Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Raih Emas PON, Panjat Tebing Putri Masih Berat

Bali Tribune/ Suhardi Eka Prasetya
balitribune.co.id | Denpasar - Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali memprediksi target meraih medali emas di sektor putri di PON XX/2020 Papua mendatang sangat berat. Tapi hal itu bukan mustahil dicapai meski persaingan sangat ketat.
 
“Pra-PON saja belum digelar dan baru akan dilaksanakan di Surabaya, Agustus mendatang. Pra-PON itulah nantinya jadi acuan bagi kita seberapa besar potensi medali emas itu di sektor putri,” ujar Penasihat FPTI Bali, Suhardi Eka Prasetya, Jumat (3/5).
 
Menurut Suhardi, beratnya di putri karena adanya satu rival berat dari NTB, Nurul Ikomah di Pra-PON nanti. Namun semua itu tak menutup kemungkinan, jika atlet panjat tebing putri andalan Bali, Nadya Putri Virgita bisa mencuri emas.
 
“Kalau Pra-PON saya tidak bicara banyak, karena intinya para atlet panjat tebing putra dan putri andalan Bali pastinya lolos ke PON Papua. Nah kan puncaknya prestasi di PON, di situlah kami mulai memprediksi. Tapi pastinya juga melihat hasil Pra-PON,” ungkap Suhardi.
 
Disebutkannya, sejatinya Nurul Ikomah yang merupakan rival berat Nadya karena postur tubuhnya tinggi. Sehingga ketika memanjat di trek kecepatannya dilakukan dengan cara biasa karena tinggi, sedangkan Nadya masih harus loncat dari batu ke batu lainnya.
 
“Itu saja kelebihan Nurul Ikomah dibanding Nadya. Tapi semuanya juga tergantung dari treknya nanti. Jika treknya ketinggiannya tak begitu tinggi, maka Nadya akan bisa mengatasi Nurul Ikomah. Makanya semoga nantinya trek di PON Papua pendek-pendek,” ujarnya.
 
Pertimbangannya juga, kata Suhardi, Nadya sebenarnya hanya kalah di nomor speed saja, lantaran Nadya spesialisnya di boulder dan lead. Kalau di dua nomor itu, Nadya bisa mengalahkan Nurul sedikit.
 
“Kalau di putra, dua andalan kami Temi Teli Lasa dan Rivaldi Ode Rijaya saya rasa kalau 2 emas saja masih bisa diraih di PON Papua. Baik itu di nomor perorangan, tim beregu atau di nomor triathlon. Kalau pesaingnya hanya dua pemanjat tebing dari Jawa Timur (Jatim) yakni fatkurozi dan Rindy,” pungkas Suhardi.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.