Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ratusan PMI Asal Buleleng di Timur Tengah, Disnaker Pastikan Belum Ada Instruksi Evakuasi

PMI
Bali Tribune/ DISNAKER - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa.

balitribune.co.id I Singaraja -  Memanasnya konflik antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan pekerja migran Indonesia di kawasan Timur Tengah. Di Kabupaten Buleleng, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)  mencatat ratusan warganya bekerja secara resmi di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa, menyampaikan bahwa berdasarkan data, terdapat 796 pekerja migran asal Buleleng yang bekerja di sejumlah negara Timur Tengah. Namun, penanganan terkait situasi di luar negeri menjadi kewenangan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Ia menegaskan, hingga kini pihaknya masih menunggu arahan dari BP3MI Bali dan belum menerima instruksi khusus, termasuk terkait kemungkinan evakuasi. “Untuk kondisi terkini pekerja migran di Timur Tengah, kami masih menunggu perkembangan dari BP3MI Bali. Sampai saat ini kami belum menerima arahan khusus termasuk soal evakuasi,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, informasi terakhir dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di masing-masing negara juga belum mengeluarkan perintah evakuasi bagi WNI, termasuk PMI. “Informasi terakhir dari kedutaan, belum ada perintah evakuasi. Namun memang di daerah tertentu ada pembatasan pergerakan karena situasi keamanan,” jelasnya.

Berdasarkan data resmi KP2MI tahun 2024, mayoritas PMI asal Buleleng berada di Turki sebanyak 666 orang. Selebihnya tersebar di Uni Emirat Arab (46 orang), Yordania (18 orang), Oman (15 orang), Qatar (14 orang), Bahrain (4 orang), Arab Saudi (3 orang), dan Mesir (3 orang). 

Total yang tercatat secara resmi sebanyak 769 orang, meskipun jumlah riil diperkirakan lebih besar karena adanya keberangkatan nonprosedural. “Total PMI asal Buleleng yang tercatat resmi bekerja di kawasan Timur Tengah 769 orang. Namun data rill di lapangan diperkirakan lebih dari itu, karena ada yang berangkat melalui jalur non prosedural atau ilegal,” jelasnya.

Di tengah situasi geopolitik yang belum stabil, Disnaker memastikan hingga kini belum ada laporan dari keluarga PMI terkait kehilangan kontak atau kondisi darurat. 

wartawan
CHA
Category

Tersembur Kebocoran Pipa PAM, Pedagang Terima Kompensasi

balitribune.co.id I Gianyar - Kebocoran pipa distribusi air milik PAM Tirta Sanjiwani di wilayah Tebongkang, Ubud, yang sempat viral di media sosial, langsung disikapi.  Selain memperbaiki jaringan yang rusak, perusahaan daerah tersebut juga telah menyelesaikan kompensasi bagi pedagang yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.