Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rapat Koordinasi Kemenko Polkam Memastikan Stabilitas Kamtibmas Berjalan Baik

rakor
Bali Tribune / RAKOR - Konferensi pers Rapat Koordinasi Optimalisasi Deteksi Dini dan Cegah Dini dalam Rangka Meningkatkan Stabilitas Kamtibmas di Kuta, Badung, Kamis (28/8)

balitribune.co.id | Denpasar - Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) nasional saat ini dihadapkan pada penolakan kebijakan pemerintah, aksi massa buruh, intoleransi umat beragama, kebijakan pemerintah daerah dan demonstrasi pembubaran DPR yang ditengarai isu kenaikan tunjangan. Dalam konteks inilah kemampuan intelijen daerah sangat strategis. Intelijen daerah harus mampu membaca "denyut nadi" atau dinamika kehidupan masyarakat. 

Dimana ada 3 pilar utama yang mesti diperkuat oleh para intelejen di daerah. Demikian disampaikan Deputi I Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Republik Indonesia, Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto saat Rapat Koordinasi Optimalisasi Deteksi Dini dan Cegah Dini dalam Rangka Meningkatkan Stabilitas Kamtibmas di Kuta, Badung, Kamis (28/8).

Ia menyebutkan, 3 pilar utama intelijen tersebut yakni membangun kesadaran intelijen yang komprehensif, SDM yang visioner, secara agresif mengintegrasikan teknologi-teknologi mutakhir. Selain itu diperlukan peningkatan kapabilitas intelejen dengan melakukan adaptasi metode perang siber, menguasai teknologi terkini, memantau ruang virtual, mengelola big data. Penting untuk meningkatkan akurasi data dan kecepatan merespon dinamika ancaman yang bergerak dalam hitungan detik. Hal itu dikatakannya yang menjadi kunci menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional di abad ke-21.

Kata dia, Indonesia saat ini sedang menghadapi ancaman keamanan regional dengan adanya konflik dan ketegangan geopolitik, sengketa Blok Ambalat, konflik Thailand-Kamboja. Begitupun situasi global sekarang ini pun sangat dinamis dipengaruhi ancaman bidang keamanan yang cenderung meningkat. 

"Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapim TNI dan Polri tahun 2025, saudara-saudara harus tahu kalau sebuah negara hendak dihancurkan, siap-siap lawan akan memperlemah tentara, polisi dan intelijen," ujar Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto di hadapan peserta Rapat Koordinasi Optimalisasi Deteksi Dini dan Cegah Dini dalam Rangka Meningkatkan Stabilitas Kamtibmas yang digelar Kemenko Polkam.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, Rapat Koordinasi tersebut merupakan program yang dilaksanakan Kemenko Polkam guna  memastikan stabilitas kamtibmas berjalan dengan baik. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, Gede Suralaga saat membacakan sambutan Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan, Rapat Koordinasi ini memiliki arti strategis yang penting bagi Bali sebagai pusat wisata dunia dengan mobilitas masyarakat disertai perkembangan teknologi, sehingga menuntut kita lebih adaptif, responsif dan sinergitas. 

Deteksi dini dan pencegahan dini menuntut kesadaran kolektif demi stabilitas keamanan masyarakat. Keamanan adalah tanggungjawab bersama, efektivitas deteksi dan pencegah dini sangat tergantung beberapa hal. "Indonesia masih menghadapi ancaman stabilitas dan kesatuan, maka perlu pencegahan dini," katanya.

wartawan
YUE
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.