Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Raup Potensi, Menparekraf: Bali Perlu ‘Replacement’ Wisatawan Mancanegara ke Wisatawan Nusantara

Bali Tribune / Menparekraf RI, Sandiaga Uno (ketiga dari kiri), Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Bali (tengah), dan Dirut Bank BPD Bali, I Nyoman Sudaharma (ketiga dari kanan) bersama stakeholder lainnya di Pojok UMKM ‘Bank BPD Bali Madolan’ Bandara I Gusti Ngurah Rai.

balitribune.co.id | Mangupura - Ekosistem kepariwisataan di Bali diminta untuk mengarahkan program-programnya ke wisatawan nusantara. Karena kalau hanya berorientasi ke wisatawan mancanegara hanya akan buang waktu. Kini saatnya untuk 'Replacement' ke wisatawan nusantara. "Caranya, mungkin room ratenya bisa lebih terjangkau, mungkin average spendingnya lebih rendah, tapi kita lebih dapat kepastian karena mereka tetap memilih Bali, daripada mereka pergi ke Turki, karena sekarang waktunya ke Bali," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno ketika disinggung bagaimana meraup potensi wisatawan nusantara agar lebih banyak lagi datang ke Bali ditengah krisis wisatawan mancanegara akibat Covid-19.

“Diprediksi wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali periode natal 2021 dan tahun baru 2022, sekitar 20 hingga 30 persen. Dan kedepan  kita rangsang semakin banyak Rombongan Jadi Beli  (Rojali) di Bali,” sambung Sandiaga disela kunjungannya ke Pojok UMKM ‘Bank BPD Bali Madolan’ didampingi Dirut Bank BPD Bali, I Nyoman Sudahrma, Kepala Kantor Bank Indonsia Provinsi Bali, Trisno Nugroho serta stakeholder lainnya, Sabtu (15/1). 

Pergerakan wisatawan domestik di beberapa daerah tujuan wisata menurut Sandiaga bisa menjadi cerminan. Misal, Yogyakarta kenaikannya mencapai 70 persen, Bandung sudah di atas 80 persen. Sedangkan 2 provinsi yang harus diperjuangkan yakni Kepri dan Bali. Jadi perlu adanya 'replacement' dari wisatawan mancanegara ke wisatawan domestik. “Sebelas milyar dollar tiap tahunnya yang dibelanjakan oleh wisatawan Indonesia di luar negeri dari total 11 juta orang. Nah, kita akan melaunching program ‘Di Indonesia Aja’ tapi butuh kerjasama seluruh ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif baik di Bali ataupun di pusat. Dan ini yang lagi kita rumuskan,” ucapnya.  

Seperti diketahui sebelumnya, Rojali Menteri Sandiaga, sempat mencoba transaksi menggunakan Sehat Inovatif Aman Pakai (SIAP) QRIS di pojok UMKM Bank BPD Bali. Ia berharap dengan akan adanya G20 mendatang menjadi orientasi kebangkitan UMKM Bali. Banyak even yang harus diarahkan ke Bali karena Bali termasuk provinsi yang terdampak akibat Covid-19. Sumbangsih UMKM di Bali lebih dari 61 persen artinya 97 persen lapangan kerja di Bali diciptakan oleh UMKM dan ekonomi kreatif lainnya. 

Dikatakan lapangan kerja akan tercipta kembali tahun ini dari sektor pariwisata yang akan menambah sekitar 400 ribu lapangan kerja, ekonomi kreatif akan menambah 700 ribu. Oleh karena itu Bali harus mengambil porsi itu. Dan ini program tepat sasaran dan tepat waktu yang memiliki keberpihakan kepada UMKM. 

Dari sisi lain, Trisno Nugroho  menyampaikan, penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) saat ini sebagai game changer metode pembayaran digital yang aman dan higienis berkembang pesat di Bali. Kemudahan QRIS telah dinikmati oleh merchant di berbagai segmen, mulai dari pedagang kaki lima, pusat perbelanjaan modern, sampai rumah-rumah ibadah.

Per 17 Desember 2021, jumlah merchant QRIS di Bali telah menembus lebih dari 388 ribu merchant, melampaui target yang Bank Indonesia prediksi untuk tahun 2021 yakni sebanyak 363.100 merchant. Pencapaian ini tentunya tidak lepas dari dukungan semua pihak mulai dari Pemerintah, Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP), hingga masyarakat. “Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholders, yang telah mengakselerasi digitalisasi dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi Bali dan Nasional,” sebutnya.

Namun demikian, menurut Trisno Nugroho pencapaian ini bukanlah garis finish. Di tahun 2022, pekerjaan rumah nantinya sudah bukan lagi pada perluasan dari sisi merchant, melainkan lebih pada peningkatan penggunaan QRIS oleh masyarakat itu sendiri. “Karena akan menjadi percuma apabila infrastruktur dan ekosistem sudah tersedia, namun tidak dipakai, maka manfaatnya juga tidak dapat dirasakan secara maksimal,” katanya mengingatkan. Dan ia yakin banyak sekali ide dan inovasi yang bisa dikolaboras dan sinergikan bersama untuk mendorong penggunaan QRIS seperti, penyelenggaraan event strategis, pemberiaan “sweetener” baik kepada merchant maupun konsumen berupa discount, cashback, doorprize. Lantas menciptakan area khusus non-cash payment atau jalur cepat yang hanya menerima pembayaraan non-tunai.

wartawan
ARW
Category

Bareskrim Bongkar Pencucian Uang  Bisnis Baju Bekas di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Polda Bali kembali kecolongan. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan besar tindak pidana perdagangan dan pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari bisnis impor pakaian bekas ilegal atau thrift di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan  Pastikan Ketegasan Raperda Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id | Denpasar - Menurut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali akar permasalahan alih fungsi lahan di Bali adalah terjadinya ketimpangan pendapatan antara sektor pariwisata dengan sektor pertanian, sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk diselesaikan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Pulau Serangan, Ipung Segera Ajukan Permohonan Eksekusi

balitribune.co.id | Denpasar - Sengkata tanah di Pulau Serangan Denpasar Selatan (Densel), seorang warga asli Pulau Serangan Sarah alias Hajjah Maisarah yang menggugat PT Bali Turtle Island Development (PT BTID), Walikota Denpasar, Lurah Serangan dan Desa Adat Serangan kembali menang di tingkat kasasi. 

Baca Selengkapnya icon click

Bumerang Kebijakan Baru, Pemasukan Daerah dari Sektor Pajak Reklame Turun

balitribune.co.id | Amlapura - Pendapatan atau penerimaan pajak daerah dari sektor pajak reklame belum mencapai target, dimana hingga Tahun 2025 berjalan, realisasi pajak reklame baru mencapai 58,93 persen dari target yang ditetapkan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) I Nyoman Siki Ngurah, kepada awak media Senin (15/125) pun tidak menampik terkait hal tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dari DPRD ke Gerakan Koperasi, Suwirta Siap Bangkitkan Ekonomi Rakyat Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Bali masa bakti 2025–2030. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (13/12).

Baca Selengkapnya icon click

Kemenpar: Seluruh Akomodasi Dipasarkan OTA Wajib Miliki Izin Usaha

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia menegaskan seluruh akomodasi yang dipasarkan melalui Online Travel Agent (OTA) wajib memiliki izin usaha paling lambat pada 31 Maret 2026. Merchant yang tidak memenuhi ketentuan akan dihentikan penjualannya di OТА. Demikian dikutip dari akun resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (kemenpar.ri).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.