Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rapat Paripurna Dewan Bahas LPJ APBD 2019, Mencuat Sorotan Biaya Tukin dan Insentif Eksekutif

Bali Tribune/ PARIPURNA - Sidang Paripurna DPRD Klungkung tentang ranperda LPJ APBD tahun 2019.
Balitribune.co.id | Semarapura - Sidang Paripurna DPRD Klungkung, Senin (20/7), yang dipimpin Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom dan dihadiri Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Sidang yang dibuka pukul 11.00 wita dengan agenda penyampaian Ranperda LPJ APBD tahun 2019 oleh Bupati Klungkung Nyoman Suwirta serta dilanjutkan pukul 14.00 penyampaian pandangan umum seluruh Fraksi terhadap penyampaian Ranperda APBD 22019 oleh Bupati Suwirta.
 
Bupati Suwirta dalam penyampaiannya menyinggung Rapat Paripurna masa persidangan ketiga ini tentang pertanggung jawaban pelaksanaan  APBD tahun 2019 sesuai amanat pasal 320 ayat 1 Undang Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan setelah laporan keuangan daerah yang diperiksa BPK RI paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir. Namun dengan transfaran Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan APBD tahun 2019 ini menyisakan  anggaran berupa Silpa sebesar Rp 40,1 M lebih,dari target  APBD sebesar Rp 1,23 Trilyun lebih.
 
Dalam pandangan Fraksi dari Partai Hanura dengan Jubirnya I Made Jana Amd,Par,SE menyinggung masalah tanah dan bangunan  yang menjadi aset daerah yang selalu menjadi temuan  BPK RI mohon secepatnya dituntaskan. Sementara tokoh vokal jubir Partai Gerindra Anak Agung Sayang Suparta,SH dari menyoroti beban tukin dan insentif yang dinilainya tidak wajar   uang tukin sebesar Rp 10,86 M dan insentif sebesar Rp 197,73 juta. “Apakah saudara Bupati tidak mungkin menghapus utang beban berupa uang Tukin ? Mengingat besaran uang Tukin  untuk Kabupaten Klungkung Kurang wajar dan kami mendapatkan masalah baru untuk tahun 2020  sudah saudara Bupati rasionalisasi sesuai perintah Mendagri?” cecarnya.
 
Adanya temuan pemungutan retribusi yang dikelola UPTD prasarana Teknis Dishub disoroti dalam pandangan umum Fraksi Golkar dengan Jubirnya Wayan Mardiana. Sedangkan Fraksi PDIP dengan Jubirnya Drs Komang sutama malah mengapresiasi upaya pengelolaan sampah melalui TOSS dalam upaya mengurai dan memecahkan persoalan sampah di Klungkung. Wayan Mudayana, SH jubir dari Fraksi Nasdem  mengapresiasi perolehan WTP hasil pemeriksaan BPK RI terhadap APBD tahun 2019 ini.
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Simposium Nasional Kependudukan Tahun 2026: Transformasi Kebijakan Kependudukan Menyambut Silver Economy

balitribune.co.id | Denpasar - Kemendukbangga/BKKBN menyelenggarakan Simposium Nasional Kependudukan Tahun 2026 sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Konsorsium Perguruan Tinggi pada Kamis (23/4/2026) di Bali yang diikuti oleh perguruan tinggi dan Universitas Udayana Bali sebagai tuan rumah. Simposium ini menyoroti kejadian demografis dimana Indonesia saat ini berada dalam fase demografi yang sangat krusial.

Baca Selengkapnya icon click

Simposium Nasional Kependudukan 2026: Memajukan Ketahanan Demografi Wujudkan Indonesia Emas 2045

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam upaya menjaga stabilitas demografi dan memperkuat ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) bekerja sama dengan Universitas Udayana menyelenggarakan Simposium Nasional Kependudukan Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Hebat di Area Dapur Club Med Bali, Estimasi Kerugian Tembus Rp5 Miliar

balitribune.co.id | Nusa Dua - Kebakaran melanda bangunan Agung Restoran yang berada di area Hotel Club Med, kawasan pariwisata Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Jumat (24/4/2026) pagi. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.50 WITA saat aktivitas persiapan sarapan berlangsung di area dapur. Laporan resmi kemudian diterima sekitar pukul 07.40 WITA.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

LG Terapkan Tiga Langkah Strategis Perkuat Bisnis Monitor di Surabaya dan Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Memasuki tahun 2026, PT LG Electronics Indonesia (LG) mengumumkan tiga langkah strategis untuk memperkuat posisinya di pasar monitor, salah satunya di wilayah Jawa Timur dan Bali. Strategi ini mencakup perluasan lini produk inovatif, peningkatan edukasi produk, serta penguatan kemitraan dengan mitra bisnis di area tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.