Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rangkaian HUT Kota Negara Ke-123 Resmi Ditutup

Bupati Artha bersama Wabup Kembang saat menyerahkan hadiah dan pengharagaan kepada sejumlah pemenang lomba serangkaian HUT Kota Negar ke-123.

BALI TRIBUNE -  Seluruh rangkaian kegiatan memperingati HUT Kota Negara ke-123 berakhir Sabtu (1/9) malam resmi selesai setelah ditutupnya Perayaan HUT Kota Negara ke-123  di Gedung Kesenian Bung Karno, Jembrana.  Penutupan secara resmi dilakukan Bupati Jembrana, I Putu Artha dan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pejabat Kepala OPD Kabupaten Jembrana dan para tamu undangan lainnya.  Dalam Penutupan HUT Kota Negara kali ini juga dilaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba serangkaian Peringatan HUT Kota Negara ke-123. Hadiah diserahkan langsung oleh Bupati Artha, Wabup Kembang, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ketut Sugiasa dan Sekda Jembrana I Made Sudiada kepada pemenang sejumlah perlombaan yakni Lomba Penjor, Lomba Baleganjur tingkat SD dan SMP, Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Lomba Drumband, Lomba Jegog serta Lomba Bidang Kesehatan (Pusekemas Berprestasi). Pada kesempatan itu Bupati Artha juga menyerahkan penghargaan juga kepada pihak sponsor serta pelaku pariwisata yang telah turut berpartisipasi dalam event promosi wisata Bali & Beyon Travel Fair (BBTF) di Kabupaten Jembrana. Malam penutupan HUT Kota Negara juga dimeriahkan dengan penampilan sejumlah artis, musisi dan seniman baik lokal Jembrana dan Bali, seperti pelawak Dadong Rerod, musisi Bali AA Raka Sidan, Widi Widiana dan Agus Veron. Bupati Artha di sela-sela acara  Penutupan HUT Kota Negara ini mengungkapkan bahwa apa yang telah dicapai selama ini di Jembrana bukanlah upaya individu, golongan ataupun kelompok semata melainkan hasil kerja kolektif oleh seluruh komponen masyarakat Kabupaten Jembrana tanpa terkecuali sesuai dengan perannya masing-masing. “Sebagaimana pesan Bung Karno bahwa bangsa dan kemerdekaan  negara Indonesia bukan milik suatu golongan, suatu agama, suatu suku, adat istiadat, melainkan milik kita semua dari sabang sampai merauke,” ungkapnya. Selain itu Bupati Artha juga berpesan agar seluruh komponen di masyarakat tidak mudah terhasut dan terprovokasi dengan berbagai berita bohong alias hoax yang akhir-akhir ini marak beredar melalui media sosial. Berita bohong yang sengaja disebarluaskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melalui dunia maya ini, menurutnya, justru dapat memecah belah serta menghancurkan persaudaran kita. “Mari kita bersama sama untuk membulatkan tekad dalam menjaga Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI demi terwujudnya ketertiban, keamanan dan kesejahteraan kita semua,” ungkap orang nomor satu di Bumi Makepung Jembrana di hadapan ribuan warga. Sebagai puncak penutupan HUT Kota Negara ke-123 dan berakhirnya acara penutupan, dilaksanakan pesta kembang api yang menyemarakkan berakhirnya rangkaian HUT Kota Negara tahun ini.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.