Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ratusan Minimarket Liar Bebas Beroperasi

pemkab
Seorang pembeli di salah satu minimarket tanpa izin di Gianyar.

Gianyar, Bali Tribune

Belum optimalnya pengawasan tentang keberadaan minimarket, membuktikan adanya seratusan lebih  minimarket di Gianyar yang beroperasi tanpa izin. Bahkan disinyalir keberadaan ratusan minimarket itu tidak sesuai peruntukannya untuk berdiri tegak di lingkungan warga. Kondisi ini diperparah dengan lemahnya penindakan dari pihak Pemkab Gianyar, sehingga menimbulkan persaingan tidak sehat antar-pengelola minimarket.

Dari  data sementara yang diterima, hingga saat ini sedikitnya terdapat 264 unit toko modern atau minimarket.  Ironsinya, separuh lebih, yakni sekitar 154 toko  belum berizin. Dari angka ini, menunjukkan jika Pemkab Gianyar belum maksimal  dan bahkan kurang tegas melakukan tindakan. Padahal dengan kondisi ini,  pengusaha telah melakukan pembobolan  teknis perizinan.

Kondisi ini menuai sorotan Ketua Komisi 1 DPRD Gianyar, I Kadek Era Sukadana.  Ditemui Kamis (4/8), ia mengaku sangat menyesalkan sistem pengawasan yang sangat longgar ini. Malah dari banyaknya pelanggar, justru terkesan ada pembiaran.  

“Ini adalah bukti dari  lemahnya pengawasan. Sebelum toko-toko ini beroperasi, seharusnya sudah terdeteksi.  Apalagi pelanggaran ini sangat merugikan pendapatan daerah, belum termasuk aspek sosial lainnya,” sorotnya.

Menurut dia, di sejumlah titik malah  ada minimarket yang posisinya saling berdempetan atau berseberangan (jalan). Saat menjelang  hari raya, mereka kerap perang harga. “Pemkab sudah saatnya bertindak tegas agar pengusaha jenis ini tidak dibiarkan semakin liar, apalagi dilindungi,” desak Kadek Era.

Ditemui terpisah, Kasatpol PP Gianyar Dewa Gde Suartika menyebutkan, Pemkab Gianyar kini   terus mengoptimalisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak daerah. “Instansi terkait telah melakukan pendataan terhadap kebocoran pajak daerah. Salah satunya tentang keberadaan minimarket tak berizin ini,“ ungkapnya.

Suartika mengaku  sudah menerima sinyal untuk penertiban temuan toko tak berizin yang mencapai ratusan itu. “Dari laporan sementara yang kami terima, memang benar jumlahnya sekitar itu.  secepatnya kami akan bergerak,” janjinya.

Kawasan yang menjadi sasaran adalah Gianyar Kota, Sukawati, Blahbatuh dan Ubud yang penyebarannya dinilai sangat mencolok.  Pihaknya juga sudah melakukan persiapan dengan pendataan awal mengenai sistem pengelolaan dan orang yang berperan dalam proses perizinannya. “Untuk langkah awal, tentunya masih pembinaan dengan surat peringatan. Namun  bila diabaikan, kami pasti tindak tegas,“ pungkasnya.

wartawan
redaksi
Category

BPJS Kesehatan Memperkuat Transformasi Digital Melalui Berbagai Kanal Layanan

balitribune.co.id I Denpasar - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Memasuki lebih dari satu dekade penyelenggaraannya, JKN tidak hanya berhasil memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan program tersebut salah satunya melalui inovasi layanan.

Baca Selengkapnya icon click

Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Sampaikan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin, (6/7/2025).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usut Misteri Kematian Mang Colik, Polres Klungkung Telusuri CCTV dan Periksa 13 Saksi

balitribune.co.id I Semarapura - Aparat Sat Reskrim Polres Klungkung terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri kematian I Nyoman Cita (50) alias Komang  Colik, warga Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, yang ditemukan meninggal dengan kondisi luka tusukan di perut di aliran Sungai Bubuh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.