BI Bali dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai di masyarakat. 

“Kita sangat mengapresiasi langkah BI dalam pengendalian inflasi daerah selama ini melalui program strategis Bank Indonesia,” tutur politisi PDI Perjuangan ini.

Rai Wirajaya juga berpesan baik kepada petani ataupun Bank Indonesia untuk melaksanakan program secara berkelanjutan, bukan hanya memberikan bantuan lantas ditinggalkan begitu saja, perlu adanya pendampingan dari hulu hingga hilir. 

“Pendampingan itu perlu, baik  berupa bimbingan teknis ataupun bantuan lainnya agar petani bisa betul-betul merasakan hasilnya  jangan setengah-setengah,” tukasnya, sembari mengingatkan petanipun harus bisa mempertanggungjawabkan apa yang telah digelontorkan Bank Indonesia. 

Dalam kesempatan ini, Rai Wirajaya yang menyaksikan  hilirisasi petani cabai yang berhasil memproduksi cabai olahan dalam kemasan, mendorong hilirisasi produk pertanian melalui inovasi teknologi digital 4.0 pertanian ke seluruh klaster pertanian UMKM binaan BI Bali dengan mengkhususkan digitalisasi dalam produksi/budidaya serta pemasaran hasil produksi yang didukung oleh pemerintah dalam rangka mendukung perbaikan dan kemandirian produk nasional.  

“Semoga panen cabai kali ini akan terus mendorong semangat petani anggota KTT Merta Buana dan Kelompok Wanita Tani  (KWT) Pala Werdi Lestari untuk terus meningkatkan produksi dan pemasaran,  serta bisa menjadi petani mandiri,” pungkasnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.