Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rapat Paripurna, DPRD Badung Umumkan Adicipta Sebagai Bupati dan Wabup Badung Terpilih 2025-2030

Bali Tribune / PENETAPAN - Rapat Paripurna DPRD Badung dengan agenda pengumuman pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Badung periode sebelumnya dan penetapan Adicipta sebagai Bupati dan Wabup Badung terpilih periode 2025-2030 pada Rabu (15/1).

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar rapat paripurna  yang berlangsung di Ruang Rapat Gosana II pada Rabu (15/1). 

Dalam rapat paripurna tersebut diumumkan hasil penetapan I Wayan Adi Arnawa dan I Bagus Alit Sucipta (Adicipta) sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Badung terpilih periode 2025-2030.

Rapat ini dihadiri oleh seluruh anggota dewan dengan agenda pengumuman pemberhentian pasangan Bupati dan Wakil Bupati Badung periode sebelumnya serta pengumuman hasil penetapan pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Badung masa jabatan 2025-2030.  

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Badung, Gusti Anom Gumanti, didampingi Wakil Ketua I AA Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Wakil Ketua II Made Wijaya, dan Wakil Ketua III Made Sunarta. 

Dalam rapat tersebut, surat keputusan terkait pemberhentian dan pengumuman pasangan terpilih dibacakan oleh Plt. Sekretaris DPRD Badung, I Nyoman Sujendra.  

Ketua DPRD Badung, Gusti Anom Gumanti, menjelaskan bahwa sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, hasil penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pemenang Pilkada harus diumumkan dalam rapat paripurna. 

"Sesuai bunyi pasal keputusan MK, jadi hari ini kami menggelar dua agenda. Pertama, pengumuman berakhirnya masa jabatan pasangan Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya. Kedua, pengumuman hasil penetapan KPU terkait pemenang Pilkada 2024, yaitu Bapak Wayan Adi Arnawa dan pasangannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk periode 2025-2030," jelasnya.  

Ia menambahkan bahwa setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, DPRD akan menggelar sidang paripurna istimewa sebagai bagian dari rangkaian acara resmi pemerintahan daerah. Namun, terkait waktu pelantikan, pihaknya masih menunggu kepastian resmi dari pemerintah pusat. 

"Informasi awal dari KPU menyebut pelantikan akan berlangsung pada 10 Februari, meski ada kemungkinan perubahan jadwal. Kami masih menunggu pemberitahuan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Terkait kemungkinan kekosongan jabatan selama masa transisi hingga pelantikan, Gusti Anom menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan penuh dari Kementerian Dalam Negeri.

"Penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati bukan menjadi domain kami, melainkan keputusan pemerintah pusat," imbuhnya.  

Dalam kesempatan tersebut, DPRD Badung menyatakan komitmennya untuk mempersiapkan segala kebutuhan terkait pelaksanaan sidang istimewa setelah pelantikan. Komunikasi dan koordinasi dengan pihak eksekutif, termasuk Sekretaris Daerah, akan terus dilakukan demi kelancaran proses pemerintahan mendatang.

wartawan
ANA

Jadikan Tabanan Titik Kumpul, Sanjaya Ajak VW Safari Promosikan Pariwisata Daerah

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menyatakan dukungannya terhadap komunitas VW Safari Tabanan untuk turut berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata daerah sekaligus memperkuat Tabanan sebagai ruang berkumpul dan berkolaborasi bagi berbagai komunitas.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perairan Selat Bali Semakin Surut, Antrean Kendaraan Mengular Keluar Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara - Kondisi air laut di perairan Selat Bali hingga Kamis (29/10/2026) masih fluktuaktif. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Gilimanuk masih terhambat kondisi air laut yang surut. Antrean kendaraan pun mengular keluar pelabuhan. Kondisi kemacetan di Gilimanuk ini dikeluhkan karena mengganggu aktifitas warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Tunda Pinjam Rp1,6 Triliun untuk Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menunda rencana pinjaman daerah senilai Rp 1,6 triliun yang semula diproyeksikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur pada 2027. Penundaan dilakukan karena sejumlah pekerjaan konstruksi belum siap dieksekusi. Pemkab Badung memilih mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan koridor Gatot Subroto–Canggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.