Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ratusan Accu Bekas Milik Dinas PUPR Badung Terbakar

Kebakaran accu bekas milik Dinas PUPR Badung, Minggu (4/11).

BALI TRIBUNE - Ratusan accu untuk Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Tenaga Surya milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung terbakar, Minggu (4/11) malam sekitar pukul 23.30 Wita. Saat terbakar accu bekas ini disimpan di salah satu tempat yang berada persis sebelah Pos Damkar Induk, Jalan Kebo Iwa Nomor 39 Banjar Umaklungkung, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat. Tidak ada yang tahu persis penyebab kebakaran. Namun, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting pada accu. Petugas pemadam yang mendapat laporan adanya kebakaran langsung bergerak dan melakukan pemadaman api. Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Badung, I Wayan Wirya yang dikonfirmasi, Senin (5/11), membenarkan kejadian tersebut. Info awal kebakaran diterima dari salah satu pekerja kuli bangunan di sekitar lokasi kejadian. “Informasi awal, ada kuli bangunan melaporkan bahwa telah terjadi kebakaran. Nah, petugas kami pun langsung bergerak dan melakukan proses penanganan,” ujarnya. Untuk memadamkan api, tiga unit gajah (BW) dikerahkan ke lokasi kejadian. Dalam hitungan jam, api sudah berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai meluas ke bangunan lain. “Kami kerahkan tiga unit gajah. Syukur dalam satu jam sudah berhasil kami padamkan,” kata Wirya. Disinggung soal kerugian, mantan Camat Kuta Selatan ini mengaku masih melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan dinas PUPR Badung selaku pemilik accu tersebut. “Accu itu milik Dinas PUPR, jadi masih melakukan pendataan dengan PUPR,” tegas Wirya. Secara terpisah, Kepala Dinas PUPR Badung, IB Surya Suamba, membenarkan accu LPJU Tenaga Surya yang disimpan di Pos Damkar Induk, Jalan Kebo Iwa Nomor 39 terbakar. Kata dia, alat LPJU yang hangus tersebut sudah tidak terpakai lagi. Sebelumnya alat ini dipergunakan di LPJU yang ada di sepanjang Jalan By Pass Ngurah Rai. “Alat LPJU itu sudah tidak terpakai lagi. Kalau yang sekarang sudah diganti pakai LED 200 watt,” ujarnya. Ratusan accu tersebut menurut rencana akan dihapus. Selain tidak terpakai juga rusak. sudah rusak juga. “Keburu terbakar, sebenarnya mau kita hapus dan buang, karena barangnya sudah rusak,” tukas ujarnya.

wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.