Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rapat Evaluasi Pendataan Asper PSBS di Badung, Bupati: Optimalkan Sosialisasi Pilah Sampah kepada Masyarakat

evaluasi
Bali Tribune / RAPAT - Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Surya Suamba memimpin rapat evaluasi pendataan Asper PSBS Kabupaten Badung di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Jumat (27/3/2026)

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Badung IB Surya Suamba memimpin rapat evaluasi pendataan Aksi Percepatan (Asper) Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Kabupaten Badung, tanggal 8-25 Maret 2026, Jumat (27/3/2026) di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung. Rapat dihadiri para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat dan Perbekel/Lurah se-Badung.

Ditemui usai rapat, Bupati menegaskan pentingnya sosialisasi mengenai pemilahan sampah kepada masyarakat. Pendataan melalui sistem Asper PSBS ini tidak sebatas mendata Kepala Keluarga (KK) terkait sarana pengolahan sampah di rumah tangga, namun perlu dioptimalkan lagi sosialisasi pemilahan sampah berbasis sumber. Seiring pendataan dan sosialisasi pemilahan sampah, Bupati juga meminta DLHK untuk menyiapkan sarana prasarana pengelolaan sampah di rumah tangga mulai dari teba modern, tong komposter maupun bag komposter. "Akselerasi sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat melalui Asper PSBS ini perlu dioptimalkan, termasuk sarana prasarana juga perlu digenjot," tegas Bupati.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, dari survei/pendataan Asper PSBS melalui sistem yang dibangun, sebanyak 76,2 persen KK sudah disasar oleh Perangkat Daerah sebagai pengampu dan sudah diedukasi terkait dengan pemilahan sampah ini. Sisanya akan terus dikejar, untuk memastikan penanganan sampah di hulu memang benar-benar sudah dipilah di rumah tangga. Dijelaskan pula, setelah dipilah, ada persoalan baru yaitu mau dibawa kemana sampah organik ini. Untuk itu Bupati telah memerintahkan para Camat melakukan pendataan tempat-tempat yang bisa diarahkan untuk sampah organik yang sudah dicacah. "Yang jelas, pertama tahapannya sampah organik itu harus dicacah. Setelah dicacah dan siap dijadikan pupuk kompos, baru dibawa ke beberapa tempat yang sudah ditentukan," jelas Bupati, seraya menambahkan pihak swasta juga akan mengikuti pola ini. Kedepan pihaknya akan mendorong wilayah yang belum memiliki TPS3R maupun mesin pencacah sampah organik, akan dibantu mesin pencacah atau dapat dikolaborasikan dengan beberapa wilayah yang terdekat. "Ini yang akan kita dorong dengan harapan sampah organik yang ada di badung dipastikan sudah dicacah, tinggal kita distribusikan ke beberapa titik," terangnya.

wartawan
ANA
Category

Virus ASF Mengancam, Denpasar Antisipasi Kematian Babi

balitribune.co.id I Denpasar - Kasus kematian massal babi yang melanda peternak di Canggu (Kabupaten Badung) dan Payangan (Kabupaten Gianyar) mulai memicu kekhawatiran di kalangan peternak babi di Kota Denpasar. Kematian mendadak tersebut diduga kuat akibat serangan virus African Swine Fever (ASF), yang sebelumnya juga pernah melumpuhkan industri peternakan babi lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah Joglo Dua Lantai di Tabanan Ludes Terbakar

balitribune.co.id I Tabanan - Sebuah rumah bergaya joglo dua lantai beserta satu unit mobil dan sepeda motor di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, ludes terbakar pada Minggu (24/5/2026) petang. Kobaran api yang muncul sejak pukul 18.00 Wita melahap habis bangunan milik I Nengah Alit Mustika tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.